Cerita Pria-Pria yang Pernah Seranjang dengan Tata Chubby (1)

DEUDEUH Alfisahrin alias Mpie (26) hanya tinggal cerita. Namun cewek yang menjajakan cinta sesaat lewat akun twitter @tataa_chubby ini meninggalkan memori bagi para pria yang pernah tidur satu ranjang dengannya.

Di berbagai forum situs dewasa, cewek berdarah Sunda yang mematok tarif Rp350 ribu sekali kencan ini masih jadi bahan obrolan hangat.

Dari penelusuran Syahnoer, wartawan RMOLJakarta (RMOL-JPNN), di antara mereka menyesalkan tindakan Tata Chubby yang memilih beraksi secara freelance. “Waduh…resiko FL (freelance) nih. Mending ikut agensi lebih aman,” tulis akun kura-kura ngesot di forum SM, baru-baru ini.

Sejak beraksi tahun 2010 silam, Tata Chubby memang memilih menjajakan kenikmatan sendirian. Dia tidak mau terikat oleh mami (mucikari) atau bernaung di bawah sebuah agensi. Dia bisa mengatur jadwalnya sesuka hati.

Tak jarang pria dewasa yang ingin tidur seranjang dengannya mengaku kesulitan. “Sudah berkali-kali janjian tapi batal. Susah bener ngatur waktu sama doi,” jelas akun Hola22 di forum situs dewasa yang sama.

Selain bebas, ‘Kerja Sendiri’ tidak ada potongan sana sini. Tak usah kaget jika akhirnya Tata Chubby tetap bertahan dengan bandrol Rp350 ribu, sementara teman-teman sejawatnya sudah menaikkan harga lebih tinggi.

Tata Chubby memang banyak diburu pelanggan. Selain karena mematok tarif miring, yaitu Rp 350 ribu sekali kencan, cewek bernama panjang Deudeuh Alfisahrin alias Mpie (26) ini dikenal karena layanannya yang dahsyat.

“Dia adalah seorang WOT (women on top) yang andal. BJ (blow job/oral) yang kuat dan experiencenya sangat baik,” tulis akun rangdjasa dalam forum KK belum lama ini.

Di mata pria yang pernah tidur seranjang dengannya, Tata Chubby punya nilai lebih yang membuat mereka ketagihan. “Entahlah. Masih terus teringat layanannya yang bikin ketagihan ampe RO (Repeat Order/tidur dengan cewek yang sama dalam waktu yang berbeda). Semoga ane ngga didatangi dia ntar malam,” lanjut Rangdjasa.

Kono Tata Chubby tak membeda-bedakan pelanggan pria yang ‘memesannya’. Semua dilayani dengan maksimal, kendati untuk minta jadwalnya lumayan sulit.

“Pernah ke sana tapi nggak sama dia. Harus menunggu dan menunggu. Kesal tapi kasian sekarang. RIP Tata Chubby,” ujar akun Aga1.

Disebut-sebut, sulitnya mengatur jadwal dengan Tata Chubby lantaran tiap hari job yang diterimanya berlimpah. Karena banyaknya permintaan, cewek berdarah Sunda ini hanya membatasi pelanggan sebanyak 6-8 slot sehari. Satu slot idealnya satu jam. Itu artinya, Tata Chubby hanya mau menerima ‘bukingan’ maksimal 8 orang per hari. (arp/adk/jpnn)