Dihantam Banjir, Cekdam Jebol

dam-lebong-jebol-pge-1
SIDAK : Wakil Ketua I DPRD Lebong saat melakukan sidak ke cekdam yang dibangun pemerintah Provinsi Bengkulu yang saat ini hancur dihantam banjir.

BINGIN KUNING, Bengkulu Ekspress – Hujan deras yang terus terjadi di Kabupaten Lebong dua pekan ini membuat saluran dam pengendali atau cekdam Kecamatan Bingin Kuning yang satu tahun lalu jebol, bertambah parah.

Saat hujan deras, material pasir, batu dan air masuk ke lahan masyarakat. Akibatnya as penahan cekdam tersebut hanyut.

Anton (43), warga Bingin Kuning, mengatakan, setiap kali hujan deras ia merasa was-was lahan sawah yang saat ini dijadikannya kolam jebol akibat hantaman air bah yang berasal dari aliran cekdam tersebut. “Kemarin ada kolam warga yang jebol karena air terlalu besar masuk ke kolam, akibatnya hampir seluruh ikannya hilang,” ujar Anton.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Lebong, Mahdi SSos langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi cekdam yang jebol tersebut.

Diketahui bangunan cekdam tersebut merupakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. “As penahan atau pengatur air sudah tidak ada lagi, akibatnya air tidak masuk ke jalurnya lagi. Saat air besar air malah masuk ke kebun dan kolam warga,” jelas Mahdi.

Untuk itu, dirinya melalui Fraksi Golkar DPRD Lebong akan segera berkoordinasi dengan Fraksi Golkar Provinsi agar ditahun 2017 mendatang bisa segera diperbaiki dengan bantuan angaran dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. “Kita juga di DPRD Lebong meminta agar SKPD terkait untuk segera respon dan mengusulkan anggaran tersebut. Yang jeas kita di DPRD akan mendukung,” tegas Mahdi.(777)