Bagai Kisah Pagar Makan Tanaman, Istri Ditikung Adik Angkat

RUMAH TANGGA; Pria dua anak ini tetap tegar di hadapan buah hatinya saat melapor ke Mapolres Bengkulu Selatan, Rabu (6/9).
RUMAH TANGGA; Pria dua anak ini tetap tegar di hadapan buah hatinya saat melapor ke Mapolres Bengkulu Selatan, Rabu (6/9).

Ibarat pepatah air susu dibalas air tuba, seperti itulah yang dialami Intan Gunawan (30) warga Desa Keban Agung Dua, Kedurang. Istri tercintanya, Yul (25) dilarikan pria yang sudah dianggapnya sebagai adik angkat Yakni Ne (28), warga Desa Gedung Agung, Pino.

===
Asrianto – Bengkulu Selatan
==============

INTAN Gunawan tetap terlihat tegar saat ditemui di Mapolres Bengkulu Selatan saat melaporkan perselingkuhan istrinya dengan sang adik angkat yang sudah menduda. Meskipun tetap tegar dihadapan dua buah hatinya, dirinya juga manusia biasa yang memiliki batas kesabaran, hingga akhirnya melaporkan perselingkuhan istrinya dengan Ne ke Mapolres Bengkulu Selatan.

“Saya tidak menyangka dia (Ne red) yang sudah saya anggap sebagai adik sendiri, tega menusuk dari belakang dengan melarikan istri saya,” katanya saat ditemui di Mapolres Bengkulu Selatan, Rabu (6/9).

Diceritakan, Intan Gunawan, dirinya sudah menikah selama 10 tahun dengan sang istri. Bahkan dari pernikahan itu, mereka sudah dikaruniahi 2 anak yakni yang tertua laki-laki sudah duduk dibangku kelas 4 SD dan yang kecil perempuan umur 3 tahun 8 bulan. Namun petaka datang sejak dirinya kenal dengan Ne yang merupakan seorang sopir travel. Karena merasa akrab, dirinya menganggap Ne seperti adik. “Bahkan saat liburan tahun baru, dia (Ne red) saya ajak liburan bersama keluarga kami ke pantai Laguna, Kaur,” sesalnya.

Ditambahkan Intan, awal dirinya mengetahui perselingkuhan antara istrinya dengan Ne tidak lama setelah liburan tahun baru tersebut. Dirinya secara tidak sengaja melihat foto mesra antara istrinya dengan Ne, saat itu istrinya sempat membantah, jika mereka tidak selingkuh.

Lalu Intan menasehati agar istrinya dapat selalu menyayangi keluarga, terlebih lagi keduanya sudah dikaruniai dua anak yang masih lucu-lucunya. “Saya tahu mereka selingkuh saat melihat foto mereka berdua di HP istri saya, namun saya nasehati dan saya masih sabar,”imbuhnya.

Akan tetapi, sambung Intan, setelah itu perselingkuhan keduanya semakin menjadi-jadi. Puncaknya Maret lalu istrinya kabur bersama Ne. Kemudian pulang lagi beberapa hari sebelum hari raya Idul Adha. Bahkan sebagai suami yang masih mencintai istrinya meskipun istrinya sudah selingkuh, dirinya masih mengirimi istrinya uang Rp 750 ribu untuk ongkos pulang.

“Saking saya masih sayang, ongkos pulangnya saya kirimi uang Rp 750 ribu, saat itu, istri saya berjanji tidak akan selingkuh lagi,” cetusnya.

Akan tetapi, sambung Intan, setelah hari raya Idul Fitri, istrinya itu melanggar janjinya. Dirinya kembali kabur bersama pasangan selingkuhannya. Karena istrinya ini sudah kabur dua kali, akhirnya mertua Intan atau orang tua Yu, sedih melihat Intan dan dua buah hatinya, sehingga mendorong Intan melapor ke Mapolres Bengkulu Selatan. “Yang menyuruh saya melapor, mertua saya karena beliau kasian dengan saya dan dua anak saya yang ditinggal istri saya, kami hanya berharap, istri saya dan pasangan selingkuhannya bisa diproses hukum,” tutup Intan.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Ahmad Khairuman SE membenarkan telah menerima laporan tersebut. “Laporan ini sudah kami terima dan akan segera kami tindaklanjuti,” ujar Ahmad. (***)