Bakar Sampah, Los Pasar Terbakar

TERBAKAR: Kondisi bangunan los pasar di desa Bangun Jiwa Kecamatan Luas, Senin (31/7) malam.
TERBAKAR: Kondisi bangunan los pasar di desa Bangun Jiwa Kecamatan Luas, Senin (31/7) malam.

LUAS, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Bangun Jiwa Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, Senin (31/7) malam tiba-tiba heboh. Hal ini setelah los pasar atau tempat berdagang di desa setempat nyaris ludes terbakar. Beruntung api cepat diketahui warga karena api saat itu mulai menjalar ke bagian atap los pasar tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebab los pasar ini sudah lama tidak dipakai oleh pedagang.

“Waktu kebakaran itu, api cepat dipadamkan warga, sehingga dari empat los pasar itu hanya satu los yang terbakar,” kata Kepala Desa (Kades) Bangun Jiwa, Kuriyanto, kemarin (1/8).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa kebakaran los pasar yang terletak di belakang rumah Kamal Abas (63) itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut Kades, bangunan los pasar sebanyak 4 unit itu memang sudah lama tidak digunakan lagi dan saat ini sudah menjadi tempat masyarakat menyimpan kayu bakar. Kebakaran ini pertama diketahui warga setempat yang melihat kobaran api di los pasar itu. Kemudian ia mendengar teriakan minta tolong warga sekitar. Mendengar teriakan itu, warga langsung keluar rumah dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Meskipun sudah membakar bagian atap los pasar, namun banyaknya warga yang ikut memadamkan api membuat api mudah dijinakkan. Beruntung api tidak meluas ke los pasar lainnya. Sepuluh menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.

“Los pasar ini terbakar karena ada warga yang membakar sampah di dekat los dan api menyambar ke kayu kering di dalam los pasar. Los pasar ini memang sudah tidak dipakai lagi dan sekarang tempat penyimpanan kayu bakar,” terang Kades.

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo S IK melalui Kapolsek Kaur Tengah AKP Tasrin SH, yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan api dapat dipadamkan warga enam menit setelah ketahuan. Api meludeskan bagian los pasar milik pemerintah itu, dan kerugian ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah.

“Berkat kesigapan masyarakat sekitar, api dengan cepat dipadamkan. Sehingga tidak merambat ke los lain atau rumah sekitarnya. Kalau sumber api ini diduga dari api sampah belakang los pasar,” jelas Kapolsek.(618)