Bangun PAUD Disetiap Desa

ary-pengukuhan-bunda-puad-rejang-lebong-2
Bunda PAUD Provinsi Bengkulu, Hj Lili Martiani Maddari (kiri) saat mengukuhkan Bunda PAUD Rejang Lebong, Hj Fitri Hertikasari Hijazi SE di ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, Kamis (3/11). (Foto ARY/BE).

CURUP, BE – Sadar akan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk tumbuh kembang anak-anak yang ada di Provinsi Bengkulu, Bunda PAUD Provinsi Bengkulu, Hj Lili Martiani Maddari menargetkan kedepannya akan membangun PAUD di setiap desa yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

“Ke depannya kita akan targetkan di Provinsi Bengkulu ini satu desa satu PAUD,” ungkap istri dari Gubernur Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti MH, sesaat setelah mengukuhkan Bunda PAUD Rejang Lebong, Hj Fitri Hertikasari Hijazi SE di ruang pola Pemkab Rejang Lebong, Kamis (3/11) kemarin.

Menurut Bunda PAUD Provinsi Bengkulu tersebut, untuk mewujudkan target satu desa satu PAUD tersebut, ia akan meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan tersebut, Lili juga menyampaikan saat ini guru PAUD di Provinsi Bengkulu sudah sangat banyak. Hanya saja menurutnya saat ini fasilitas dari PAUD itu sendiri belum maksimal, karena menurutnya saat ini masih banyak PAUD-PAUD yang ada di Provinsi Bengkulu tersebut berdiri ditempat yang kurang layak seperti garasi mobil dan lainnya.

“Kita akan meminta bantuan Provinsi Bengkulu, untuk terus memperhatikan PAUD yang ada di Provinsi Bengkulu ini sehingga menjadi layak,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Provinsi Bengkulu juga menyatakan prihatin akan dana pendidikan di Provinsi Bengkulu. Dimana menurutnya dana pendidikan di Provinsi Bengkulu hanya sebesar 7 persen dari total APBD Provinsi Bengkulu, padahal menurutnya dalam amanat undang-undang biaya pendidikan minimal 20 persen.
Dalam mengembangkan PAUD di Provinsi Bengkulu, Lili mengaku sudah merancang kegiatan satu jam mengajar di PAUD. Dimana menurutnya yang akan mengajar di PAUD ini adalah ibu-ibu pejabat yang ada di Provinsi Bengkulu.
Dalam program ini nanti, para istri pejabat seperti istri Kapolda dan Danrem akan mendatangi satu PAUD yang telah ditunjuk disetiap kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu. Dalam kegiatan satu jam mengajar di PAUD tersebut, Lili mengingatkan agar pihak sekolah tidak perlu melakukan penyambutan secara seremonial.
“Selain itu, kepada ibu pejabat yang akan mengajar juga membawa oleh-oleh dalam bentuk bantuan, karena kita akan menjadikan pendidikan sebagai prioritas,” akhir Lili.
Sementara itu, dalam sambutannya Bunda PAUD Rejang Lebong, Hj Fitri Hertikasari Hijazi SE mengungkapkan bahwa masa usia dini adalah masa emas dalam perkembangan anak kedepannya. Oleh karena itu pada usia dini ini waktu yang tepa untuk memberikan rangsangan.
“Salah satu rangsangan yang bisa diberikan yaitu melalui PAUD,” ungkap Bunda sapaan akrab istri dari Bupati Rejang Lebong tersebut.
Lebih lanjut Bunda menjelaskan, dalam PAUD sendiri nantinya akan ditanamkan nilai-nilai dasar baik pendidikan maupun lainnya kepada anak, sehingga bisa membantu perkembangan baik jasmani maupun rohani sang anak. Dimana anak yang bisa masuk dalam PAUD adalah anak yang berusia 0 hingga 6 tahun.
“Saat masa PAUD ini memang masa emas terhadap perkembangan anak kita, oleh karena itu mari kita memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita,” ajak Bunda.
Di sisi Lain, Bupati Rejang Lebong DR (HC) H A Hijazi SH MSi yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong, Zakaria Efendi MPd mengungkapkan keberadaan PAUD memang sangat penting dan strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Zakaria juga mengungkapkan bahwa, masalah PAUD ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab semua pihak termasuk orang tua anak, sehingga ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengembangkan PAUD sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Mari kita sama-sama kembangkan PAUD yang ada di Rejang Lebong ini sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” jelas Zakaria.
Dalam kegiatan pengukuhan bunda PAUD Rejang Lebong kemarin ditampilkan sejumlah kemampuan dari siswa PAUD yang ada di Rejang Lebong, mulai dari marching band, tari penyambutan dan sejum tarian lainnya. Bahkan untuk pembawa acara kegiatan pengukuhan adalah siswa dari PAUD yang ada di Rejang Lebong. (251)