Bukit Kaba Jadi Perlintasan Gerhana

Gerhana/ Istimewa
Gerhana/ Istimewa

BENGKULU, BE – Kendati Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan bahwa wilayah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu bakal akan dilalui Gerhana Matahari 9 Maret mendatang. Namun Bengkulu Mountaineers Community juga menyatakan bahwa gerhana matahari juga dapat dilihat di puncak Bukit Kaba Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong. Ketua Bengkulu Mountaineers Community, Irtry Prayudi menjelaskan bahwa sekala magnitudo gerhana matahari yang ada di Bukit Kaba sekitar 0,995.

“Di lokasi Bukit Kaba ini, kita bisa menyaksikan gerhana matahari dengan bentuk sabit,” terang Irtry Prayudi yang akrap disapa Kojek kepada BE, kemarin.

Lanjutnya, bahwa di Bukit Kaba dapat disaksikan gerhana matahari sabit sempurna dengan jangka waktu sekitar sekitar 1 menit 30 detik. Namun demikian, realisasinya durasi gerhana dapat dinikmati sekitar hingga 2 jam.

“Secara umum bahwa gerhana matahari ini dimulai pada pukul 06:20 WIB, kemudian puncak gerhana terjadi pada pukul 07:20 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 08:28 WIB,” ungkapnya.

Momen langka yang banyak dinanti oleh masyarakat ini, diprediksi akan terlihat di Bukit Kaba dari hasil pemetaan yang diambil menurut data BMKG dan sesuai acuan keilmuan astronomi. Sehingga dipastikan gerhana tersebut bakal sangat terlihat jelas di Bukit Kaba tersebut.

“Kita sudah melakukan perbandingan dengan data BMKG, maka bisa dipastikan gerhana dapat dilihat jelas di Bukit Kaba,” papar Kojek.

Untuk sementara ini, Kojek menegaskan bahwa telah ada 100 orang lebih yang mengkonfirmasi bakal mendaki Bukit Kaba. Baik para wisatawan asal lokal, Kota Pelambang dan Provinsi Jambi.

“Sudah banyak yang konfirmasi untuk melihat melalui Bukit Kaba. Karena disamping pemandangannya bagus, Bukit Kaba juga mudah terjangku. Baik menggunkan kendaraan maupun melakukan pendakian dengan jalan kaki,” ungkapnya.

Bukan hanya di Bukit Kaba, Bengkulu Mountaineers Community juga mencatat bahwa gerhana tersebut juga dapat dilihat di Kota Muara Aman, tepatnya di Gunung Lais. Namun kondisi medan yang terjalan dan tidak adanya jalan perlintasan untuk menuju puncak gunung tersebut, sehingga Bengkulu Mountaineers Community memusatkan untuk melihat gerhana tersebut di Bukit Kaba.

“Jalannya sulit ditempuh. Kalau magnitudo lebih tinggi dari Bukit Kaba yaitu 1 dengan durasi 1 menit 43 detik,” jelasnya.

Secara keseluruhan memang Kabupaten Mukomuko menjadi kabupaten yang dapat terlihat jelas. Karena magnitudo gerhananya sebesar 1,008. Sedangkan di Kota Bengkulu magnitudonya hanya 0,98. Namun demikian durasi totalitas di masing-masing kota tersebut adalah 1 menit 43,0 detik dan 1 menit 29,9 detik.

“Kontak pertama teramati di hampir seluruh kota di Bengkulu, kecuali di Muko-Muko. Hal ini dikarenakan matahari masih belum terbit di kota tersebut, terhalang oleh pegunungan di bukit barisan. Sehingga gerhana matahari dapat dilihat hanya sebagian,” pungkas Kojek. (151)