Belanja di Dumay, Mahasiswa Ditipu

BENGKULU, BE – Salah seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Bengkulu, Yunita Angraini (21), warga asal Kabupaten Rejang Lebong, yang ngekos di kawasan Jalan Hibrida Raya RT 3 Kelurahan Sidomulyo, terpaksa menjadi korban penipuan.
Itu terjadi setelah  korban yang bermaksud akan membeli laptop secara online di dunia maya (dumay), tertipu karena setelah uang ditransfer, laptop yang dipesan tidak kunjung diantar oleh pelaku berinsial As.  Akibatnya, korban menderita kerugian mencapai sekitar Rp 4,5 juta. Peristiwa penipuan itu, terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (27/12).
Kronologisnya, berawal dari korban yang merasakan mulai banyak tugas dari kampusnya. Kondisi itu, sangat pantas untuk memiliki laptop untuk dapat mengerjakan tugas dari kampus tersebut. Kemudian, korban bermaksud akan membeli laptop murah di dunia maya, atau di situs belanja online tersebut.  Hanya saja, setelah mendapatkan laptop yang dipilihnya, korban sepakat untuk bertransaksi. Kemudian, pelaku menyuruh korban untuk mentransfer ke momor rekening yang diberikan oleh pelaku. Akan tetapi, setelah uang ditransfer,  laptop yang dijanjikan tidak juga dikirim.  Mengetahui jika telah menjadi korban penipuan, pelaporpun melapor ke Polda Bengkulu.
Plt Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Joko Suprayitno, SST MK, membenarkan telah menerima laporan penipuan  tersebut. “Tidak henti-hentinya kita mengimbau kepada masyarakat agar teliti dalam membeli suatu barang secara online tersebut. Namun, masih saja masyarakat menjadi korbannya,” katanya.  (111)