Bupati Minta Awasi Dana KUBE

TUBEI,BE – Belum lama ini Pemkab Lebong telah menyaluran bantuan dana Kelompok Usaha Berusaha (KUBe) kepada sebanyak 50 kelompok yang ada di Kabupaten Lebong. Bupati H Rosjonsyah SIP MSi pun meminta dinas terkait dan juga semua kalangan masyarakat di Kabupaten Lebong mengawasi penggunaan dana KUBE yang telah disalurkan tersebut.
“Saya minta agar bantuan ini dipergunakan sebagai mana peruntukkannya dan kepada semua kalangan agar dapat ikut mengawasi penggunaan dana ini,” ujar Bupati.
Selain itu, lanjut Bupati, KUBE adalah kelompok warga atau keluarga binaan sosial yang dibentuk oleh warga sendiri untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan sosialnya. Tujuannya tak lain untuk mempercepat penghapusan kemiskinan melalui peningkatan kemampuan para anggota KUBE secara bersama dalam kelompok, meningkatkan pendapatan dan pengembangan usaha masyarakat.
“Masalah kemiskinan merupakan persoalan yang mesti ditangani secara lintas sektoral, karena hal ini merupakan akar dari beberapa persoalan. Kemudian sesuai UU Nomor 13 Tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin dimana salah satu program dalam pemberantasan kemiskinan yakni mengupayakan pemenuhan kesejahteraan sosial dengan cara memberdayakan dan mendorong masyarakat untuk mandiri melalui program KUBe,” lanjutnya.
Ditambahkan Bupati, jika masyarakat mengetahui dana bantuan yang digunakan kelompok atau serikat, lembaga, organisasi dengan cara yang tidak benar atau hanya untuk kepentingan kelompok tertentu saja maka dapat melaporkannya pada Camat atau Bupati.
“Ini dimaksudkan agar pengawasan dilakukan ekstra ketat dan dilakukan semua pihak sehingga dana yang diambil dari uang rakyat tersebut benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinosnakertrans Lebong, H Mustain Muhammad SE menjelaskan ada sebanyak 50 Kelompok Usaha Bersama (KUBe) Fakir Miskin yang berada dikabupaten Lebong mendapatkan bantuan dana Cash Transfer sebesar Rp 20 juta. Dimana masing-masing kelompok berjumlah atau beranggotakan 10 KK (kepala keluarga). Jadi total penerima program bantuan hibah dana KUBe FM ini mencapai 500 KK. Bahkan, dari 50 kelompok tersebut, 30 diantaranya berasal dari dana Dekonsentrasi Dinkessos Provinsi Bengkulu dan 20 KUBe lagi berasal dari dana APBN Kemensos RI.(777)