Belasan Warga Blokir Jalan

BLOKIR (2)

BENGKULU, BE – Belasan warga Jalan Merpati 5 RT 16 RW 4 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, memblokir jalan. Hal ini mereka lakukan lantaran geram melihat jalan di RT mereka yang kian hari bertambah rusak akibat dilalui truk bermuatan berat.
Menurut Ketua RT 16, Zuldiar (57), truk ini masuk mengantar material barang untuk bangunan Proyek PNMP yang berlokasi di RT 13.  Karena jalan yang tak mampu menampung beban truk yang berat, sehingga jalan pun semakin rusak parah.  Jika sedang musim panas, debu bertebaran.  Sedangkan jika sedang musim penghujan seperti saat ini, kondisi jalanan yang berlubang di sana-sini tampak tergenang air, seperti kolam.
“Semenjak pembangunan proyek jalan beton dan siring utama yang berlokasi di RT 13, jalan ini semakin rusak. Bahkan dalam sehari bisa sampai 15 truk bermuatan tinggi yang melintas,” kata Pak RT.
Lebih lanjut, pensiunan Dinas Pertanian Provinsi ini mengungkapkan, sesungguhnya warga sangat bersyukur atas pembangunan siring utama di wilayah pemukiman mereka tersebut.  Proyek PNPM Mandiri tahun Anggaran 2014 dengan nilai anggaran Rp 236.852.000 tersebut dibuat untuk menanggulangi banjir yang sering terjadi di kawasan tersebut. Hanya saja, dalam proses pembangunannya dinilai juga menyebabkan kerugian dimana mengakibatkan kerusakan jalan sekitar.
“Jalan ini sejak dulu berasal dari koral, hanya saja saat ini kondisinya semakin hari semakin memperihatinkan,” imbuhnya.
Ditambahkannya, selain mengakibatkan debu dan genangan air, kondisi jalan yang berlobang tersebut tak jarang menimbulkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor. Menurut Zuldiar, tak banyak yang menjadi tuntutan mereka, warga hanya meminta kepada pihak pengelola maupun orang yang bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan tersebut sebelum kondisi jalan semakin parah.
“Tak banyak kok tuntutan kami, kami hanya minta jalan yang berlobang ini ditimbun dengan koral sehingga permukaannya menjadi rata,” terangnya.

Siap Datangi Dewan
Senada dengan disampaikan Ketua RT, Bambang (37) warga sekitar pun juga menyampaikan hal yang sama. Ia sangat menyayangkan pihak pengurus proyek tersebut yang belum menaggapi apa yang menjadi tuntutan mereka.
“Katanya sih jalan akan dibenahi serta ditimbun dengan koral setelah proyek ini selesai. Tetapi, sebentar lagi kan mau masuk tahun 2015, yang kami takutkan setelah proyek ini selesai mereka akan tinggal-tinggal saja dan tak mau bertanggung jawab,” sampai Bambang.
Ditambahkan Bambang, mereka berharap kepada pihak yang bertanggung jawab segera bertindak. Jika apa yang mereka sampaikan ini tak ditanggapi, maka mereka akan mendatangi kantor DPRD Kota untuk menyampaikan aspirasi.
“Jika tuntutan kami ini tak digubris, kami akan mengadu ke Dewan Kota,” tandas Bambang.
Terpisah, Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Rawa Makmur, Ton Yoni, mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab dan memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Hanya saja, untuk memperbaiki jalan tersebut pihaknya harus menunggu proyek tersebut selesai terlebih dahulu.
“Setelah proyek ini selesai, nanti akan kita perbaiki. Jika diperbaiki sekarang, nanti akan kembali rusak akibat dilewati truk pengangkut material,” ujarnya singkat. (135)