BBM Naik, Ongkos Masih Normal

ARGAMAKMUR, BE – Paska pemerintah menaikkan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Argamakmur, Bengkulu Utara (BU) hingga kini masih normal. Hal ini diakui Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda), M Silalahi.

Dikatakanya, kenaikan harga BBM sejauh ini belum berpengaruh. Karena belum ada pembahasan mengenai ketetapan tarif angkot dengan dinas terkait. Ditambah Surat Keputusan (SK) dari Pemkab BU belum dikeluarkan.

Selain itu, dinas terkait terkesan diam menindak lanjuti hasil rapat yang sudah pernah dilakukan membahas kenaikan BBM terhadap tarif angkot seperti apa jalan keluarnya. “Kenaikan BBM ini banyak masyarakat tidak tahu. Jadi ini seperti dilema. Bagaimana kita menaikkan tarif Angkot, jika kenaikan BBM kadang naik kadang turun,” ungkapnya.
Ditambahkannya, saat ini tarif masih normal, contohnya Robema Rp 5000 ribu masih tarif lama, tidak ada kenaikan. Dari pemilik Angkot juga tidak ada keluhan terkait mengejutnya kenaikan BBM ini.

Menurut M Silalahi karena pemilik angkot juga tahu, jika tidak ada aturan khusus dari dinas terkait perihal menaikkan tarif angkot tentunya mereka masih akan tetap mempertahankan tarif normal. Bagaiamana mereka menaikkan tarif angkot tanpa izin khusus dari dinas terkait, tentunya akan membuat masyarakat seperti dipermainkan nantinya.
“Keluhan pegendara dan pemilik angkot mereka umumnya masih menerima tarif saat ini paska kenaikan BBM,” imbuhnya. (167)