traffic_light_lampu_merah
Selasa, 4/08/2015 - 16:24 WIB

Wawali Temukan Traffic Light Tidak Beroperasi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Wakil Walikota Ir Patriana Sosialinda, Selasa (04/08) mengelar inspeksi mendadak (sidak) menuju kawasan Jalan Raden Fattah Simpang Air Sebakul Kelurahan Selebar guna memantau traffic light (lampu merah) yang tidak berfungsi. Sidak tersebut didampingi oleh Kabid Darat Dishub, Supin Marzuki, SH, Kapolsek Selebar AKP PM Amin serta Kepala Dinas PU Kota Bengkulu Nuryansyah, ST. Saat sidak berlangsung, Wawali menginginkan traffic light bisa beroperasi dengan normal. Sebab daerah tersebut dikabarkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas . Selain itu pos persimpangan yang berada di kawasan Air Sebakul itu pun disana tidak layak lagi untuk ditempati, terbukti pada pantauan ini pos polisi bangunan yang sudah tua tersebut tampak tak terawat lagi. Sehingga wajar saja tindakan kriminalitas seperti pencurian, pembunuhan dan pemerkosaan sering terjadi. “Ini sebenarnya salah satu properti Kota kita, dengan keadaan yang seperti ini maka wajar saja jika tindakan yang tak inginkan sering terjadi. Apa lagi kita mendapatkan WTN (wahana tata nugraha) oleh karena itu kita sesuaikan fakta di lapangan, oleh karena itu kita perlu kerjasama demi menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan. Untuk tindak lanjutnya, saat ini sekarang sudah rapat koordinasi daerah terkait dengan kesinegi antara Provinsi dan Kota karena ada wewenangnya masing masing agar tidak kontra produktif,” terang Wawali. Demi kelancaran pengemudi yang melintas pada jalur jalan tersebut, Pemkot akan berupaya untuk bekerjasama dengan berbagai pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan pihak Polisi untuk dapat memantau lintas khsususnya pada malam hari. (Ronal)  More...

11844130_1480288228953743_290839814_n
Selasa, 4/08/2015 - 15:22 WIB

Musim Hujan Sampah Sering Bersebaran Kerumah Warga

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Musim hujan ekstrem sepekan ini menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Ini dialami kawasan berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Air Sebakul Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Sebanyak 74 Kepala Keluarga terimbas sampah bersebaran saat air hujan yang hanyut ke pemukiman rumah warga. Bukan hanya itu, sampah-sampah itu pun ikut mengalir ke perairan air sawah yang digarap oleh warga sekitar, sehingga lahan sawah tersebut ikut tercemar. Ketua RT 24, Cahyono meminta Pemerintah Kota Bengkulu untuk menindaklanjuti keluhan warganya tersebut. “Kami sangat meminta pemerintah kota untuk dapat memberikan tindakan lanjut, karena warga disini banyak mengeluh akibat dampak sampah yang bersebaran ini, terkadang saat hujan deras juga membawa sampah itu ke perairan sawah yang kami garap sehingga sawah kami sering tercemar,” terangnya. Dalam hal ini Pemerintah Kota Bengkulu menganggarkan dana berasal APBDP guna berupaya membangun tiang pagar pancang guna menghambat sampah sampah yang terbawa air hujan. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Walikota Bengkulu Ir Patriana Sosialinda Selasa (04/08), Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya komitmen demi kelancaran pembangunan Kota. “Kalau untuk penambahan lahan di TPA itu sudah tidak memungkinkan sehingga kita berupaya agar membangun pagar pancang guna menghambat sampah itu agar tidak hanyut ke rumah warga. Kita berharap juga agar warga setempat ikut menjaga kebersihan juga walaupun di daerah TPA namun ikut bergotong-royong untuk membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” tandas Wawali. Sidak itu juga di ikuti oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nuryansyah, Kepala Dinas BPBD Kota Bengkulu Mulyani, Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Fitriyani Badar dan Kepala UPT TPA Air Sebakul M Aswandi. (Ronal)  More...

