Bina Sanggar Tari

BINTUHAN,BE- Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kaur tahun ini  kembali melakukan pembinaan sejumlah sanggar kebudayaan yang ada di kabupaten Kaur. Upaya ini tak lain tak bukan untuk melestrarikan budaya yang ada saat ini. Sedikitnya ada 28 sanggar seni dan budaya  sudah ada dan berjalan dengan baik.
“Pembinaan terus kita lakukan tujuannya agar budaya yang ada terus berkembang dan tidak punah, salah satunya dengan mendatangi sejumlah sanggar yang ada dan melihat apa saja kekurangan dan keahlian mereka bisa pentaskan,” kata Kabid Kebudayaan Januar Apriko S.Hut, MSi.
Apriko mengatakan,  pembinaan sejumlah sanggar ini dalam beberapa tahun terakhir terus dilakukan pihaknya. Ada beberapa sanggar yang perkembangannya terus berkembang pesat, meski demikian ada juga sanggar yang sangat membutuhkan bimbingan lantaran keterbatasan dana sehingga membutuhkan dukungan dana.
“Kita juga sudah memprogramkan berbagai kegiatan, bahkan dalam setiap kegiatan yang menampilkan seni sejumlah sanggar yang ada itu selalu kita libatkan, saat ini ada skitar 28 sanggar yang sudah mulai berjalan,” terangnya.
Apriko menambahkan,  potensi budaya di Kaur sangat luar biasa, dan bisa berkembang dengan baik. Budaya yang sudah mengakar dimasyarakat yakni tari tarian serta mainangan, beringit, bezikir dan berdendang. Dari tiga kecamatan di Kabupaten Kaur masing-masing mempunyai budaya tersendiri, ada juga beberapa seni dan budaya yang nyaris hilang ditengah-tengah masyarakat dan membutuhkan bimbingan untuk kembali dikembangkan. “Di Kaur kaya akan budaya, tinggal pengolahannya yang membutuhkan bimbingan yang baik supaya dapat berkembang,” pungkasnya.(618