Antisipasi Longsor di Talang Ulu

img-20161123-wa0022
BERBAHAYA : Kondisi tebing di tanjakan Talang Ulu berpotensi longsor dan material yang masuk ke badan jalan membahayakan pengguna jalan.

LEBONG UTARA, Bengkulu Ekspress – Menyikapi ancaman bahaya terhadap pengguna jalan akibat berseraknya batu kerikil dan lumpur saat hujan turun di jalan lintas Tebing Talang Ulu akan segera diantisipasi.

Tebingan yang berada sisi kiri dan kanan Jalan yang kerap mengalami longsor ini, jika tidak ditindaklanjuti sesegera mungkin, sewaktu-waktu dapat saja membahayakan pengguna jalan.

Kadis PU Lebong Ir Eddy Ramlan, mengungkapkan, pihaknya sesegera mungkin akan melakukan upaya antisipasi di jalan tersebut. Ditambah lagi, sudah sejak beberapa bulan lalu, wilayah tersebut sudah beberapa kali mengalami longsor dan menurunkan material ke bahu jalan bahkan ke badan jalan sehingga menyulitkan aktifitas lalulintas saat melintas di jalan tersebut.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan langkah antisipasi, agar nantinya masyarakat bisa melintasi jalan tersebut tanpa ada rasa kekhawatiran ketika melintas,” kata Eddy.

Sebelumnya diakui warga setempat, musim penghujan seperti sekarang ini, tebingan Talang Ulu sepertinya akan selalu menghantui pengendara. Kondisi di jalan aspal tersebut cukup membahayakan pengendara yang melintas, terutama pengendara roda dua (R2) atau motor. Banyak sekali kerikil dan batu berserakan bercampur lumpur sehingga menutupi badan jalan yang ada. Beberapa pengendara yang hendak melintas, terpaksa ekstra hati – hati dengan melintasi jalan yang cukup berbahaya tersebut. Bahkan, air yang berasal dari dalam bukit tanah tersebut, mengalir ke mengikuti badan jalan hingga puluhan meter, yang membuat jalan semakin licin.

“Dengan kondisi seperti itu, pengendara roda 2 dan roda 4 terpaksa mengurangi kecepatan mereka ketika melintasi wilayah tersebut. Termasuk, para pengendara motor juga ada yang menurunkan penumpang dan mendorong motor milik mereka, hal ini khawatir kondisi jalan yang licin ditambah dengan kerikil dan batu yang berserekan,” kata Wisnu.(777)