Bupati Rejang Lebong Kumpulkan Kepala SKPD

Bupati Rejang Lebong

CURUP, BE – Untuk memaksimalkan kinerja Kepala SKPD yang ada di Rejang Lebong, kemarin (24/2) Bupati Rejang Lebong DR (HC) A Hijazi SH MSi bersama Wakil Bupati Iqbal Bastari SPd MM mengumpulkan seluruh Kepala SKPD yang ada di Rejang Lebong.

Dari hasil rapat yang dilakukan di ruang rapat bupati kemarin, menurut pelaksanan tugas (Plt) Sekda Rejang Lebong Ir H Zulkarnain ST MT, mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut bupati menekankan percepatan proses pembangunan di Rejang Lebong.

“Bupati menginginkan agar kedepannya dalam bekerja kita bukan hanya berjalan, namun harus berlari,” ungkap Zulkarnain.

Lebih lanjut Zulkarnain menjelaskan, bahwa dalam APBD Rejang Lebong tahun 2016 ini ada beberapa program dari bupati dan wakil bupati yang belum masuk secara menyeluruh terutama terkait dengan berobat gratis, pendidikan gratis, bibit gratis dan koperasi tanpa bunga.

“Memang ada sebagain yang sudah masuk, namun belum menyeluruh seperti berobat gratis, kan sudah ada sebagian yang masuk,” jelas Zulkarnain.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Zulkarnain, bupati meminta seluruh SKPD teknis yang ada unutk menghitung ulah masalah anggaran yang dibutuhkan dalam program yang ia usung. Saat semua sudah dihitung kemudian pada bulan Maret nanti akan dilakukan revisi APBD Rejang Lebong bersama DPRD Rejang Lebong. Namun menurut Sekda revisi APBD yang akan dilakukan tersebut tidak secara menyeluruh namun beberap bagian yang dianggap belum terlalu penting.

“Dengan adanya revisi APBD ini, bupati dan wakil bupati berharap program yang mereka canangkan pada bulan April nanti sudah bisa berjalan dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Rejang Lebong.

Selain itu, dalam rapat tersebut menurut Sekda bupati juga meminta agar pejabat yang ada di Rejang Lebong untuk tidak akan jabatan yang ia emban saat ini. Karena menurutnya kedepan bupati akan menempatkan sesuai dengan profesional dan proporsiaonal sesuai dengan basic pendidikan.

“Artinya manakala apabila basic pendidikan tidak pas diharapkan legowo karena akan ditempatkan sesuai dengan disiplin ilmu yang ia miliki,” jelas Sekda.

Menurut Sekda apa yang dilakukan bupati tersebut bukan merupakan dampak dari pilkada namun lebih pada enaati peraturan atau menuju reformasi birokrasi di Rejang Lebong.(251)