Bengkulu Jalin Kerjasama dengan Jepang

Ist/Bengkulu Ekspress KERJASAMA: Plt Gubernur Bengkulu bersama saat melakukan pertemuan kerjsama dengan International Manpower Development Organization (CEO IM)Japan atau lembaga pemerintah penyalur tenaga magang asing, Mr Kyoei Yanagisawa di Kerawang.
Ist/Bengkulu Ekspress KERJASAMA: Plt Gubernur Bengkulu bersama saat melakukan pertemuan kerjsama dengan International Manpower Development Organization (CEO IM)Japan atau lembaga pemerintah penyalur tenaga magang asing, Mr Kyoei Yanagisawa di Kerawang.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dibawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah, Provinsi Bengkulu kembali memperluas kerjasama negara-negara maju. Kali ini Negara Jepang menjadi sasaran untuk menjalin kerjasama. Dengan jalinan kerjasama itu, Provinsi Bengkulu kembali mendapat kesempatan mengirimkan tenaga kerja untuk magang di negara Matahari Terbit itu.

Kepercayaan ini kembali diraih setelah Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bertemu langsung bersama International Manpower Development Organization (CEO IM) Japan atau lembaga pemerintah penyalur tenaga magang asing, Mr Kyoei Yanagisawa di Kerawang, Minggu (8/10).

“Kesempatan ini akan dijadikan peluang terbaik, agar SDM Bengkulu lebih handal lagi,” ujar Rohidin kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (8/10).

Dijelaskannya, untuk program magang ke Jepang ini, SDM Bengkulu akan dilatih diberbagai keahlian tenaga kerja, khususnya otomotif. Rohidin memastikan SDM yang dikirim nantinya, benar-benar pelajar yang berkompenten. Diharapkan nantinya setelah selesai magang dapat diterapkan ilmu pengetahuannya di Bengkulu. “Mulai tahun ini, kita akan mulai menyiapkan SDM yang kompeten dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Rohidin mengatakan nantinya masyarakat yang terkendala persoalan biaya dapat dibantu dan difasilitasi pemerintah daerah. Namun tentunya verifikasi akan benar-benar dilakukan oleh pemerintah.

“Yang tidak punya biaya tapi punya kemauan, mereka biasa mengikuti program ini,” tambah Rohidin.

Atas hal itu, Pemprov Bengkulu nantinya akan melakukan perekrutan secara terbuka dan profesional. Sehingga nantinya benar-benar didapatkan, SDM yang handal dan mampu mengharumkan nama Bengkulu.

“Dalam perekrutan yang lulus itu dari keluarga tidak mampu, maka itu akan kita fasilitasi dengan anggaran pemerintah,” tegas Rohidin.

Sebelum melakukan perekrutan, CEO IM Japan atau lembaga pemerintah penyalur tenaga magang asing akan melakukan kunjungan ke Bengkulu dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan, agar jalan kerjasama yang dilakukan dapat lebih dimatangkan.

“Mudah-mudaan tim dari Jepang bisa datang ke Bengkulu. Karena memang sudah ada rencana untuk datang ke Bengkulu,” tuturnya.

Kesempatan kerjasama dengan Jepang dalam hal pengiriman tenaga kerja magang akan dimanfaatkan secara baik. Sebab sebelumnya, Provinsi Bengkulu sempat di-blacklist selama empat tahun terkait insiden tenaga kerja asal Bengkulu yang dinyatakan melarikan diri dan pindah tempat kerja. Untuk itu Rohidin memastikan akan mengirimkan tenaga kerja yang siap, baik fisik maupun mental agar tidak menimbulkan permasalahan dan kekecewaan bagi masyarakat Bengkulu, Indonesia dan mitra kerja di Jepang.

Dalam jalinan kerjasama itu, Plt Gubernur Bengkulu didampingi langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri SSos dan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nurul Insani. (151)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*