BAYI TANPA DINDING PERUT (1)
Selasa, 4/08/2015 - 09:20 WIB

Tanpa Dinding Perut dan Anus, Usus Terburai

BENGKULU, BE – Tidak ada orang tua di dunia ini yang menginginkan anaknya terlahir tidak sempurna. Namun takdir Tuhan tidak bisa ditolak. Seperti nasib malang yang menimpa bayi berusia 3 hari bernama Redo. Bayi mungil ini, mengalami kelainan sejak lahir pada Sabtu (01/08) lalu di kediamannya di Desa Taba Tembilang Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU).  Redo terlahir ke dunia, tanpa memiliki dinding perut. Ususnya terburai danbertahan hidup dengan menggunakan infus dan oksigen. Kemarin (3/8) BE mengunjungi bayi Redo di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu. Sebab Redo yang sebelumnya dibawa ke RSUD Arga Makmur untuk mendapatkan pertolongan harus dirujuk ke RSMY Bengkulu. Redo terbaring lemah di kamar Mawar ruang kebidanan RSMY. Kondisinya pun sungguh memprihatinkan. Sebab bukan hanya tanpa dinding perut, Redo yang memiliki berat 2,5 kilo ini juga tak memiliki pusat, anus dan alat kelamin yang tak sempurna. Maka bayi yang masih berusia 3 hari dari orang tuanya bernama Rizen (21) dan Juniarti (20) ini, harus selalu dicek kondisinya oleh tim dokter. “Pasti sedih ketika saya melihat anak bungsu saya ini menderita kelainan seperti ini. Saya pun tak bisa banyak berkata, mungkin ini lah rezeki yang diberikan Tuhan untuk saya,” ungkap Rizen (21) ayahanda Redo ini kepada BE kamarin (3/8). Rizan menjelaskan, bahwa awal mula kenyataan ini diterimanya. Ia pun tak pernah mendapat firasat buruk sebelumnya. Karena anak kedua dari dua bersaudara ini, dalam proses kandungannya pun tak pernah melakukan hal aneh sekalipun. Namun demikan, kedua orang tua yang masih 5 tahun menjalani pernikahan ini. Selalu melakukan aktivitas selayaknya kelahiran anak pertama dari keluarga baru ini. “Kalau untuk firasat, saya tidak pernah mengalami firasat apa pun. Aktifitas pun kami lakukan seperti biasa,” ujarnya. Selian itu, untuk biaya berobat Redo tentunya tidak mudah bagi kedua orang tuanya. Sebab untuk berobat saat ini saja kedua orang tuanya menggunakan kartu BPJS. Karena, uang yang dibutuhkan untuk berobat Redo tidak sedikit. Pasalnya orang tua Redo yang memiliki pekerjaan serabutan petani ini, membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk melakukan opersi pada kelaminan anak bayi ini. “Saran dari dokter, anak saya harus di rujuk ke RS Palembang. Tapi kami masih diskusikan dulu dengan keluarga. Karena untuk biaya operasi tadak lah sedikit biayanya,” papar Rizen serambil menghusapkan wajahnya. Terlebih itu, operasi untuk penyembuhan Redo juga tidak bisa dilakukan di Bengkulu, karena dalam segi fasilitas dan peralatan medis masih kurang. Karena itulah, Redo harus sesegera mungkin di rujuk ke RS Palembang. Namun, keluarga ini pun tak punya cukup biaya untuk melakukan rujukan itu. Sehingga, keluarga ini pun meminta uluran tangan para donatur untuk melakukan operasi tersebut. (151)  More...

