Anggota Kodim Ujian Beladiri Yongmoodo

apri-anggota-kodim-ikuti-bela-diri-kenaikan-tigkat

ARGA MAKMUR, BE – Puluhan anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0423/BU mengikuti ujian naik tingkat beladiri Yongmoodo. Beli diri dengan menggunakan tangan kosong asal Korea Selatan ini merupakan suatu keahlian yang wajib dimiliki oleh setiap personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), hingga menyandang sabuk hitam. Hal ini juga menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat di kesatuan TNI.

Dandim 0423/BU, Letkol Czi Syaiful Rachman SE mengatakan, kemahiran dalam beladiri Yongmoodo menjadi salah satu ukuran bagi kenaikan pangkat seorang serdadu di lingkungan TNI-AD. Personel yang telah menyandang sabuk hitam setidaknya setingkat Dan I, memiliki peluang besar untuk naik pangkat.

Kemahiran bela diri Yongmoodo ini, terangnya, menjadi syarat utama lain seperti menembak dan olahraga renang.

“Penguasaan Yongmoodo menjadi salah satu penilaian bagi kenaikan pangkat anggota. Ini kebijakan langsung panglima TNI,’’ ujarnya.

Dandim menambahkan, selain melatih fisik dan mental, beladiri ini juga mengajarkan jiwa patriotisme dalam diri setiap personel. Karena Yongmoodo merupakan sebuah jenis bela diri campuran yang merangkum beberapa jenis bela diri lainnya , seperti Taekwondo, Karate dan Judo.

‘’Yongmoodo memiliki tujuan positif dalam melatih keberanian dan patriotisme para prajurit. Apalagi hal ini menyangkut tugas TNI menjadi garda terdepan pengamanan NKRI,’’ ungkapnya.

Dandim juga menyebutkan, dalam beladiri Yongmoodo sangat mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan ketika tarung jarak dekat. Karena hal ini memang dipersiapkan sebagai pegangan bagi setiap personel ketika menghadapi lawan, baik persoarangan maupun kelompok.

“Yongmoodo wajib diikuti setiap personel TNI-AD. Dalam penguasaannya setiap personel mempunyai waktu yang berbeda hingga mendapatkan sabuk hitam,’’ tutupnya.(cw5)