CPNS Sulit Masukkan NIK Saat Akses SSCN, Ini Penyebabnya

NIK ektpjpnn.com, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mensinyalir ada beberapa penyebab mengapa pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017 kesulitan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) saat mengakses laman Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).

Antara lain, pendaftar sebelumnya telah memeperbaharui data kependudukannya pada KTP elektronik, namun saat mendaftar masih melampirkan kartu keluarga yang lama.

“Penyebab lain, pendaftar kemungkinan telah melakukan proses pindah datang tanpa mengikuti prosedur yang benar. Kemudan NIK pendaftar belum ditemukan saat dilakukan akses data dari Panselnas ke data center,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arief Fakrullah di Jakarta, Selasa (19/9).

Menghadapi kondisi yang ada, Mendagri Tjahjo Kumolo, kata Zudan, telah mengeluarkan surat edaran tertanggal 15 September lalu yang ditujukan pada seluruh kepala daerah. Isinya, Kemendagri mengambilalih langkah penyelesaian. Pelamar yang kesulitan dapat mengadu lewat call centre Ditjen Dukcapil (1500537), WA/SMS (08118005373) dan email: callcenter.dukcapil@gmail.com.

“Berdasarkan pelaporan kendala, tim Ditjen Dukcapil Kemendagri memfasilitasi penyelesaian permasalahan terkait data kependudukan. Tim kemudian menginformasikan kepada yang bersangkutan untuk mendaftar kembali dan apabila masih terdapat kendala, dapat menghubungi tim kembali,” ucapnya.

Menurut Zudan, akses NIK untuk pendaftaran CPNS sejak 11-19 September mencapai 3.735.598 kali. Besaranya jumlah pengakses menandakan proses pelayanan publik telah menggunakan data kependudukan yang ada di Kemendagri.

“Dari jumlah akses NIK, keluhan sebanyak 5.644 laporan (0,15 persen). Dengan rincian 2.488 keluhan telah dapat ditangani. Baik itu keluhan yang disampaikan melalui telepon, email, whatsapp maupun disampaikan dengan datang langsung ke kantor Kemendagri. Sementara sisanya 3.156 keluhan masih dalam proses penanganan,” pungkas Zudan.(gir/jpnn)