Bedengan Mahasiswa Dibobol Pencuri

kosan (1)BENGKULU, BE – Sebuah rumah bedengan yang dihuni seorang mahasiswa, Rahmad Rifaldi di Jalan Citarum IV RT 14 Kelurahan Jalan Gedang Kota Bengkulu, dibobol pelaku pencuri. Akibatnya, 2 unit handphone (HP) dan 1 laptop disikat pelaku.
Berdasarkan keterangan orang tua korban  Juli, ketika mendengar kontrakan anaknya dibobol pencuri,  langsung datang dari Curup, Kabupaten Rejang Lebong menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Ketika ditanya kepada korban, diketahui bahwa pada malam sebelum kejadian, ada temannya yang bernama Ade menginap di kontrakannya. Namun pagi harinya  teman tersebut pulang ke kontrakannya. Akan tetapi  dikarenakan hari sudah siang, Ade tidak menutup pintu kontrakan korban. Sedangkan korban masih tidur di dalam kamar rumah kontrakannya tersebut.
“Temannya pulang, tetapi tidak mengunci pintu kosan mungkin melihat suasana sepi pelaku langsung masuk aja,” jelasnya.
Masih dikatakan Juli, ada tetangga yang melihat  aksi pencurian tersebut, tetapi mereka tidak mencurigai karena mereka pikir pelaku merupakan keluarga dari korban.
“Setelah pelaku pergi barulah tetangga membangunkan korban dan menanyakan bapak   tadi, apakah sanak korban,” jelasnya. Korbanpun langsung melaporkan ke Polsek Gading Cempaka.
Kapolres Bengkulu  AKBP Ardian Indra Nurinta SIK  melalui Kapolsek Gading Cempaka  AKP Farouk Oktora SIK  membenarkan telah menerima laporan korban.
“Laporan sudah kita terima dan akan ditindak lanjuti,” terang Kapolsek.

Ibu Kos Dihipnotis

Sementara itu, seorang ibu kosan Rosmi Dahliana (40), warga Jl Merpati 4 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu dihipnotis orang tidak dikenal (OTD). Akibatnya, dompet yang berisi uang sebesar Rp 450 ribu dan surat -surat penting berhasil disikat pelaku.
Berdasarkan laporan korban di Polres Bengkulu, kejadian ini terjadi pada Sabtu (10/10) sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada dirumahnya.Lalu tiba-tiba datang pelaku yang berkeinginan mencari kosan. Lalu saat korban asyik mengobrol  dengan pelaku, pelaku memukul bahu korban yang membuat korban terhipnotis. Setelah korban terhipnotis tersebut, pelaku langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dengan masuk ke dalam rumah korban. Saat didalam rumah tersebut, pelaku mengambil dompet yang tersimpan di dalam lemari pakaian di dalam kamar korban.
Korban baru menyadari jika pelaku telah mengambil uangnya saat pelaku telah pergi. Saat tersadar telah menjadi korban hipnotis, korban pun langsung melaporkan ke Polres Bengkulu.
Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta SIk melalui Kabag Ops Kompol Ruri Roberto SH SIk membenarkan mengenai laporan korban tersebut.
“Laporannya telah kita terima, selanjutnya akan kita lakukan penyelidikan,”ungkapnya. (927)