Asah Batu Akik, Pemuda Tewas

BENGKULU, BE – Malang menimpa Yori Diantarka (22) yang akrab disapa Ari. Pasalnya pemuda warga RT 5 RW 1 Kelurahan, Kuala Lempuing tewas saat tengah mengasah batu akik, kemarin (26/04), di Kelurahan Rawa Makmur.

Diceritakan sepupu korban, Anggi Supratto (26), warga Kelurahan Lempuing, kejadian ini berawal saat orang tua korban sedang tidak ada dirumah karena sedang pergi ke rumah keluarganya di Seluma. Sehingga korban pergi bermain ke rumah mertua kakaknya di Gang Hidayah Kelurahan Rawa Makmur, sekitar pukul 10.30 WIB. Kemudian mengasah batu akik dan diduga korban tersentrum kabel listrik alat pengasah batu akik yang sudah terkelupas. Setelah tersentrum, gerenda pengasah batu akik yang masih hidup mengenai perutnya sebelah kanan sehingga mengalami luka sedalam 2 cm. Korban pertama kali ditemukan kakaknya, Tia yang baru saja pulang dari arisan sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kita tidak tahu, penyebab persis meninggalnya, karena saat kejadian hanya ada Ari sendiri dirumah itu, saat kakaknya Tia sampai dirumah, korban ditemukan sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri. Namun menurut tetangga yang mendengar suara teriakan korban saat terkena gerinda,” ujar Anggi, kepada BE.

Ditambahkan Anggi, saat melihat korban yang sudah tidak sadarkan diri langsung dilarikan ke rumah sakit, namun korban mengembuskan nafas terakhirnya saat di perjalanan menuju ke rumah sakit. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di RT 5 RW 1, Kelurahan Kuala Lempuing untuk di makamkan.

Pantauan BE dilapangan, dirumah duka sekitar pukul 15.00 WIB telah banyak pihak keluarga dan tetangga melayat kerumah duka. Korban rencananya akan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Tapak Jeda.

“Setelah menunggu orang tuanya, korban dimakamkan pada hari itu juga,” pungkas Anggi. (927)