Atasi Lalat, Rutin Semprot Kandang

PROBLEM SOLVING: Bhabinkamtibmas Pino berhasil mendamaikan warga dengan pemilik kandang ayam potong melalui program probleng solving di Desa Beringin Datar, Senin (5/2) malam.
PROBLEM SOLVING: Bhabinkamtibmas Pino berhasil mendamaikan warga dengan pemilik kandang ayam potong melalui program probleng solving di Desa Beringin Datar, Senin (5/2) malam.

PINO, Bengkulu Ekspress – Permasalahan keberadaan kandang ayam potong yang diresahkan warga di Desa Beringin Datar selama ini akhirnya tuntas. Hal ini berkat adanya problem solving yang dilakukan Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Sucipto.
“ Alhamdulillah permasalahan kandang ayam yang menyebabkan lalat selesai, antara masyarakat dan pemilik kandang ayam sepakat damai,” kata kapolsek Pino, Iptu M Syafik saat mendampingi anggotanya tersebut.

Syafik mengatakan, proses damai tersebut dilakukan Senin (5/2) sekitar pukul 21.00 Wib di balai Desa Beringin Datar . Diceritakannya, sebelumnya, kandang ayam di Desa Beringin datar milik, Jandri warga Desa Ulak lebar, Pino. Keberadaan kandang ayam potong ini menimbulkan keserahan bagi masyarakat setempat. Pasalnya kegiatan peternakan ayam potong di kandang milik Jandri tersebut telah menyebabkan hadirnya banyak lalat di sekitar rumah warga,. Akibatnya warga merasa terganggu.

Mendengar adanya keserahan warga atas keberadaan kandang ayam ini, Sucipto langsung turun tangan, kemudian mendatangi warga mengenai permasalahan tersebut, lalu juga mendatangi pemilik kandang ayam, hingga akhirnya mempertemukan kedua belah pihak dalam musyawarah dib alai desa dengan dihadiri Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Babinsa Pino dan Bhabinkamtibmas itu sendiri. Dari hasil mediasi tersebut, pemilik kandang ayam potong bersedia untuk lebih intensif melakukan perawatan kandang ayam, dengan cara memperhatikan kebersihan kandang ayam dan melakukan penyemprotan, untuk meminimalisir bau tidak sedap yang merupakan penyebab banyaknya lalat.

“ Pemilik kandang ayam sudah berjanji akan rutin membersihkan kandang ayam, serta akan rutin melakukan penyemprotan untuk mengurangi bau dan lalat akibat keberadaan kandang tersebut,” ujarnya.
Syafik menambahkan, dengan adanya kesepakatan tersebut, maka menjadi tugas perangkat desa melakukan pengawasan dan peneguran kepada pemilik kandang ayam tersebut, jika kembali menimbulkan bau tak sedap atau lalat kembali marak beterbangan ke rumah-rumah warga. Bahkan pihaknya akan selalu memantau aktivitas kandang ayam, agar pemiliknya rutin membersihkan dan melakukan penyemprotan agar bau hilang dan lalat pergi.

“ Kami akan terus memantaunya, mudah-mudahan ke depan keberadaan kandang ayam di Desa Beringin Datar tidak meresahkan warga kembali,” tutup Syafik. (369)