Beli Celana Kolor sampai Bangkrut

16229_14075__ilus-JAGAT

MENGGILAI sesuatu hingga mengeluarkan banyak uang itu biasa. Menjadi tidak wajar jika sampai membikin bangkrut. Curt Almond, 26, seorang manajer restoran, nyaris tertimpa masalah keuangan karena harus mengenakan celana baru setiap hari.
Almond merasa jijik jika harus menggunakan celana yang pernah dipakai. Jadi, dia selalu harus mengenakan celana kolor yang baru dibeli dari toko. Setidaknya dia menghabiskan EUR 40 per pekan atau sekira Rp 550 ribu untuk membeli kolor anyar.
Cerita Almond bermula saat dia melihat pacarnya tidak ganti celana dalam selama tiga hari berturut-turut. Almond pun merasa jijik bukan kepalang. Dia lantas putus dengan pacarnya yang jorok itu. Tak hanya move on, Almond juga merasa jijik jika mengenakan celana yang tidak baru. Meski celana itu sudah dicuci, dia tetap merasa jijik. ’’Saya lantas mulai mengenakan celana baru setiap hari,’’ katanya.
Sampai suatu ketika, Almond menyadari bahwa uangnya terkuras hanya untuk membeli celana. ’’Saya harus memilih: bangkrut atau tak memakai kolor anyar,’’ ucapnya.
Akhirnya, Almond meyakinkan diri sendiri bahwa mengenakan celana yang sudah dicuci itu tidak menjijikkan.(**)