Adang Produsen Tiongkok, Semen Indonesia Siapkan 2 Trik

In Berita Utama, Ekonomi, Nasional
Bengkulu
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com – PT Semen Indonesia memiliki dua strategi agar tetap menjadi leader market share di sektor industri semen nasional.

Dua strategi itu adalah brand (merek) dan distribusi (pengiriman).

“Pada tahun 2017 kami mengandalkan dua strategi agar tetap bisa bersaing dan meningkatkan pertumbuhan. Strategi itu adalah brand, dan distribusi,” kata Dirut PT Semen Indonesia (persero) Tbk Rizkan Chandra, Selasa (10/1).

Rizkan menyebut, pihaknya memang harus memperkuat brand.

Pasalnya, , brand perusahannya masih kurang di Pulau Jawa bagian barat.

“Brand kami di daerah harus segera diperbaiki. Targetnya, pada tahun 2017 seluruh Indonesia brand Semen Indonesia harus menjadi brand premium,” harapnya.

Sedangkan untuk distribusi, pihaknya akan memperbaiki value bility di customer dan menurunkan cost dengan cara struktural.

“Contoh yang dimaksud struktural adalah saat kami pergi dari Gresik ke Surabaya. Muatan baliknya lebih baik ada daripada tidak ada sama sekali. Sehingga, bisa menekan cost di distribusi,” ujarnya.

Dia menambahkan, mengatur strategi harus dilakukan karena muncul pesaing baru seperti Anhui Cement asal Tiongkok.

“Berdasarkan informasi saat ini Anhui Cement masih bermain di Pulau Kalimantan, dan produksinya belum banyak. Namun, jika masuk ke Pulau Jawa tentunya ada hal-hal yang dilakukan oleh kami,” ungkapnya. (ers)

You may also read!

Dul Jaelani Ubah Gaya Rambut, Kenapa Cantik Begini?

Anak pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani atau yang kerap dipanggil Dul, memang memiliki rambut

Read More...

Menang 5-0 Atas Denmark atau Catat Sejarah Terburuk di Piala Sudirman

jpnn.com, GOLD COAST – Tumbangnya timnas Indonesia atas India pada ajang Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure

Read More...

Desa Talang Kemang Seluma Terendam

SEMIDANG ALAS MARAS, Bengkulu Ekspress – Hujan deras yang terus melanda wilayah Kabupaten Seluma, mengakibatkan sejumlah desa terendam. Seperti

Read More...