Bidikan Jokowi Sasar Warna Biru

In Berita Utama, Nasional, Sport
Bogor
SASAR: Presiden Joko Widodo menjadi peserta penggembira Kejuraan Panahan Bogor Terbuka 2017, Minggu (21/1). Beberapa bidikan Jokowi lebih banyak menyasar warna biru.

Lingkaran paling tengah dari target diberi warna kuning dengan bobot 10 poin, yang di dalamnya ada tanda ‘x’ dengan bobot 10++. Bidikan paling banyak kenai lingkaran biru dengan bobot 5 poin.
=============

Kota Bogor disinari mentari hingga panasnya menyengat sejak pagi. Tetapi kilau sinarnya tak menyilaukan para peserta Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017.

Salah satu pesertanya adalah Presiden Joko Widodo, yang mengenakan jaket biru tua di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, kemarin (22/1).

Membawa peralatan panah sendiri, aksi Jokowi tak kalah dengan atlet panahan nasional, Nurvitriyana.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan duduk di samping Menpora Imam Nahrawi. Imam juga menjadi salah satu peserta kejuaraan tersebut. “Awalnya saya hanya akan mendampingi Pak Presiden saja. Tetapi kemudian diajak, ‘Ayo, Pak Menteri, ikut sekalian.’ Ya sudah. Luar biasa rasanya bisa bertanding dengan Presiden,” kata Imam saat berbincang seusai pertandingan.

Satu pertandingan panahan yang diikuti Jokowi terdiri atas enam sesi. Satu sesi melepaskan maksimal 10 anak panah. Poin tertinggi adalah ketika bisa mengenai bagian tengah target yang diberi tanda ‘x’.

Lingkaran paling tengah dari target diberi warna kuning dengan bobot 10 poin, yang di dalamnya ada tanda ‘x’ dengan bobot 10++. Setelah kuning, ada warna merah yang berbobot 7 poin. Selanjutnya yang paling luar adalah lingkaran biru dengan bobot 5 poin. “Kalau di luar itu, tidak dapat poin. Sedangkan kalau keluar dari papan target, dikurangi 10 poin,” kata salah seorang panitia.

Sebelum sesi utama yang berjumlah enam bagian, para peserta terlebih dahulu diberi percobaan sebanyak tiga sesi. Ini juga sekaligus menjadi pemanasan bagi para peserta. Para peserta memiliki gaya sendiri-sendiri dalam membidik targetnya. Begitu pula dengan Jokowi.

Jokowi menunduk dahulu setelah mengambil anak panah dan menempelkannya pada busur yang diarahkan ke bawah. Beberapa detik menunduk, pandangan Jokowi lalu ke arah target. Ditatapnya target itu beberapa detik sebelum kedua tangannya mengangkat busur setinggi tujuan.

Mata Jokowi tampak fokus pada tujuan sebelum melepaskan anak panah. Kaki kanan Jokowi sedikit berjinjit ketika melesatkan anak panah ke target.

Setelah satu sesi berakhir, para pepanah harus mengambil anak panahnya yang tertancap di target dan poinnya dihitung oleh panitia. Jokowi mengambil sendiri anak panah pada target yang berjarak 20 meter itu sambil berbincang dengan pelatihnya, Rizal Barnardi, yang juga Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bogor. Begitu seterusnya hingga keenam sesi berakhir. “Yang saya lihat, panahan ini memang membutuhkan sebuah konsentrasi, harus fokus betul dan konsentrasi. Dan yang paling penting, setiap kegiatan apa pun pasti ada targetlah.

Panah ini targetnya jelas, kuning, pas di tengah itu,” tutur Jokowi seusai pertandingan.

Jokowi kemudian mendapat total skor 107, sementara yang tertinggi 323 dan ada yang hanya 54 poin. Tak sedikit pula peserta yang berhasil meraih angka 200-an. “Angin memang ada. Tapi masak saya menyalahkan angin? Kalau saya, bekerja itu selalu optimis. Saya bekerja selalu membuat semua ikut bergerak, tetap optimis,” ungkap Jokowi sambil tertawa.

Diwawancarai terpisah, Rizal Barnardi menyebut angka ini di atas target Jokowi. Presiden ke-7 RI itu mulanya mengira hanya mendapat skor di bawah 100.”Sekali nilai sempurna, dua kali (kena warna kuning). Yang birunya kena banyak, merahnya juga,” ujar Rizal. (dt)

You may also read!

Diancam Novel, Miryam Langsung Terbayang Anak

jpnn.com, JAKARTA – Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku down dan stres ketika diancam penyidik Komisi

Read More...

Balai Rafflesia Diresmikan Gubernur Pada 4 April Mendatang

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jika tak ada aral melintang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akan menggelar acara

Read More...

Pengakuan Yani Gugat Ibu Kandung Rp 1,8 Miliar

jpnn.com, BEKASI – Yani Suryani, 45, menggugat ibu kandungnya sendiri, Siti Rokayah alias Amih, 85, asal Garut, Jawa Barat.

Read More...

Mobile Sliding Menu