DSC_8013
Selasa, 4/08/2015 - 09:10 WIB

UJH Dicecar 80 Pertanyaan

JAKARTA, BE – Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah akhirnya memenuhi panggilan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Ia diperiksa sebagai tersangka terkait perkara korupsi yang terjadi di Rumah Sakit M Yunus (RSMY). Pemeriksaan Senin (3/8) kemarin merupakan pemeriksaan perdana atas orang nomor satu di Bengkulu tersebut dengan status sebagai tersangka. Sedianya, ia diperiksa Senin pekan lalu. Namun, gubernur yang akrab disapa UJH itu tidak hadir. “Ini adalah panggilan kedua. Jika tak hadir, tentu kita akan jalankan prosedur pemanggilan paksa seperti yang diatur Undang-Undang,” kata Kepala Bareskrim  Komjen Pol Budi Waseso kepada media, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Data terhimpun, UJH hadir di gedung Bareskrim sekira pukul 10.00 WIB. Ia diperiksa sekitar 10 jam.  Pemeriksaan sendiri sebenarnya selesai pada waktu magrib. Namun, penyidik kembali melanjutkannya dengan agenda koreksi BAP. Juru Bicara Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Adi Deriyan Jayamarta menerangkan UJH masih diperiksa soal terbitnya SK Z 17 yang dianggap tak berdasar hukum dan mengakibatkan kerugian negara. Sayang, Adi tak mengetahui jumlah dan detail pertanytaan yang dilontarkan penyidik. “Waduh, saya gak lihat daftar (pertanyaannya),” ujarnya. Sedangkan Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Ahmad Wiyagus menerangkan UJH tidak langsung ditahan pada pemeriksaan perdana sebagai tersangka ini. Karena, penyidik menganggap UJH masih cukup kooperatif. Berkas pemeriksaan pun demikian. Wiyagus mengatakan berkas belum akan diserahkan ke penuntutan. “Belum (dilimpahkan ke kejaksaan). Kita masih terus mengumpulkan data,” katanya. Sekitar pukul 21.00 WIB, barulah UJH didampingi Kuasa Hukumnya Muspani keluar dari ruang pemeriksaan. UJH mengatakan ia dicecar 80 pertanyaan oleh penyidik.  “Sebagai warga negara yang baik, kita harus taat hukum. Begitu juga saya. Silahkan tanya saja sama pengacara saya, Bang Muspani,” kata UJH yang juga didampingi oleh istrinya. Sementara Muspani mengatakan pertanyaan-pertanyaan tersebut seputar terbitnya SK. Misalnya, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang mengajukan SK, siapa yang ikut membahas, dan lainnya. Pasalnya, selama ini pertanyaan tersebut belum pernah ditanyakan oleh penyidik. Dalam kesempatan itu, mantan anggota DPD itu kembali membantah jika SK tersebut tidak sesuai prosedur. “Tafsir benar atau tidak itu masih dalam proses sekarang. Namun, dalam perspektif kita bahwa itu prosedurnya sudah dilakukan. Nah tinggal lagi pemahaman dan proses hukum yang berjalan nanti,” tutur Muspani. Ia melanjutkan, kasus ini sebenarnya bermula dari kasus penggelapan. Namun bergulir ke perkara penyalahgunaan wewenang. Karena itu, ia mengaku sudah