Bank Bengkulu dan Unihaz Jalin Kerjasama

Dalam Pengelolaan Biaya Pendidikan

Bank Bengkulu
PERJANJIAN: Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu, H.Agusalim SE ME Rektor Unihaz, Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si saling bertukaran cindramata usai melakukan perjanjian kerjasama (PKS). (Foto MELTA/BE).

BENGKULU, BE-Bank Bengkulu dan Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang sistem pengelolaan biaya pendidikan , kemarin (18/4). Ruang lingkup kerjasama yaitu pembuatan kartu mahasiswa Unihaz Bengkulu yang berfungsi sebagai kartu ATM Bank Bengkulu dan pembuatan report transaksi biaya pendidikan.

Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu, H.Agusalim SE ME mengatakan Bank Bengkulu berharap agar mahasiswa wajib membuka tabungan Bank Bengkulu untuk transaksi keuangan melalui Bank Bengkulu.

“Selain itu Bank Bengkulu meminta dosen dan mahasiswa bergabung dengan Bank Bengkulu dengan menggunakan fasilitas yang tersedia, hal ini mengingat bahwa Bank Bengkulu adalah milik pemerintah daerah dan masyarakat Propinsi Bengkulu dan penyumbang PAD terbesar di Bengkulu untuk kemajuan Bengkulu,” ujarnya.

Agusalim juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Unihaz sampai saat ini berupa pembayaran SPP dan uang kuliah mahasiswa, pembukaan rekening Deposito dan pembukaan rekening giro yayasan semarak sejak tahun 2004.

Bank Bengkulu mengambil Peluang dan kesempatan mengingat Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu (UNIHAZ) adalah perguruan tinggi swasta dibidang Pendidikan Umum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Provinsi Bengkulu dengan banyaknya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya disana.

Rektor Unihaz, Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si mengatakan semoga kerjasama ini tidak semata-mata hanya sampai disini saja tetapi akan kita tingkatkan kerjasama yang lain guna memberikan pelayanan fasilitas yang terbaik bagi mahasiswa maupun masyarakat.

“Kerjasama ini sangat berguna bagi mahasiswa kita karena mengingat sistem unihaz sudah IT maka sangat membantu agar mahasiswa tidak menyerahkan bukti fisik atau tidak mengantri karena sudah bisa online. ” Hal ini kita lakukan mengingat Bank Bengkulu adalah milik masyarakat dan tanpa masyarakat Unihaz bukan siapa-siapa,” ungkap Yulfiperius. (Cik13)