Dana ADD Rp 7 M Tak Cair

KEPAHIANG, BE – Sebanyak Rp 7 miliar, anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) di Kepahiang tidak dicairkan tahun 2014 ini. Akibatnya anggaran tersebut terpaksa dikembalikan ke kas daerah (Kasda) Kabupaten Kepahiang.
“Total ADD tahun 2014 sebesar Rp 19 miliar bagi desa penerimanya di Kepahiang. Saat ini yang bisa dicarikan hanya Rp 21 miliar karena lambannya pencairan ADD,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepahiang Agus Sandrilla SH.
Dikatakannya,  kendala dikembalikannya ADD kepada Kasda lantaran kebanyakan desa hanya mampu melakukan pencairan ADD pada tahap pertama saja, sedangkan untuk  pencairan tahap kedua belum sempat dilakukan pencairan mengigat proses pencairanya dilakukan pada bulan Desember akhir tahun anggaran 2014.
“Informasi yang kita terima, Rp 7 miliar anggaran ADD yang dikembalikan kepada Kasda. Seharusnya dana ADD tahun 2014 yang disalurkan senilai Rp 19 miliar,namun karena waktu yang sangat mepet akhirnya tahap kedua ADD tersebut tidak bisa dicairkan. Kedepannya agar pihak terkait yang membidangi ADD lebih gencar lagi melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas SDM desanya, dari jumlah ADD yang sudah tersalurkan sekaramg senilai Rp 12 miliar, berarti senilai Rp 7 miliar kembali ke kasda,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPMPPKB) Kepahiang Amirudin Dalip SPd MM menyampaikan salah satu alasan anggaran ADD dikembalikan ke Kasda lantaran untuk pencairan ADD tahap pertama sama sekali belum ada desa yang menyerahkan SPJ kepada pihaknya.
“Sampai saat ini sejak dicairkannya ADD tahap pertama, belum ada dari pihak desa yang melaporkan SPj. Dengan begitu juga memang atas dasar keterlambatan pencairan ADD tahap pertama sebelumnya. Jadi, pihak Desa tengah menerapkan realisasinya,” ujar Amirudin.
Selain itu, Amirudin mengharapkan jika penerapan ADD sesuai dengan juklak dan juknisnya,serta ADD ditahun 2015 tepat pada waktunya sehingga penerapan tidak ada kata keterlambatan.
“Sejauh ini saya tidak tahu berapa total nilai dana ADD yang sudah dicairkan, namun untuk ADD 2014 senilai Rp.19 M, termasuk yang sudah dicairkan,sedangkan ADD tahap kedua terpaksa tidak dicairkan mengingat waktu anggaran telah habis,dan sisa anggaran kembali ke kas daerah. Tahun depan kita akan meningkatkan lagi Sosialisasi mengenai ADD ini dan berharap diterapkan tepat pada waktunya,minimal Februari 2015 sudah berjalan,” tandasnya.(505)