Bupati Marahi Pejabat

Bupati Seluma memperlihatkan kekesalahnya dengan  kerusakan kaca dan bola lampu simpang enam yang telah hilang
Bupati Seluma memperlihatkan kekesalahnya dengan kerusakan kaca dan bola lampu simpang enam yang telah hilang

TAIS, BE – Sejatinya agenda kemarin adalah aksi bersih-bersih lingkungan kantor di Pemkab Seluma. Namun pada kenyataannya hari itu menjadi hari kemarahan Bupati Bundra Jaya.

Banyak pejabat eselon yang datang dalam kegiatan jum’at bersih dimarahin oleh bupati. Mulai dari surat edaran jum’at bersih yang tak sesuai arahan hingga banyaknya aset Pemkab yang rusak dan terkesan tak terawat.

“Lain yang saya perintahkan lain pula yang dikerjakan. Maksud saya bersama-sama kita bersihkan kawasan Simpang Enam ini. BLH dan KP tidak tergerak apa untuk membersihkan lingkungan,” tegas Bupati Seluma H Bundra jaya SH MH.

Sasaran kemarah Bupati juga menyasar ke Asisten III serta Kabag Humas dan Protokoler. Termasuk Kabag Administrasi Pemerintahan Sekretariat Pemkab Seluma.

“Saya tidak ingin lagi melihat seluruh aset yang berada di kawasan tugu simpang enam ini seperti rimba. BLH dan KP harus rutin membersihkannya,” pintanya dengan tegas.

Tak tahan melihat kondisi tugu simpang enam yang dipenuhi semak belukar dan rumput yang tinggi Bupati Bundra langsung berinisiatif untuk turun tanggan ikut membersihkan rumput tersebut. Sayangnya inisiatif yang dilakukan ini tak langsung disikapi dengan para pejabat lain yang ikut dalam aksi jum’at bersih ini. Tak pelak lagi Bupati pun memarahi pejabat tersebut.

“Seharusnya datang kesini itu membawa parang atau sabit untuk bersih-bersih. Bukan hanya melihat seperti saat ini saja.” sindir Bupati.

Bupati pun tambah kesal melihat kondisi pernak pernik tugu simpang enam yang sudah mulai rusak. Bahkan beberapa diantaranya kaca lampu yang ada di bundaran telah pecah.

“Aset kebanggaan kita saja sudah rusak. Padahal aset ini baru saja selesai dibangun,” omelnya.

Aksi marah-marah Bupati Seluma terus berlanjut saat melakukan sidak kebersihan di lingkungan SKPD. Seperti yang terjadi di Kantor Perpustakaan Kabupaten Seluma.
Bupati kesal melihat rumput yang menjulang tinggi di sekitar areal kantor tersebut. Ditambah lagi dengan bendera merah putih yang telah usang dan sobek.

“Bendera merah putih saja tidak terbeli yang harganya hanya Rp 40 ribu. Masa sudah sobek masih tetap dikibarkan,” celoteh Bupati kepada kepala SKPD Perpustakaan Daerah Seluma.
Hal yang sama juga terjadi di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) serta Disperindagkop.

“Saat ini kita mengalami kejadian luar bisa DBD masih juga kalian tidak melakukan bersih-bersih lingkungan. Mana para kepala dinas panggil ke sini,” sampainya.

Sidak kebersihan lingkungan ini kembali dilanjutkan ke Bapeda Seluma, Inspektorat, Dinas pertanian, Peternakan dan perkebunan. Serta di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Lagi-lagi Bupati kembali marah setelah melihat banyaknya sampak kertas yang berserakan di belakang kantor PU. Termasuk tumpukan rumput yang telah sangat tinggi.

“Apa kalian tidak ada kotak sampah apa. Ini seenaknya saja sampah ditumpukkan di belakang kantor. Gimana kalian akan betah di kantor jika kantor saja banyak sampah,” amuknya kepada plt Kadis PU.

Usai melakukan Sidak ke sejumlah kantor Bupati pun mengakhirinya dengan melakukan shalat jumat di Masjid baitulfalihin. (333)