Bunga Bangkai Raksasa Mekar

MEKAR : Jenis bunga langka tertinggi di dunia (Amorphophallus Gigas) yang sempat mekar di penangkaran bunga langka di Desa Tebat Monok Kepahiang beberapa tahun yang lalu
MEKAR : Jenis bunga langka tertinggi di dunia (Amorphophallus Gigas) yang sempat mekar di penangkaran bunga langka di Desa Tebat Monok Kepahiang beberapa tahun yang lalu

KEPAHIANG, BE – Bunga bangkai raksasa, Amorphophallus Titanum akan segera mekar di Desa Tebat Monok Kabupaten Kepahiang. Bunga bangkai yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia ini diprediksi akan mekar dalam 2 hari mendatang. Demikian disampaikan oleh, Holidin, pemerhati bunga langka yang juga warga Tebat Monok Kepahiang, kemarin.

“Kami prediksi mekarnya bunga bangkai raksasa ini akan berlangsung dalam 2 hari kedepan. Bagi warga yang ingin menyaksikan mekarnya bunga raksasa ini bisa mendatangi lokasi konservasi di Km 52,800 jalan raya Kepahiang-Bengkulu,” ujar Holidin.

Dikatakannya, bunga langka ini sendiri bukan bunga liar melainkan hasil penangkaran pihaknya selaku pemerhati kelestarian bunga langka di Provinsi Bengkulu.

“Bunga bangkai raksasa ini cadangan makanan di umbinya mencukupi dan lingkungan mendukung sehingga dalam 2 hari kedepan kami prediksi bunga majemuknya akan muncul. Biasanya bunganya sangat besar dan tinggi, berbentuk seperti lingga yang dikelilingi oleh seludang bunga yang juga berukuran besar,” jelasnya.

Holidin mengaku, dirinya bersama warga lain menjaga kelestarian bunga langka ini. Hal ini semata-mata dilakukan karena jenis bunga ini sendiri merupakan bunga majemuk yang tebesar di dunia.

“Amorphophalus titanium termasuk dalam 4 puspa langka Bengkulu pemecah rekor dunia yaitu sebagai bunga majemuk terbesar di dunia. Setelah Rafflesia Arnoldi sebagai bunga tunggal terbesar di dunia, ada juga jenis bunga Amorphophalus Gigas sebagai bunga majemuk tertinggi di dunia dan Gramatophyllum Specium sebagai bunga terpanjang di dunia,” terangnya.

Menurut Holidin, jika Amorphophalus Titanium ini saat ini sangat langka ditemukan setelah jenis Amorphophalus Gigas. Ini lantaran bunga Amorphophalus Titanium sudah jarang ditemui saat ini dihabitat aslinya.

“Nantinya setelah seminggu dari bunga ini akan muncul buah dan dari buah inilah nantinya cikal bakal tumbuhnya kembali Amorphophalus Titanuim. Kita selaku masyarakat Bengkulu dan pemerhati bunga langka di Bengkulu ini akan menjaga melalui penangkaran yang kita miliki saat ini. Silakan berkunjung ke penangkaran Amorphophalus Tebat Monok Kepahiang persisnya di kawasan Bukit Jupi Kepahiang untuk menyaksikan keindahan puspa langka kebanggaan Bengkulu ini,” ajaknya.(505)