Atap Ruangan Bocor, Cuci Darah Ditunda

SIDAK: Bupati Bengkulu Selatan menggelar sidak ke ruang cuci darah RSUDHD Manna Bengkulu Selatan sekaligus memberikan pengarahan, Kamis (7/12).
SIDAK: Bupati Bengkulu Selatan menggelar sidak ke ruang cuci darah RSUDHD Manna Bengkulu Selatan sekaligus memberikan pengarahan, Kamis (7/12).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Pelaksaan cuci darah di rumah sakit umum daerah hasanuddin damrah (RSUDHD) Manna Bengkulu Selatan (BS) hingga kemarin belum juga terlaksana. Hal itu, lantaran dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) Bupati Bengkulu Selatan, H Dirwan Mahmud SH ke ruangan peralatan cuci darah, ditemukan atapnya masih bocor.

“ Seharusnya hari ini cuci darah di RSUDHD Manna Bengkulu Selatan dimulai, namun karena atapnya masih ada yang bocor, ditunda dahulu,” kata Bupati Bengkulu Selatan, H Dirwan Mahmud SH usai sidak ke ruangan cuci darah, Kamis (7/12).

Dirwan mengatakan adanya sidak tersebut, setelah dirinya mendapat kabar dari Rumah Sakit M Yunus Bengkulu, jika pasien cuci darah di rumah sakit tersebut dari Bengkulu Selatan ada 24 orang dalam satu bulan. Bahkan mereka ini setiap minggu dua kali melakukan cuci darah.

Dengan kondisi tersebut, dirinya menghendaki agar di RSUDHD Manna Bengkulu Selatan sudah bisa dilakukan cuci darah. Pasalnya ruang dan peralatan sudah lengkap. Hanya saja karena atap masih bocor, dirinya khawatir saat cuci darah berlangsung, dapat terganggu. “Saya ingin ruangan cuci darah sejuk, nyaman dan bersih agar pasien nyaman selama cuci darah berlangsung,” ujarnya.

Dijelaskan Dirwan, dengan akan dilaksakannya cuci darah di RSUDHD Manna Bengkulu Selatan, maka ke-24 pasien cuci darah di RS M Yunus Bengkulu dapat dialihkan cuci darah di RSUDHD Manna Bengkulu Selatan, sehingga mereka bisa menghemat waktu dan tenaga.

Selain itu, pasien dari kabupaten tetangga seperti Seluma dan Kaur serta Pagar Alam Sumatera Selatan bisa melakukan cuci darah di Bengkulu Selatan.

“Mudah-mudahan dengan dilakukannya cuci darah di RSUDHD Manna BS ini, ke depan warga Bengkulu Selatan dan daerah tetangga cukup di sinilah melakukan cuci darah, sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga jika harus ke Kota Bengkulu,” demikian Dirwan.

Direktur RSUDHD Manna Bengkulu Selatan, Drg Adhe Ismundar SPBm mengatakan pihaknya sudah siap menggelar cuci darah di RSUDHD. Pasalnya tenaga ahli sudah siap, peralatan dan ruangan juga sudah siap. Hanya saja dengan adanya ajuran dari Bupati, pihaknya segera menindaklanjuti. “Saran Pak Bupati segera kami tindaklanjuti, insya allah setelah semua siap pelaksanaan cuci darah segera bisa dimulai di RSUDHD Manna BS ini,” ujar Adhe. (369)