Banyak Program Tak Penting Diusulkan

proyek_PU-01

TAIS, BE- Pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) masih belangsung alot. Pasalnya, sampai kemarin masih dilakukan pembahasan ditingkat badan anggaran (banggar) DPRD Seluma per SKPD dikuliti satu persatu setiap kegiatannya. Haslnya dewan banyak menemukan usulan program yang dianggap tak begitu penting bagi masyarakat dan tim banggar pun mencoret kegiatan yang mereka anggap tak penting itu.

“Anggran yang tidak rasional dan tidak perlu kita coret saja dan dialokasikan alakadarnya. Mengingat beberapa diantaranya sudah tupoksi mereka sendiri,”tegas Ketua DPRD Seluma Husni Thambrin SH MH dalam memimpin rapat kemarin.

Seperti pada pembahasan salah satu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilakukan  pemotongan usulan anggaran mencapai Rp 17 miliar dari usulan sebelumnya Rp 68. Selain itu juga beberapa kegiatan yang diusulkan sebenarnya memang sudah menjadi  tangung jawab dinas itu sendiri sehingga tidak memerlukan anggaran besar lagi. Melainkan hanya untuk anggran makan dan minum kegiatan saja dengan mengeyampingkan honor dari kegiatan yang sudah menjadi keharusan.

 “Memang angran didinkes ini sangat besar namun beberapa diantaranya sudah menajdi keharusan dan beberapa diantaranya tidaklah perlu,”sampainya.

Dicontohkan Ketua DPRD Seluma, seperti pada penyuluhan, sosialisasi kebijakan , pertemuan jejaring. Kegiatan seperti ini dianggap dewan belum perlu untuk dilakukan. Dengan kata lain usulannya dicoret.

Dalam pembahasan KUA dan PPAS ini sendiri, Banggar DPRD Seluma sudah langsung memanggil setiap SKPD. Tujuannya untuk membahas semua usulan program kerja mereka. Sehingga nantinya saat pembahasan ditingkat komisi SKPD tinggal mengkonfirmasi usulan program yang sudah diusulkan. Rencana pemangkasan DAU ini berkaitan dengan pengurangan dana DAK sebesar Rp 63 miliar. (333)