Penyambutakn Waka Polri (Baju Hitam)  (2)
Selasa, 30/09/2014 - 13:25 WIB

Wakapolri Sambangi Polda Bengkulu

BENGKULU, BE – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Drs  menyambangi Mapolda Bengkulu. Wakapolri mendarat di Bandara Fatmawati sekitar pukul 15.20 WIB kemarin (29/9) menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Kedatangan orang nomor dua ditubuh Polri tersebut langsung disambut Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah SAg MPd; Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Tatang Soemantri MH; beberapa kepala daerah, diantaranya Bupati Kepahiang, Bando Amin C Kader; Bupati Bengkulu Utara, Imron Rosadi; serta para petinggi instansi militer lainya dan Wakajati. Untuk menyambut kedatangan Wakapolri ini, seluruh perwira Polda Bengkulu diterjunkan mulai dari seluruh Kapolres, seluruh Direktur, serta petinggi Polda lainnya. Begitu turun dari pesawat, Wakapolri dan rombongan disambut tari pedang pesembahan oleh 5 penari perempuan dan 2 penari laki-laki yang khsus menyambut kedatangannya. Setelah memankan sirih yang diberikan penari, kemudian bersamalaman dengan puluhan perwira yang telah berbaris sepanjang jalan masuk ruangan VVIP Bandara. Usai bertemu singkat tersebut rombongan langsung menuju penginapan di Hotel Horizon Bengkulu, tanpa memberikan penjelasan kepada awak media yang menanti di luar ruangan. Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Joko Suprayitno SST MK menjelaskan, kedatangan Wakapolri tersebut untuk memberikan pelatihan kepada para Polisi Wanita (Polwan) di Mapolda Bengkulu. “Untuk membuka kegiatan pelatihan Polwan, serta meberikan arahan kepada seluruh anggota Polda,” jelas Joko. Joko mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan berkatian dengan ketetapkan Kapolri, Jendral Pol Sutarman, bahwa ke depan Polwan harus diturunkan ke lapangan dalam menjalankan tugas, bukan hanya ditempatkan di balik meja (di kantor). “Kapolda juga telah memutuskan, kedepan Polwan juga jadi Kapolres hinga dilaksanakan pelatihan ini,” ujarnya.(320)  More...

TEDI - Peserta mempresentasikan proposal program pengembangan kewirausahaan, kemarin (3)
Selasa, 30/09/2014 - 11:00 WIB

Peserta Kewirausahaan BI Presentasikan Proposal

BENGKULU, BE – Seleksi Kompetisi Pengembangan Kewirausahaan yang dihelat Bank Indonesia (BI) kerjasama Bengkulu Ekspress memasuki babak baru. Setelah berhasil lolos tahap I, diberikan pelatihan, 15 peserta akhirnya mengikuti seleksi presentasi proposal, kemarin. Bertempat di meeting room Graha Pena Harian Bengkulu Ekspress, 15 peserta tersebut mempresentasikan business plan mereka secara bergantian di hadapan 3 dewan juri, yakni Willy Abdillah, Johan Setianto, dan Reswita. Dari presentasi ini, dewan juri akan mengumumkan 5 peserta yang lolos tahap II, pada 7 Oktober 2014 mendatang. “Ini merupakan bentuk seleksi tahap II, dimana para peserta melakukan presentasi proposal dan kita melakukan wawancara,” ujar Ketua Dewan Juri Dr Willy Abdillah MSc. Disambung Willy, para peserta diberikan waktu selama 15 menit untuk presentasi dilanjutkan dengan tanya jawab selama 20 menit. Dari hasil itu, lanjut dosen ekonomi Unib ini, sebenarnya dewan juri telah memiliki gambaran peserta mana yang layak untuk masuk dalam big five (5 besar). “Tapi kita masih akan melanjutkan tahap penilaian selanjutnya, pada 3 Oktober mendatang baru akan kita rekap semua hasilanya dan tanggal 7 Oktober kita umumkan,” jelasnya. Untuk hari ini, Willy menyampaikan dewan juri akan melakukan visitasi terhadap semua business plan yang sudah berjalan. Setidaknya ada 4 usaha yang sudah berjalan dan sisanya 10 usaha masih merupakan ide. “Visitasi ini untuk memverifikasi apakah proposal yang disampaikan sesuai dengan realita lapangan atau tidak. Selain itu, kita ingin memastikan kriteria usaha apakah sesuai dengan kriteria yang diharapkan BI, seperti mampu mensubstitusi impor atau bahkan bisa berdampak ekspor,” ungkapnya. Dijelaskan Willy kemudian, ada 7 poin yang menjadi kriteria pada seleksi tahap II kemarin. Diantaranya inovasi, prospek, dampak sosial ekonomi, penggunaan sumber daya, keberlanjutan usaha, jaminan ketersediaan bahan, dan daya saing usaha. “Sesuai dengan ToR BI, diupayakan yang menang adalah usaha yang sudah berjalan. Namun bagi usaha yang masih ide bukan tidak mungkin bisa masuk 5 besar, jika usaha yang ditawarkan itu memiliki prospek yang bagus untuk perbaikan neraca ekonomi Indonesia,” demikian Willy. (609)  More...

