Bupati Kecewa Warga Tak Dukung Pembangunan

LebongLEBONG SAKTI, Bengkulu Ekspress – Informasi adanya warga tidak mau memberikan lahan pekarangannya untuk pembangunan pelebaran jalan Ujung Tanjung II – Karang Dapo, membuat Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi kecewa. Pada saat peletakan batu pertama kemarin sore (21/4/2017), bupati meminta agar pihak terkait bersama Camat, Kades, Polisi dan TNI untuk memanggil warga yang tidak mau mendukung pembangunan Kabupaten Lebong tersebut.

“Coba panggil orangnya, kita lakukan pendekatan secara persuasif bersama Polisi dan TNI. Kita harap seluruh masyarakat dapat mendukung pembangunan Kabupaten Lebong untuk lebih baik,” ujar bupati.

Dikatakan bupati, saat ini Kabupaten Lebong sedang giatnya melakukan pembangunan jalan, pelebaran jalan dan pembangunan jembatan. Hal ini agar kondisi jalan di Kabupaten Lebong menjadi luas, karena jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

“Orang ini tidak mau dapat pahala dengan membebaskan lahannya, karena jalan ini nantinya akan banyak memberikan manfaat untuk masyarakat,” kata bupati.

Selain itu, Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Lebong Donni Swabuana ST menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang nomor 38 tahun 2004 dan PP nomor 34 tahun 2006 tentang jalan bahwa pelebaran jalan dari Desa Ujung Tanjung hingga Karang Dapo merupakan ruang milik jalan yang lahannya memang milik jalan/pemerintah yang dikuasai masyarakat.

“Jadi semua pekerjaan pelebaran jalan tersebut memang sudah sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Kami juga mengharapkan agar masyarakat dapat mendukung program Bupati Lebong dalam hal pembangunan,” ungkap Donni.(777)