Bengkulu Terima Kapsul Waktu

Ary, penyerahan kapsul Waktu (2)
CURUP, BE- Setelah memulai ekspedisinya mengelilingi Indonesia pada 22 September lalu di Kota Sabang Nanggroe Aceh Darussalam. Akhirnya Kapsul Waktu 2085 yang berisikan mimpi-mimpi masyarakat Indonesia tiba di Provinsi Bengkulu.
Kedatangan kapsul waktu di Provinsi Bengkulu ini ditandai dengan penyambutan di rumah dinas bupati Rejang Lebong yang ada di Jalan Sukowati Curup. Tibanya kapsul waktu tersebut ditandai dengan penyerahan oleh panitia yang berasal dari Sumatera Selatan dengan Panitia dari Bengkulu.
Menurut Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd yang diwakili oleh Plt Sekda Provinsi Bengkulu Drs Sumardi MM kapsul waktu tersebut merupakan salah satu media dalam mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air. Dimana didalam kapsul tersebut akan dimasukkan mimpi-mimpi dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia dan akan dibuka kembali pada tahun 2085 atau 70 tahun lagi dari sekarang.
“Kita harus mampu mewujudkan mimpi-mimpi tersebut itu bukanlah waktu yang lama, karena kita 3,5 abad saja dijajah belanda mampu mengatasinya. Oleh karena itu mari kita bersama-sama mewujudkannya,” ajak Sumardi.
Untuk di Bengkulu sendiri, menurut Sumardi akan ada 7 resolusi yang akan dimasukkan dalam kapsul tersebut. Hanya saja ia masih enggan menyebutkan apa tujuh poin yang diharapkan Bengkulu untuk 70 tahun selanjutnya tersebut. Karena menurutnya baru akan dibacakan hari ini.
Untuk rangkaian kedatangan kapsul waktu di Bengkulu sendiri akan dilakukan sejumlah kegiatan, setelah dilakukan penyambutan di Rejang Lebong kemudian akan dilanjutkan ke Provinsi Bengkulu, dimana saat tiba di Bengkulu akan diinapkan di Mapolda Bengkulu, kemudian pada pagi harinya akan dilaksanakan senam massal di sport center Pantai Panjang Bengkulu.
“Akan banyak kegiatan yang dilaksanakan salah satunya ceramah kebangsaan yang akan disampaikan  Menteri Sosial Khofifah Endarparawansa,” jelas Sumardi.
Sementara itu, penjabat Bupati Rejang Lebong H Andi Roslinsyah MT mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim ekspedisi kapsul waktu yang menyempatkan untuk melewati Rejang Lebong. Karena menurutnya tidak semua kabupaten khususnya yang ada di Bengkulu akan dilewati oleh kapsul waktu.
Terkait dengan Rejang Lebong sendiri, Andi berharap kedepannya Rejang Lebong akan menjadi lumbung sayur di Provinsi Bengkulu, kemudian bebas asap, bebas kekeringan, masyarakat yang damai tanpa kelaparan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di sisi lain Ketua Tim Ekspedisi Nasional Ahmad Jabidi Ritonga, mengungkapkan bahwa kapsul waktu ini akan mengelilingi Indonesia. Dimana dimulai di Kota Sabang pada 22 September lalu dan akan berakhir di Kota Merauke yang ada diujung timur Indonesia pada 22 Desember mendatang. Dimana untuk tim nasional beranggotakan sebanyak 9 orang, namun di setiap provinsi akan ada tim  provinsi.
“Kegiatan ini bukan kegiatan jalan-jalan biasa terlebih main-main, namun kapsul ini akan menjadi aset yang luar biasa bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, setiap menghampiri provinsi yang ada di Indonesia pihaknya mengambil impian-impian dari masing-masing daerah kemudian akan dimasukkan ke dalam kapsul dan baru akan dibuka pada tahun 2085 nanti. Menurutnya ia bersama tim menyadari bahwa kemungkinan masih ada pada tahun 2085 sangatlah sedikit. Namun yang terpenting menurutnya apa yang dilakukan saat ini bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang.
“Kita juga berharap mimpi-mimpi kita yang masuk dalam kapsul waktu ini tidak benar-benar menunggu tahun 2085 namun kita berharap bisa terwujud dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun kedepan,” harapnya.
Kapsul waktu tiba di Rejang Lebong kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Selain Plt Sekda Provinsi hadir juga dalam kesempatan tersebut Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs M Ghufron MM MSi, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Fajar Budiman, SIP, unsur FKPD dan SKPD Rejang Lebong dan tim ekspedisi kapsul waktu Provinsi Bengkulu. (251)