BI Kucurkan Rp 97,8 Juta

Ari, suasana pelatihan yang diberikan bank Indoensia Bengkulu kepada kelompok kluster itik Talang Benih (2)

CURUP, BE – Memasuki tahun kedua program kluster itik Talang Benih, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu kembali mengucurkan dana untuk kluster maju bersama. Total dana yang dikucurkan kali ini mencapai Rp 97,896 juta.
“Karena saat ini merupakan tahun kedua, sehingga bantuan yang kita berikan lebih kepada pemasaran, meskipun ada juga yang digunakan untuk penunjang lainnya,” ungkap Manager Unit Akses Keuangan dan UMKM Kantor Bank Indonesia Bengkulu, Sarwoto. Pada kegiatan pelatihan budidaya dan manajemen koperasi itik Talang Benih di salah satu Hotel di Kota Curup kemarin (8/4).
Menurut Sarwoto, kucuran dana yang diberikan Bank Indonesia Bengkulu ini diperuntukkan untuk pengadaan seperti satu unit Warung Lesehan, satu unit gudang pakan permanen, satu unit kandang itik dewasa, dua unit mesin tetas, 1000 Kg pakan DOD, 800 butir telur itik Talang Benih, satu unit jenset dan masih banyak lagi.
“Kita berikan bantuan jenset karena, selama ini yang masih menjadi kendala adalah seringnya listrik padam sehingga mengganggu proses penetasan telur. Dengan adanya jenset ini diharapkan kendala tersebut bisa teratasi sehingga peluang tetasnya lebih besar,” tambah Sarwoto.
Sementara itu, terkait dengan bantuan yang diberikan Bank Indonesia ini, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong Ir Amrul Eby mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya bantuan ini diharapkan populasi itik Talang Benih akan semakin berkembang. “Dengan terus berkembangnya itik Talang Benih ini, diharapkan selain untuk mencukupi kebutuhan itik di Rejang Lebong sendiri, juga untuk Provinsi Bengkulu bahkan provinsi tetangga,” harap Eby.
Selain itu ia juga berharap, dengan adanya pelatihan yang diberikan Bank Indonesia ini, para peternak khususnya yang tergabung dalam kluster itik Talang Benih, bisa menggali ilmu untuk bisa memasarkan itik Talang Benih yang selama ini sudah mereka budidayakan.
“Dengan adanya pelatihan ini para peternak kita bisa memasarakan itik yang selama ini mereka budidayakan. Selain itu mereka bisa melihat peluang yang akan mereka nhadapi kedepannya,” jelas Eby.
Kegitan pelatihan kemarin diikuti oleh seluruh anggota Kluster itik Maju Bersama. Selain dari Bank Indonesia sendiri pematerinya juga berasal dari Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Rejang Lebong. (251)