Didorong ke Jurang, Ibu Lima Anak Terluka

Petugas medis saat tengah melakukan perawatan terhadap luka yang diderita oleh kor- ban percobaan pembunuhan.
Petugas medis saat tengah melakukan perawatan terhadap luka yang diderita oleh kor- ban percobaan pembunuhan.

RIMBO PENGADANG, Bengkulu Ekspress – Nurul Haryani (30), warga Desa Pekalongan Kabupaten Kepahiang nyaris tewas di dalam jurang sekitar 7 meter yang berada di dusun II Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong.

Ibu yang telah dikaruniakan lima orang anak itu menjadi korban percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri berinisial He (18). Hingga berita ini diturunkan, Polsek Rimbo Pengadang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

Data yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin (10/1) korban pergi dari rumahnya dengan menggunakan angkot. Korban bermaksud menemui orang tua kekasihnya yang berada di desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR). Turun di desa Talang Kering Kabupaten Rejang Lebong, korban dijemput oleh kekasihnya.

Hanya saja oleh He, korban diajak jalan -jalan ke Kabupaten Lebong dengan menggunakan sepeda motor.

Oleh pelaku korban diajak ke air terjun yang berada di Talang Serai, Dusun II Desa Tik Kuto. Informasinya, keduanya sempat melakukan hubungan badan di lokasi tersebut. Korban yang meminta pelaku untuk bertanggungjawab justru mengakibatkan cekcok mulut antara keduanya. Pelaku yang naik pitam selanjutnya mendorong korban ke lubang bekas tambang emas tradisional sedalam 15 meter yang berada di dekat air terjun. Tak hanya sebatas itu, pakaian korban ikut dibuang untuk menghilangkan barang bukti. Sementara tas korban yang berisi uang Rp 1,3 juta, handphone dan surat-surat berharga diambil oleh pelaku yang langsung melarikan diri.

Beruntung, teriakan minta tolong korban saat itu didengar oleh warga sekitar yang langsung mengevakuasi korban dari dalam sumur. Korban yang mengalami luka parah dibagian kepala selanjutnya langsung dibawa ke RSUD Curup untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SH SIk melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Ipda Alexander yang dikonfirmasi melalui handphone (HP) membenarkan informasi tersebut. Saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saat ini korban sedang dirawat di RSUD Curup, sementara pelaku masih dalam pengejaran kita,” singkatnya. (777)