Bengkulu Masuk Target Program Sejuta Rumah

JAKARTA, BE – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono mengatakan, program satu juta rumah per tahun akan ground breaking pada 1 Mei mendatang. Pembangunan ini akan dilakukan serentak di 16 provinsi. Di antaranya Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, DIY, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Dari sejuta rumah tersebut, 603.516 unit rumah akan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 396.484 unit rumah lainnya untuk non-MBR. Untuk tahap awal ini, kata Basuki, akan ada 331.693 unit rumah yang dibangun, terdiri dari rumah tapak (landed house), rumah susun hak milik (rusunami), dan rumah susun hak sewa (rusunawa).

“Untuk rumah tapak, Jawa Barat dan Jawa Timur dapat jatah terbanyak,” kata Basuki, Rabu (8/4).

Sebagai salah satu pusat industri dan berkumpulnya pekerja di Indonesia, Jawa Barat akan menjadi tempat pembangunan 74.263 unit rumah tapak dan 3.745 unit rusunami.Dilanjutkan oleh Jawa Timur dengan 26.717 unit rumah tapak dan 1.200 unit rusunami. Dan, Sumatra Utara dengan 16.305 unit rumah tapak dan 1.832 unit rusunami.

“Posisi keempat ada Jawa Tengah dengan 11.720 unit rumah tapak, 350 unit rusunami, dan 200 unit rusunawa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, program ini bertujuan untuk memberi rumah tinggal bagi 13,6 juta rumah tangga yang belum memiliki rumah layak. Program ini menjadi program prioritas pemerintah lantaran sudah menjadi janji sejak masa kampanye capres lalu.

Ia melanjutkan, program ini membutuhkan koordinasi yang baik antar kementerian/ lembaga. Karena itu, ia akan melakukan supervisi langsung agar program ini berjalan dengan baik. “Satu hal bagus yang sudah dicapai adalah penyederhanaan izin,” katanya.

Senada disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin. Untuk mendukung lancarnya program sejuta rumah rakyat tersebut, sudah ada kesepakatan Kemendagri dan Pemda untuk memangkas perizinan pembangunan rumah bagi pengembang atau developer.

“Sebelumnya perizinan berjumlah 44, akan dipangkas menjadi hanya 8 saja. Pemangkasan izin ini membuat harga rumah lebih murah 20%,” katanya.(609)

Berikut daftar lokasi rumah yang siap dilakukan groundbreaking pada bulan April:

1. Bangka Belitung Rumah Tapak: 7.530 unit
2. Banten Rumah Tapak: 14.615 unit
3. Bengkulu Rumah Tapak: 5.426 unit
5. Daerah Istimewa Yogyakarta Rumah Tapak: 977 unit
6. DKI Jakarta Rusunami: 15.903
7. Gorontalo Rumah Tapak: 4.305 unit
8. Jawa Barat Rumah Tapak: 74.263 unit Rusunami: 3.745
9. Jambi Rumah Tapak: 4.344 unit
10. Jawa Tengah Rumah Tapak: 11.720 unit Rusunami: 350 unit Rusunawa: 200 unit
11. Jawa Timur Rumah Tapak: 26.717 unit Rusunami: 1.200 unit
12. Kalimantan Barat Rumah Tapak: 15.893
13. Kalimantan Selatan Rumah Tapak: 8.492 unit
14. Kalimantan Utara Rumah Tapak: 320 unit
15. Kalimantan Tengah Rumah Tapak: 975 unit
16. Kalimantan Timur Rumah Tapak: 5.832 unit
17. Kepulauan Riau Rumah Tapak: 7.721 unit
18. Lampung Rumah Tapak: 9.032 unit
19. Maluku Rumah Tapak: 3.324 unit
20. Maluku Utara Rumah Tapak: 1.300 unit
21. Nangroe Aceh Darussalam Rumah Tapak: 5.954 unit
22. NTB Rumah Tapak: 6.159 unit
23. NTT Rumah Tapak: 6.798 unit
24. Papua Rumah Tapak: 15.550 unit
25. Papua Barat Rumah Tapak: 3.200 unit
26. Riau Rumah Tapak: 6.523 unit
27. Sulawesi Barat Rumah Tapak: 812 unit
28. Sulawesi Selatan Rumah Tapak: 7.426 unit Rusunami: 648 unit
29. Sulawesi Tengah Rumah Tapak: 11.265 unit
30. Sulawesi Tenggara Rumah Tapak: 3.617 unit
31. Sulawesi Utara Rumah Tapak: 7.912 unit
32. Sumatera Barat Rumah Tapak: 3.332 unit
33. Sumatera Selatan Rumah Tapak: 7.926 unit Rusunami: 2.000 unit
34. Sumatera Utara Rumah Tapak: 16.305 unit Rusunami: 1.832 unit
35. Sulteng Rumah Tapak: 250 unit