Dewan Dukung KPK Usut Kasus Bengkulu

KPK_berani_jujur_hebatBENGKULU, BE – Tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengusut tuntas 20 kasus dugaan korupsi dan satu kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan kepala daerah di Bengkulu, mendapatkan dukungan dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Dukungan penuh tersebut diberikan lantaran penegak hukum di Bengkulu selama ini terkesan kurang tegas terhadap sejumlah kasus-kasus yang merugikan negara sehingga turunnya KPK ke Bengkulu menjadi angin segar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Bengkulu terhadap penegakan hukum yang selama ini terkesan dimain-mainkan.

“Saya sangat mendukung langkah KPK itu untuk mengusut kasus-kasus korupsi yang ada di Bengkulu. Kami sendiri juga sudah cukup prihatin atas maraknya penyelewengan yang meraja lela bahkan Bengkulu mendapatkan julukan ‘Lubuk Kecik Buayo Banyak’ dan itu menandakan bahwa Bengkulu ini kecil tapi tingkat korupsinya cukup tinggi,” kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ir Muharamin, kemarin.

Selain mendukung KPK untuk mengusut kasus yang sudah ditanganinya, Muharamin juga meminta agar KPK melakukan pengamatan penggunaan anggaran, mulai dari Pemerintah Provinsi hingga ke 10 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu. Karena tidak menutup kemungkinan masih ada kasus besar, namun selama ini belum muncul ke permukaan karena penegak hukum setempat sudah dibungkam oleh orang yang berkasus tersebut.

Tidak hanya itu, Politisi Demokrat ini juga meminta KPK untuk menelisik kembali sejumlah kasus mandeg di Bengkulu. Karena dari catatannya, cukup banyak kasus yang hilang bagaikan ditelan bumi.

“Kebanyakan orang mungkin sudah tahu bahwa banyak mafia di Bengkulu dan banyak pula kasus yang tidak tuntas diusut. Mudah-mudahan KPK bisa masuk dan bisa mengungkapkan fakta yang sebenarnya sehingga kedepan para penguasa di Bengkulu ini tidak berani lagi leluasa mencuri uang rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya,” ujarnya.

Dukungan serupa yang disampaikan Arsop Dewana SE, Anggota DPRD dari Partai Hanura. Menurutnya, sudah adanya kasus di Bengkulu yang masuk dan ditangani KPK tersebut memiliki manfaat besar bagi Bengkulu kedepan, terlebih tidak lama lagi Bengkulu akan dipimpin oleh kepala daerah yang baru, baik tingkat provinsi maupun 8 kabupaten lainnya.

“Kalau menurut saya, komitmen KPK itu sangat bagus dan harus kita dukung bersama-sama. Karena apapun alasannya, koruptor itu harus diberikan ganjaran yang setimpal karena uang mereka ambil bukan uang nenek moyangnya, melainkan uang rakyat yang harusnya digunakan untuk kepentingan rakyat banyak, bukan untuk golongan atau kelompok tertentu saja,” terangnya.

Disisi lain, Wakil Rakyat dari Dapil Rejang Lebong dan Lebong ini juga agar KPK benar-benar serius menangani sejumlah kasus di Bengkulu tersebut alias bukan hanya gertakan yang bertujuan untuk menakut-nakuti pejabat atau kepala daerah.

“Selama ini kita kenal KPK adalah lembaga antirasuah yang paling ganas dan tak mengenal ampun dalam mengusut kasus korupsi. Untuk itu kita berharap hal yang sama juga dilakukan terhadap kasus-kasus yang ada di Bengkulu demi kemajuan Bengkulu dimasa mendatang,” imbuhnya.
Untuk diketahui, saat ini KPK tengah mengusut 20 kasus dugaan korupsi dan satu kasus dugaan garifikasi di Bengkulu yang melibatkan sejumlah pejabat dan kepala daerah yang saat ini masih aktif.

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan saat berkunjung ke Bengkulu Selasa dan Rabu kemarin berjanji bahwa pihaknya akan menuntaskan kasus tersebut hingga diketahui siapa yang bersalah untuk dijatuhi hukuman sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Rincian kasusnya tunggu saja, nanti akan disampaikan semuanya, sekarang belum bisa dipublish karena masih proses awal,” singkat Pahala kala itu.(400)