Bank Sentral Australia Diserang Hacker

In Nasional

SIDNEY — The Reserve Bank of Australia (RBA) atau Bank Sentral Australia menjadi target serangan hacker. Selain ancaman hacker, serangan malware yang tersembunyi di dalam email juga turut mengintai nasabahnya.

Meski tidak ada data hilang dan sistemnya diklaim tidak berhasil ditembus, namun serangan atas entitas bisnis ini mengkhawatirkan. RBA sendiri tidak menuding siapa di balik serangan-serangan itu, termasuk apakah berasal dari China seperti yang ramai disalahkan Amerika.

“Bank memiliki pengaturan keamanan komprehensif di tempat yang terisolasi serangan ini dan memastikan bahwa virus tidak tersebar di seluruh jaringan bank atau sistem,” ujar sumber RBA seperti dilaporkan BBC (11/3).

Menurut penyelidikan Australian Financial Review, salah satu serangan terselubung dalam email “Strategis perencanaan FY2012” yang dikirim dan dibuka oleh beberapa staf Bank Sentral Australia, ternyata berisi sebuah aplikasi malware, yang berhasil mem-bypass kontrol keamanan yang ada. Tapi untungnya tidak dapat menyebar melalui sistem komputer.

Pemerintah China sendiri telah berulang kali menyangkal di belakang serangan-serangan maya tersebut. (esy/jpnn)

You may also read!

DPRD Rejang Lebong Didatangi DPRD Sawahlunto Sumbar

CURUP, bengkuluekspress.com – Awal tahun 2017 ini, DPRD Rejang Lebong (RL), kembali menjadi tujuan DPRD kabupaten lain, dalam rangka

Read More...

Belum Dilantik, Trump Sudah Kritik Jerman

jpnn.com -Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengkritik kebijakan Kanselir Jerman Angela Merkel dalam sebuah wawancaranya dengan media Inggris

Read More...

Suami Tak Ikut Pemilu, Tak Dapat Seks dari Istri!

jpnn.com -Sebuah gagasan unik muncul untuk mengantisipasi rendahnya partisipasi pemilihan umum (pemilu). Di Kenya, seorang anggota parlemen Mishi Mboko

Read More...

Mobile Sliding Menu