Dibacok Teman, Pedagang Bersimbah Darah

TKP: Di rumah inilah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembacokan terhadap Maliki (30) di RT 4, Gang Merpati 4, Kelurahan Rawa Makmur oleh temannya. (Foto RIZKY/BE).

BENGKULU, BE – Maliki (30), warga Gang Merpati 4, RT 4, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu dibacok oleh temannya berinisial Ms dengan mengunakan senjata tajam (sajam) jenis parang. Akibatnya, pedagang gordeng keliling itu bersimbah darah dengan mengalami luka cukup parah di bagian kepalanya.

Kejadian pembacokan itu terjadi, pada Jum’at (18/11) sekitar pukul 07.00 WIB pagi di rumahnya. Korban yang mengalami luka parah langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta SIK melalui Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP Irzal membenarkan kejadian pembacokan tersebut.

Menurutnya, setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung menurunkan anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri setelah menganiaya korban. Selain itu, satu orang saksi yang merupakan keponakan korban sudah dimintai keterangan.

“Kami sudah menerima laporan penganiayaan berat yang dilakukan pelaku berinisial Ms ini terhadap korban. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” ujar Kapolsek.

Masih dikatakan Kapolsek, kejadian ini bermula saat korban pada Kamis (17/11) tengah malam bertandang ke rumah tetangganya untuk meminjam uang. Saat itu uang tidak berhasil didapatkan korban. Kemudian pada pagi hari, Jum’at (18/11) terjadi ribut mulut antara korban dan pelaku. Tidak lama mereka ribut mulut, dan terjadi penganiayaan tersebut. Untuk motif pelaku menganiaya korban masih dalam penyelidikan.

“Kita masih menyelidiki motif pelaku menganiaya korban, apakah dendam, utang piutang atau masalah lain akan diketahui nanti,” imbuh Kapolsek.

Pantauan di lapangan, keadaan rumah korban kosong pasca kejadian penganaiayaan tersebut. Korban beraada di rumah sakit, sementara keponakannya di kantor polisi memberikan keterangan. Namun berdasarkan keterangan tetangga korban, sejak pagi hari dari rumah korban sudah terdengar ribut mulut yang cukup lama.

Sampai akhirnya terdengar teriakan dan kemudian korban sudah bersimbah darah yang langsung dibawa menggunakan sepeda motor ke rumah sakit.(167)