Arsyad Terima Kekalahan

arsyad-hamzah-crop
Arsyad Hamzah SE

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Bakal calon (balon) Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), Arsyad Hamzah SE akhirnya menerima  menerima keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang menolak gugatannya.

Arsyad pun mengaku berhenti berharap untuk kembali menjadi salah satu kandidat dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Benteng 15 Februari 2016 mendatang. Hal ini disampaikan Arsyad ketika dihubungi Bengkulu Ekspress, Jumat (25/11).

“Gugatan saya ke PTUN Medan beberapa waktu yang lalu ditolak, artinya PTUN menganggap Komisi Pemilihan Umum (KPU) benar semua. Langkah selanjutnya tidak ada, mentok di sini. Saya kecewa dengan penegakan hukum yang ada,” kata Arsyad.

Ketika ditanya apakah ada upaya untuk mengajukan banding ke Mahkama Agung (MA), Arsyad memastikan bahwa hal itu tidak akan dilakukan.  Hal ini lantaran dirinya mengaku masih diselimuti kekecewaan mendalam atas kandasnya seluruh upaya yang dilakukan, mulai dari aksi protes di KPU Kabupaten Benteng, penyampaian laporan pelanggaran KPU ke Pantia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Benteng, penyampaian gugatan sengketa ke Panwaslu Kabupaten Benteng dan terakhir adalah kandasnya gugatan yang disampaikan ke PTUN Medan.

“Kami berhenti. Terus terang tidak punya biaya lagi, sebab mengurus semuanya bukan tidak membutuhkan biaya. Apalagi ke MA, sepertinya tidak ada lagi,” ungkapnya.

Meski begitu, Arsyad mengaku bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan pertemuan internal bersama seluruh tim keluarga dan relawan yang telah memberikan dukungan kepadanya beberapa waktu lalu.

“Saya ini didukung oleh masyarakat. Apapun hasilnya harus saya sampaikan kepada mereka yang telah meluangkan waktu mendukung saya,” tambahnya.

Salah satu presidium pemekaran Kabupaten Benteng ini menuturkan, semua dukungan yang sudah diserahkan ke KPU  adalah murni dari masyarakat yang mendukung dirinya yang saat itu berpasangan dengan Medio Yulistio.

Menganggapi dirinya tidak lolos, ia mengakui bahwa tak sedikit pendukung yang telah berkomunikasi dan siap untuk mencabut seluruh dukungan yang diberikan kepada dirinya, bukan kepada pasangan baru.

“Tidak sedikit pendukung saya ingin mencabut dukungan, sebab selama ini mereka mendukung saya,” tutupnya.(135)