mengirimkan surat ke Presiden Jokowi agar ikut membantu proses hukum ini. “Kita sudah ketemu (Presiden) 14 Juli lalu,” imbuhnya. Terkait rencana praperadilan, Muspani mengatakan pihaknya masih akan mempertimbangkan hal tersebut. Lebih lanjut, ia mengatakan kasus tersebut sebenarnya lebih dekat dengan kasus administrasi negara. Namun, Bareskrim melakukan penyidikan berdasarkan hukum acara pidana. “Kami sudah ajukan ini ke sengketa wewenang. Kami menunggu tafsir ini di Presiden. Mungkin nanti cukup terang, jika ada tafsir dari Presiden. Untuk diketahui, selain Muspani, datang pula beberapa pejabat Pemprov yang hadir di lokasi. Misalnya, Kepala Kadis PU Andy Rosdiansyah. Beberapa kali pula ia nampak keluar masuk gedung yang berada di Jalan Trunojoyo tersebut. Pada pukul 16.30 WIB misalnya, ia masuk ke gedung Bareskrim sambil membawa bungkusan makanan. Namun, ia tak mau berbincang dengan awak media. Bahkan, ia hanya melemparkan senyum tipis saat disapa. Selain itu, istri Gubernur Bengkulu juga mendampingi. “Iya selalu support,” kata UJH saat ditanya perihal kehadiran istrinya. Merasa Dirugikan UJH mengaku merasa dirugikan dengan adanya kasus ini. Pasalnya, ia sudah merencanakan untuk maju pada Pilgub mendatang. Dengan adanya kasus ini, rencananya itu kandas di tengah jalan. “Dengan tidak ikut maju ini banyak hikmah. Misalnya bisa menyelesaikan masa jabatan dengan lebih baik. Tapi apakah merasa dirugikan? Tentu dong,” pungkasnya. Joint Investigasi Sementara itu Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs HM Ghufron MM MSi, melalui Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Roy Hardi Siahaan SIK SH MH, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Diakuinya, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh penyidik Bareskrim guna untuk menelusuri asal penerbiatn SK Z 17 yang ditandatangani oleh gubernur, sehingga mengakibatkan terjadinya tindak pidana korupsi terhadap dana BLUD RSMY Bengkulu. “Pemeriksaan ini terkait dengan penerbitan Sk Z 17 yang ditandatangani oleh bapak JH (gubernur,red),” singkat Direktur Reskrimsus. Ditambahkan Roy, sebelum dilaksanakannya pemeriksaan tersebut, penyidik Bareskrim sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan penyidik Polda bengkulu untuk menyampaikan surat panggilan kepada gubernur. Sebab, dalam pengusutan kasus yang semula ditangani oleh Polda Bengkulu ini. Polda Bengkulu akan terus melakukan penyidikan bersama atau joint investigasi bersama penyidik Bareskrim hingga perkara tersebut dinyatakan tuntas “Kita sudah menyampaikan surat pemanggilan ini (gubernur,red) pada hari Sabtu (1/8) dan menyerahkannya kepada bagian rumah tangga dan sespri gubernur. Hasil konfirmasi kita dengan sesprinya, hari ini (kemarin) dia hadir di Jakarta. Ya, jadwal pemeriksaannya memang hari ini (kemarin),” kata Roy.(135/609)  More...

