Data PSKS Bermasalah

TUBEI,BE – Banyaknya keluhan masyarakat terkait program   disalurkan oleh pemerintah pusat, seperti Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS)beberapa waktu lalu, masih menjadi persoalan tersendiri bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Keluhan tersebut berkenaan dengan kurangnya efektifitas bantuan karena banyak tidak tepat sasaran. Itu lantaran data yang dipergunakansebagai acuan dalam menyalurkan bantuan adalah data lama.
Kepala Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lebong Mustain Muhammad SE MSi  mengatakan, idealnya perubahan atau perbaikan data dilakukandua  tahun sekali. Hal ini agar realisasi berbagai kegiatan pemerintahpusat bisa berjalan lancar dan tepat sasaran.
‘’Karena seperti yang terjadi satu dua tahun belakangan, program bantuan seperti bantuan yang merupakan dampak dari kenaikanBBM sering tidak tepat sasaran.
Lantaran menggunakan data lama dan ini jelas kondisi dilapangan yang ada saat ini berubah. Karena kepindahan pendudukan, adayang meninggal dan sebab lainnya,’’ kata Mustain.
Diakui Mustain, untuk penerima bantuan PSKS di Kabupaten Lebong banyak tidak tepat sasaran. Selain berdasarkan temuan langsung dilapangan, juga berdasarkan laporan dari masyarakat. ‘’Terkadang juga meskipunsudah tepat sasaran, masih banyak yang seharusnya menerima, malah tidakmendapatkan bantuan. Karena memang pendataan terkadang juga tidak optimaldilakukan,’’ sambung Mustain.
Dalam proses pendataan, tambah Mustain, harus melibatkan pihak pemerintah desa yakni kades dan perangkat desa serta kadus(Kepala Dusun,red). ‘’Kalau data selalu diperbaharui, minimal 2 tahun sekali,diharapkan ini bisa meminimalisir bantuan yang tidak tepat sasaran. Dan bisasaja semakin mengoptimalkan manfaat dari berbagai bantuan pemerintah pusattersebut,’’ imbuh Mustain.(777)