Bocah SD Dicabuli Paman

 ilustrasi-cabul-3

KELAM TENGAH, BE – Sungguh miris, korban kekerasan seksual terhadap anak-anak kembali terjadi di Kabupaten Kaur. Kali ini dialami seorang siswi kelas 2 SD sebut saja Kuntum (8), warga Desa Siring Agung Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur. Ironisnya, ia menjadi korban pencabulan pamannya sendiri HE (47), warga setempat.

“Ya untuk laporan pencabulan yang dilaporkan orang tua korban ke Polres sudah kita terima, dan saat ini laporan sedang kita pelajari,” kata Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Johan Andika SE SIK, kemarin (18/11).

Data terhimpun BE, peristiwa memilukan itu terjadi Jum’at (11/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian itu berawal dari korban pada saat itu main ke rumah pamannya (pelaku) di Desa Siring Agung. Namun karena rumah sedang kosong, pelaku merayu korban yang masih lugu itu dengan memberikan sejumlah uang. Karena korban menurut, dengan mudah diperdaya oleh pelaku akhirnya terjadilalah pencabulan sebanyak dua kali. Kasus ini terbongkar saat korban mengaku sakit saat buang air kecil.

Pengakuan itu disampaikan korban kepada ibunya. Mendengar pengakuan korban, sang ibu kemudian mendesak korban untuk menceritakan apa yang dialaminya. Setelah didesak, korban akhirnya mengakui bahwa dirinya sudah dicabuli pelaku sebanyak dua kali.

Setelah mendengar pengakuan putrinya itu, ibu korban akhirnya menceritakan peristiwa tersebut ke ayah korban. Seketika itulah ayah korban langsung terkejut bagai disambar petir di siang bolong. Tak terima apa yang telah dilakukan pelaku terhadap putrinya itu, ayah korban melaporkan pelaku ke polisi.

“Dari keterangan yang didapat, korban sudah diperlakukan lebih dari sekali. Peristiwanya dilakukan di rumah pelaku sendiri. Untuk pelaku saat ini masih dalam pengejaran kita,” jelas Kasat. (618)