Senin, 10/12/2012 - 15:18 WIB
Bengkulu Utara | beonline - Bengkulu Ekspress

Data Kependudukan Di Enggano Minim

ARGA MAKMUR, BE - Dalam rangka persiapan pemilukada di Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2014 mendatang, dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) telah menyerahkan data agregat pada tanggal 6 Desember lalu yang diperlukan pihak KPU. Data yang diserahkan berupa data penduduk dari hasil integretasi rekaman e-KTP sebanyak 254.942 dari rencana kerja anggaran (RKA) dari 17 kecamatan yang sudah termasuk pemekaran yakni Kecamatan Ulok Kupai, Kecamatan Arma Jaya, dan Kecamatan Tanjung Agung palik yang akan dijadikan dasar KPU untuk menetapkan daerah pemilihan yang akan ditetapkan Dapilnya.

“Proses penyerahan DAK2 diawali dengan pemutakhiran data kependudukan secara masal pada tahun 2010 dan dilanjutkan dengan pelayanan pendaftaran penduduk secara rutin pada Disdukcapil,” terang Kadisdukcapil Drs Kiman Nazardi MM.

Berdasarkan surat edaran mendagri RI : 470/3264/SJ tanggal 29 Agustus 2012 lalu tentang petunjuk penyiapan data kependudukan untuk pemilu 2014 dalam rangka mendukung suksesnya pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 dalam bentuk data agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) dan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) sesuai pasal 32 UUD RI no. 8 tahun 2012 tentang pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Ia juga menjelaskan data agregat final berakhir di bulan Desember ini karena untuk saat ini masyarakat masih melakukan perekaman secara massal yang akan menambah data agregat tersebut, namun data penyerahan yang sudah diserahkan (6/12) lalu sudah bisa menjadi acuan atapun pedoman KPU untuk penetapan Dapil.

Sementara untuk beberapa kecamatan ia menjelaskan ada yang pencapaiannya over target, salah satunya Lais yang mencpai 8.745 data dan ada yang masih dalam proses, terutama untuk kecamatan Enggano yang terdiri dari 800 KK, perekaman e-KTP belum bisa menjadi data agregat untuk KPU karena pendataan kecamatan Enggano hingga saat ini masih minim yang disebabkan mobilisasi perpindahan penduduk sangatlah tinggi, “Warga disana ada yang melapor dan ada yang tidak melapor, begitu juga jika pindah tidak pernah melapor, sehingga untuk pendataan belum bisa dihitung dengan pasti, tapi kita tetap tunggu hingga akhir Desember ini,” pungkas Kiman. (117)

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved