Aniaya Bocah Rohingya, Empat Pejabat Polisi Dibekuk

In Berita Utama, Internasional
Bengkulu
Polisi aniaya warga Rohingya. Foto: YouTube

JPNN.com–Pemerintahan Presiden Htin Kyaw bereaksi menyaksikan beredarnya video amatir tentang penganiayaan warga Rohingya oleh polisi Myanmar.

Sejumlah polisi yang terlibat dalam penganiayaan itu langsung diamankan.

Sebelumnya, Myanmar menutup mata dan telinga atas laporan penganiayaan kaum Rohingya.

Aung San Suu Kyi yang menjadi panutan pemerintah Myanmar berjanji mengusut penganiayaan tersebut.

”Pemerintah akan menindak polisi-polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap penduduk Desa Kotankauk saat melakukan razia di sana 5 November lalu,” terang pemerintah dalam pernyataan tertulisnya.

Sejauh ini, ada empat pejabat polisi yang diamankan karena diduga kuat terlibat dalam penganiayaan.

Salah seorang pejabat polisi yang diamankan adalah Zaw Myo Htike, kepala polisi setempat.

”Mereka yang sudah teridentifikasi langsung kami tahan untuk kepentingan penyelidikan,” terang Kepolisian Nasional Myanmar.

Kemarin aparat menyatakan ada lebih dari satu video penganiayaan yang beredar.

Polisi pun bakal menyelidiki seluruh video itu dan mencari tahu apakah penganiayaan tersebut terjadi di lokasi yang sama.

Dalam video yang beredar luas lewat dunia maya, tampak seorang polisi memukul seorang bocah lelaki. (AFP/Reuters/hep/c17/any/jpnn)

You may also read!

Diancam Novel, Miryam Langsung Terbayang Anak

jpnn.com, JAKARTA – Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku down dan stres ketika diancam penyidik Komisi

Read More...

Balai Rafflesia Diresmikan Gubernur Pada 4 April Mendatang

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jika tak ada aral melintang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akan menggelar acara

Read More...

Pengakuan Yani Gugat Ibu Kandung Rp 1,8 Miliar

jpnn.com, BEKASI – Yani Suryani, 45, menggugat ibu kandungnya sendiri, Siti Rokayah alias Amih, 85, asal Garut, Jawa Barat.

Read More...

Mobile Sliding Menu