Desak Kandang Ayam Ditutup

ayam potong

MANNA, BE – Puluhan warga Desa Ketaping Manna, meminta kandang ayam di desa tersebut ditutup. Hal itu mereka sampaikan saat mendatangi kandang ayam di desa tersebut, Selasa (1/11) sekitar pukul 19.30 WIB. Heru (35), warga setempat mengatakan, tuntutan meminta kandang ayam tersebut sebenarnya sudah lama diinginkan warga, karena selain menimbulkan bau tak sedap, juga banyak lalat beterbangan di Desa Ketaping.

Selama ini warga masih diam. Namun puncaknya Senin (31/10) sekitar pukul 23.30 WIB, Heru bersama Iis (30) dan Reno (36) mendatangi kandang ayam milik Rizal warga Jalan Duayu Kecamatan Pasar Manna yang berlokasi di Desa Ketaping. Kedatangan mereka bertiga meminta ayam masing-masing satu ekor ayam. Oleh penjaga kandang ayam itu, permintaan mereka bertiga dikabulkan. Akan tetapi setelah tiba di rumah, dua ekor ayam mati mendadak. Lalu ketiganya kembali lagi ke kandang ayam tersebut mempertanyakan mengapa penjaga kandang memberikan ayam yang sakit kepada mereka. Diduga penjaga kandang ayam tersinggung dengan ucapan mereka bertiga, sehingga terjadi ribut mulut. Setelah itu, Heru dan kedua rekannya pulang ke rumah. Lalu, sambung Heru, Selasa (1/11) sekira pukul 19.30 WIB puluhan warga mendatangi kandang ayam tersebut. Akan tetapi penjaga kandang ayam sudah kabur.

“Setelah itu, kami bersama puluhan warga kembali datang untuk menemui penjaga kandang, namun yang bersangkutan sudah kabur,” ujar Heru.

Sementara itu Kades Ketaping, Saidi membenarkan ada perselisihan paham antara warga dengan penjaga kandang ayam. Hanya saja, menurutnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan keributan fisik, hanya ribut mulut saja. Setelah itu, sambung Kades, Selasa malam sekitar 21.00 WIB pemilik kandang ayam Rizal datang ke rumahnya dan meluruskan kejadian antara warga dengan anak buahnya.

“Kemudian pemilik kandang dan warga kami kumpulkan di rumah kami dan mereka akhirnya berdamai,” ujar kades.

Ditambahkan kades, di desanya tersebut terdapat tiga kandang ayam yakni milik Rizal warga Jalan Duayu, Nopi dan Islam warga Jalan Gedang Melintang Kecamatan Pasar Manna. Selama ini warga sudah resah, pasalnya banyak lalat yang beterbangan di pemukiman, terlebih lagi saat musim panen. Selain itu menimbulkan bau tak sedap, sehingga warga khawatir menjadi sumber penyakit.

Sebab itu, dalam waktu dekat, Saidi mengaku, ia akan berkoordinasi dengan Camat untuk bisa merealisasikan tuntutan warga bisa menutup kandang ayam itu. Sebab hampir 100 persen warga tidak terima keberadaan kandang ayam tersebut. “Dalam waktu dekat ini, saya akan temui Pak Camat, untuk mencarikan solusi agar tidak terjadi konflik lagi terkait keberadaan kandang ayam itu,” tutup Kades.(369)