Antisipasi Pungli, Perketat Pengawasan

samsat-kepahiang-antisipasi-pungli
Doni/Bengkulu Ekspress. CEK: Kepala Samsat Kepahiang, Heppy Yunizar (Berdiri) tengah mengecek kinerja pegawai loket pembayaran pajak.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Berantas pungutan liar (pungli) yang difokus pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini.  Hal itu menjadi perhatian serius Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kepahiang, Heppy Yunizar.

Untuk mengantisipasi agar tidak ada praktek pungli, ia memperketat pengawasan kinerja bawahannya. Terutama untuk para staf pelayan penerimaan pajak kendaraan di loket pembayaran. Ia kerap turun langsung melaksanakan pengawasan terhadap jajarannya. “Pelayanan harus optimal, sehingga masyarakat yang memiliki kendaraan menjadi betah melaksanakan kewajibannya,” tutur Heppy kepada Bengkulu Ekspress saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (16/11).

Menurutnya, pengawasan baik di kantor maupun di lapangan menjadi perhatiannya agar tidak kecolongan. Sebab sebagai salah satu instansi yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan pemungutan pajak, Samsat rentan akan terjadi praktek pungli tersebut.

“Kalau di kita untuk warga yang datang belum melengkapi syarat,  kita akan arahkan mereka supaya melengkapi persyaratannya. Sehingga tidak ada kesalahan dalam melaksanakan penarikan uang pajaknya,” katanya.

Heppy menegaskan, sudah menjadi komitmen bersama untuk menciptakan pelayanan yang bebas pungli dan calo di tempat kerjanya. Sehingga semua jajarannya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  “Alhamdulillah tingkat kesadaran masyarakat di Kepahiang untuk membayar pajak kendaraan cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menyarankan, kepada warga agar dapat membuat pengaduan secara tertulis, jika menjadi korban praktek pungli di jajaranya.

“Jika  diketahui ada petugasnya yang melakukan pungli, kita tidak segan-segan melaporkan ke petugas,” pungkas Heppy. (320)