Butuh Bidan Desa

WARGA Dusun Sukajaya Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis mengharapkan adanya bidan desa di desa mereka
WARGA Dusun Sukajaya Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis mengharapkan adanya bidan desa di desa mereka. Pasalnya ketika ada warga mau melahirkan, mereka harus ke Desa Pino Baru untuk mendatangi bidan desa membantu persalinan.

Anggota Komisi 2 DPRD Bengkulu Selatan (BS), Hiliantono, mengatakan, Desa Pino Baru sudah ada bidan desa. Namun jarak antara Dusun Sukajaya dengan Desa Pino Baru sejauh 4 km. Dengan kondisi jalan rusak, jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu 30 menit.

“Dengan jarak 4 km dan waktu tempuh 30 menit ke desa induk, ini sangat meresahkan warga. Sebagai dusun terpencil, sangat wajar di dusun ini ada bidan desa,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar BS ini mengatakan, di Kecamatan Air Nipis masih ada beberapa dusun yang belum memiliki bidan desa. Seperti di Desa Sukamaju ada 3 dusun yakni Dusun Lubuk Langkap, Dusun Sukamaju dan Dusun Tanjung Tengah. Namun di desa ini sudah ada dua bidan desa yakni di Dusun Sukamaju dan Dusun Lubuk Langkap. Sedangkan Dusun Tanjung Tengah belum memiliki bidan desa.
Kemudian di Desa Pino Baru ada 3 dusun yakni Pino Baru, Sukajaya dan Muara Tiga. Di desa ini hanya Dusun Pino Baru yang ada bidan desanya, sedangkan Muara Tiga dan Sukajaya belum ada.

“Saya harap Dinas Kesehatan BS dapat mengabulkan permohonan warga dusun- dusun yang jauh dari pusat desa tersebut,” harap Hiliantono.
Kepala Dinas Kesehatan BS, M Redhwan Arif S Sos MPH mengaku sudah mendengar keluhan tersebut. Ia akan mempertimbangkan untuk penambahan bidan desa di daerah-daerah yang belum memiliki bidan desa. “Usulan ini nanti akan kami pertimbangkan dan usulkan ke pemerintah untuk penambahan bidan desa di daerah yang belum ada bidan desanya,” ujar Redhwan.(369)