Pepe

Lupakan Ramos, MU Mulai Incar Pepe

MANCHESTER – Manchester United dilaporkan membuka peluang untuk mendatangkan bek Real Madrid di jendela transfer musim panas ini. Namun dia bukan lagi Sergio Ramos. Dia adalah Pepe, pemain yang sudah membela Madrid sejak 2007 (direkrut dari Porto). Dikutip dari Mirror, Senin (3/8), MU melihat peluang mendapatkan Pepe cukup besar. Di Madrid, kini pemain bernama lengkap Kepler Leveran Lima Ferreira itu menyisakan kontrak satu musim lagi, dan pihak Madrid belum menunjukkan gelagat mau memperpanjang kontrak pemain berusia 32 tahun itu. Posisi Pepe di Madrid pun tak senyaman musim-musim selanjutnya. Pepe kini disebut-sebut sebagai pilihan ketiga di posisi bek tengah Madrid, setelah Ramos dan Raphael Varane. MU pun disebut membutuhkan pemain seperti Pepe, sosok yang memiliki segudang pengalaman. (adk/jpnn)  More...

053604_819037_organ_wanita

Empat Cara Aneh Ovulasi Pengaruhi Tubuh Anda

SEKALI sebulan, wanita usia reproduksi pasti melalui ovulasi, proses di mana telur dilepaskan dari ovarium ke dalam tuba falopi, yang kemudian bisa dibuahi oleh sperma. Pada saat yang sama, hormon kita mulai berfluktuasi yang menyebabkan pergeseran kimia otak kita. Perubahan ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan pembuahan, dengan penelitian dalam beberapa tahun terakhir mengungkapkan bahwa ovulasi bisa memengaruhi otak Anda, tubuh dan perilaku dalam cara yang mengejutkan. “Hormon memengaruhi seluruh tubuh, bukan hanya organ reproduksi, sehingga masuk akal bahwa pemikiran kita, perilaku kita bahkan penampilan kita bisa mengubah seluruh siklus Anda,” kata asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Penn State Milton S. Hershey Medical Center, Carol Gnatuk, MD, seperti dilansir laman Health, Rabu (29/7). Berikut adalah beberapa cara aneh ovulasi memengaruhi tubuh Anda: 1. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One menemukan bahwa wajah wanita menjadi sedikit lebih memerah pada hari-hari menjelang dan selama ovulasi. Ini masuk akal karena hormon memengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh. “Tingkat estrogen yang lebih tinggi selama ovulasi bisa menyebabkan pembuluh darah membesar,” kata Gnatuk. 2. Anda mungkin merasa lebih lincah (dan mengekspresikannya dengan cara yang menarik) Saat masa evolusi, masuk akal bahwa libido wanita meningkat. Tapi saat evolusi, wanita tidak hanya memikirkan tentang tentang seks, namun juga tentang penampilan mereka, misalnya membeli dan memakai pakaian seksi. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa wanita bermimpi tentang seks di paruh pertama siklus menstruasi ketika tubuh bersiap-siap untuk ovulasi. 3. Anda mungkin akan lebih tertarik pada jenis pria tertentu Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita cenderung memilih pria dengan ciri-ciri sterotypically maskulin dan lebih memperhatikan pria yang menarik selama masa subur, terutama jika pasangan mereka saat ini tidak memiliki fitur wajah jantan, seperti rahang persegi. 4. Indra Anda mungkin bekerja lebih baik Penelitian lain menemukan bahwa perempuan mungkin memiliki rasa tinggi penciuman secara umum selama ovulasi.(fny/jpnn)  More...

MARSHANDA BUNGKAM

Marshanda Jalin Asmara dengan Egi John, Begini Respon Mantan Suami

BEN Kasyafani merestui hubungan asmara mantan istrinya, Mashanda dengan Egi John. Pria yang sempat mengisi hati pesinetron Kisah Sedih di Hari Minggu  ini pun berharap jalinan asmara mereka bisa sampai ke kursi pelaminan. ”Siapapun yang senang kita dukung. Kalau dia senang, gue mendukung,” ujar Ben di sela-sela syuting Tukang Bubur Naik Haji The Series di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (4/8). Meski telah berpisah, komunikasi tetap terjalin baik. Namun, pria kelahiran Jakarta, 4 Juli 1983 tersebut berusaha untuk menjaga jarak jika terkait urusan asmara. Ben hanya berharap, jika itu memang menjadi pilihanya. Ia akan mendoakan yang terbaik untuk keduanya. ”Kami sudah punya urusan masing-masing,” katanya. Komunikasi yang dibangun bersama mantan istrinya hanya untuk masa depan putri semata wayangnya, Sienna Ameerah Kasyafani. Lebih dari itu, pemain Perahu Kertas tersebut  tidak mau ikut campur. ”Sama Chaca, sempat ketemu. Sejauh ini alhamdulillah baik, gue doakan bisa sehat dan bahagia,” katanya. Karenanya, saat ditanya respon positif dari sejumlah nitizen yang sempat mem-bully mantan istrinya tersebut, Ben tidak mau ikut campur. Ia menyerahkan kepada Marshanda. “Cuma kalau soal dia di-bully fans, gue nggak tahu deh, he he he,” tuturnya.  (ash)  More...







© 2005 - 2015 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved