Anggaran Jembatan Musi II Dicoret

administrasi_kantor_2KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Badan Anggaran (Banggar)  DPRD Kepahiang mencoret anggaran pembangunan lanjutan jembatan Musi II sebesar Rp 15 miliar yang diajukan Pemda.

Dijelaskan Waka I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra SE, jika pembahasan bersama KUA-PPAS 2017 antara Banggar dan TAPD sudah selesai. Semua sepakat untuk tak mengakomodir usulan anggaran untuk lanjutan pembangunan jembatan Musi II tersebut. Meskipun demkian defisit anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) – Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2017 tetap tembus sebesar Rp 37 miliar.

“Kesepakatan kita, bila usulan itu belum dapat diakomodir, pembahasan Banggar dan TAPD sudah selesai,” ujar Aan, sapaan  Andrian.

 Andrian mengatakan, dalam pembahasan defisit anggaran diproyeksikan mencapai Rp 37 miliar. Defisit itu setelah usulan anggaran untuk pembangunan jembatan Musi II sudah dicoret.

“Kalau usulan itu tetap kita akomodir, maka defisit anggaran bisa lebih dari Rp 37 miliar,” ujar Politisi Golkar,  Selasa (8/11).

 Andrian menambahkan, tersisanya defisit Rp 37 Miliar lagi itu, berkat tertutup oleh silpa Rp 12 Miliar yang sudah dikurangi pembiayaan Rp 2 Miliar.

“Sementara proyeksi total belanja daerah dalam KUA-PPAS untuktahun 2017 itu sebesar Rp 774 Miliar. Dengan belanja langsung Rp 344 Miliar, sisanya Rp 400 Miliar lagi belanja tidak langsung,” terang Andrian.

Besar harapan pihaknya Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintahan pusat untuktahun anggaran 2017 bisa meningkat dari tahun ini. “Kalau tidak meningkat, secara otomatis untuk menutupi defisit anggaran itu akan banyak usulan yang disampaikan SKPD di lingkungan Pemkab terpaksa belum bisa diakomodir,” demikian Andrian. (320)