Awas! Tagihan PLN Membengkak

Bengkulu

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Di tengah penyesuaian tarif yang dilakukan oleh PT PLN saat ini, masyarakat diminta memperhatikan penggunaan listrik harian.  Sebab, saat ini masyarakat sering dikejutkan tagihan listrik yang tiba-tiba membengkak.

Manager PLN Area Bengkulu, Paris El Hakim mengungkapkan, untuk menghindari tagihan yang membengkak, ada cara pengecekan yang bisa dilakukan sendiri oleh pengguna.

“Sebenarnya pelanggan bisa melakukan pengecekan sendiri dengan berbagai cara tagihan tidak membengkak,” kata Paris kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (4/8).

Caranya yakni mengecek tagihan listrik via web PLN, cek angka stand meter APP (alat pembatas dan pengukur), cek pemakaian (kWh) listrik di meteran listrik, cek pemakaian (kWh) listrik yang tercatat di PLN, cek harga listrik per kWh dan cek besar daya yang terpasang di rumah.

“Untuk kedua poin terakhir, pelanggan dapat mengeceknya via fitur e-billing pada web PLN. Dimana pelanggan dapat mendaftarkan alamat email dan detail rincian tagihan akan dikirimkan ke email pelanggan,” ungkap Paris.

Dijelaskan Paris, ada beberapa penyebab terjadi tagihan listrik bisa tiba-tiba membengkak, salah satunya adalah karena rumah kontrakan yang ditempati, sebelumnya pernah kosong beberapa bulan/tahun sehingga petugas pencatatan listrik yang datang ke rumah-rumah tidak mengecek meteran listrik karena menganggap rumah masih kosong.

“Misalnya bisa disebabkan karena rumah yang ditempati sekarang sebelumnya kosong dan petugas tidak mengecek meteran listriknya,” jelas Paris.

Oleh karena itu, ditambahkan Paris, tagihan-tagihan yang lalu dimasukkan ke tagihan bulan ini oleh PLN sehingga menyebabkan tagihan membengkak.

“Jadi, tagihan lama saat rumah tidak ditempati akhirnya dimasukkan ke bulan ini dan membuatnya membengkak,” tambah Paris.

Tak hanya itu, lanjut Paris, penyebab lain adalah karena pembatas listrik sering naik turun di rumah, sering menggunakan AC dan kemungkinan ada yang mencuri aliran listrik dari rumah pelanggan.

“Banyak kemungkinan lainnya yang perlu diwaspadai juga,” sambung Paris.

Dijelaskan Paris, jika ingin mengetahui kisaran tagihan listrik bulan ini bisa dilakukan dengan menghitung sendiri yakni dengan cara hitung angka kWh yang tertera di meteran dan dikalikan harga per kWh. Kemudian bandingkan angka pada perkiraan tagihan minimal bulan sebelumnya, dan jumlah tagihan bulan terakhir yang membengkak.

“Apabila berbeda jauh, perlu ditanyakan kembali ke call centre atau PLN terdekat,” terang Paris.

Paris meminta agar selalu melakukan pengecekan dan pemeriksaan sendiri terhadap penggunaan listrik di rumah agar tidak tiba-tiba membengkak diluar biasanya.

Jika pelanggan ingin tagihan normal lagi, bisa melapor ke call centre atau PLN terdekat untuk mencatatkan nilai stand APP.

“Tetapi bagi masyarakat yang kesulitan dalam menentukan tagihan listrik dapat beralih ke listrik prabayar, agar pemakaiannya mudah dikontrol” tukasnya.(999)