Bocah Tewas di Kolam Ikan

User comments

ARGAMAKMUR, BE – Suasana haru menyelimuti rumah Wando, warga Lubuk Sahung, Kecamatan Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Sabtu (25/4). Ini setelah anak kesayangannya Sendi Aprianto (11), tewas tenggelam di salah satu kolam ikan di Desa Datar Ruyung, Kecamatan Argamakamur, Kabupaten BU ditemukan warga sekitar sekitar 12.30 WIB.
Menurut salah satu saksi, Muktar (37), Linmas desa setempat mengatakan, saat pertama kali ditemukan warga kondisi korban sudah mengapung. Hanya kelihatan kepalanya saja. Diduga korban sudah terapung sejak pukul 11.00 WIB. Dari keterangan teman sepermainannya, korban keluar rumah dari pagi. Korban berniat memancing di kolam yang diketahui milik Neta warga Datar Ruyung, Kecamatan Argamakmur. Namun saat itu pemilik kolam tidak ada di tempat. Diduga korban terpeleset saat memancing di kolam itu, kolam sendiri setinggi dada orang dewasa.
“Waktu ditemukan sudah mengapung dek, kami langsung membawa ke rumah duka. Memang sering dia itu main sampai jauh dari rumahnya, karena itu tadi kelakuanya tidak seperti anak seumuranya, terlalu hiperaktif,” kata Muktar.
Ditambahkannya, pengawasan anak itu kurang. Pasalnya sang bapak juga sibuk, sementara ibunya kerja di Kecamatan Lais.
Pantauan BE, mendengar kabar Sendi tenggelam, keluarga, tetangga dan teman korban mendatangi rumah korban yang berada di Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Argamakmur, Kabupaten BU. Saat ibu korban bernama Ulis, datang sekitar pukul 16.30 WIB, tangis pun langsung pecah di dalam rumah semi permanen yang terbuat dari kayu itu. Bahkan sejak keluar dari mobil yang menjemputnya, ibu korban sudah menangis histeris, sembari dipegangi dua orang temannya. Rumah itu penuh sesak dengan orang yang ingin melihat langsung dan mendengar cerita bagaimana bisa kejadian ini terjadi.
“Wajar lah ibu korban menangis histeris seprti itu, saat berada di Lais dia sudah mendapat kabar anakanya dari pagi tidak pulang, setelah itu dikabari sudah ditemukan meninggal bagaimana tidak lemas,” demikian Muktar.(167)