RIO-GUB,DANREM KETUA DPRD PROV-TEMBAK BEREGU  (1)
Selasa, 30/09/2014 - 10:50 WIB

Jalin Silaturahmi dengan Menembak

BENGKULU, BE - Demi meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antar unsur pimpinan daerah se-Provinsi Bengkulu, Lanal Bengkulu menggelar lomba tembak eksekutif. Kegiatan tersebut berlangsung kemarin (29/9) di lapangan tembak Lanal Bengkulu Kelurahan Sumber Jaya Kampung Melayu. Perlombaan eksekutif ini dibagi dua kelas, pertama kelas beregu dengan jarak tembak 60 meter, kemudain kelas perorangan dengan jarak sasaran tembak sejauh 75 meter. Para peserta dalam perlombaan yang digelar hingga siang hari tersebut, terdiri dari masing-masing kepala daerah mulai dari Gubernur hingga Bupati, pimpinan instansi negeri dan swasta serta unsur pimpinan media massa. “Ini merupakan rangkaian kegiatan hari ulang tahun TNI ke-69, tujuannya agar silahturahmi dan kekeluargaan antar unsur pimpinan baik negei maupun swasta terjaling erat dengan adanya kegiataan ini,” tegas Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Amrin Rosihan, kemarin (29/9). Dikatakan Amrin, kegiatan lomba nembak eksekutif Lanal Bengkulu tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat akan keberadaan dan fungsi Lanal di Provinsi Bengkulu. Sehingga koordinasi dan kerjasama TNI Angkatan Laut bersama masyarakat Provinsi Bengkulu akan terjalin baik dalam menjaga situasi dan kondisi kondusif lingkungan masyarakat. “Ini semua kegiatan Lanal sendiri, dengan adanya lomba ini kita harapkan masyarakat tahu akan keberadaan Lanal di Provinsi Bengkulu,” ungkapnya. Mantan Kapolda Juara Dalam perlombaan menembak beregu tim mantan Kapolda Bengkulu Ruslan Riza, Kasrem, dan Dir Pol Air Polda Bengkulu berhasil menyabet juara pertama. Posisi kedua diraih tim Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, Ketua DPRD Provinsi dan Danrem 041 Gamas Kolonel Inf. Achmad Sudarso. Kemudian posisi ketiga ditempati tim Kepala BNN Provinsi Kombes Pol Joko Maryatno, Dandim Rejang Lebong dan Kapolres Rejang Lebong. Dalam perlombaan tersebut peserta diberikan masing-masing 5 butir peluru dengan sasaran sebanyak 10 buah untuk masing-masing tim. Para peserta menggunakan senjata api jenis Sasaran Serbu (SS) satu dan dua. “Jarak tembak untuk beregu 60 meter sedangkan perorangan sejauh 75 meter,” terang Danlanal. Setelah gagal mendapatkan posisi pertama dalam tembak beregu, keperkasaan Danrem 041 Garuda Emas terlihat dalam kelas perorangan, dengan berhasil meraih posisi pertama. Setelah mengalahkan Kasrem dan Dandim Seluma yang masing-masing menempati posisi kedua serta ketiga. Untuk kelas perorangan ini panitia dari Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu juga menyediakan pemenang harapan satu sampai tiga. Masing-masing ditempati oleh Kasat Brimob Polda Bengkulu harapan satu, Kaden (Kepala Denton) harapan dua, terkahir Bupati Bengkulu Selatan berhasil meraih harapan ketiga. Pengamatan BE, selain Gubernur Bengkulu kegiatan tersebut diikuti hampir seluruh Bupati masing-masing daerah Kabupaten, serta petinggi-petinggi instansi pemerintahan mulai Kajati, Petinggi PTUN, Petinggi Pengadilan Negeri serta beberapa instansi swasta mulai dari Bank dan perusahan-perusahaan lainya. Masing-masing pemenang lomba mendapatkan piala pengharapan Lanal Bengkulu berbentuk pelor (peluru), kegiatan sendiri dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga siang hari. (320)  More...

kabupaten-lembak1
Selasa, 30/09/2014 - 10:41 WIB

Semua Daerah Batal Dimekarkan

BENGKULU, BE – Kabar mengejutkan datang dari anggota Komisi II DPR RI Dapil Lampung I, Yandri Susanto SPt bahwa semua calon Daerah Otonomi Baru (DOB) batal dimekarkan, temasuk Kabupaten Lembak. Pembatalan itu merupakan hasil rapat Komisi II DPR RI dengan Kemendagri pukul 10.00 WIB pagi kemarin, dengan alasan untuk dilakukan pencermatan ulang dan akan dilanjutkan oleh pemerintahan dan anggota DPR RI yang baru nanti. “Setelah melalui rapat dengan Kemendagri, akhirnya semua daerah ditunda pemekarannya pada akhir masa jabatan jabatan Presiden SBY dan anggota DPR RI periode 2009-2014,” kata Yandri kepada BE saat dihubungi, kemarin sore. Ia menjelaskan, sebelumnya ada 65 calon DOB yang akan dimekarkan dan sudah masuk ke dalam Inpres. Dalam pembahasannya, ke 65 daerah tersebut belum bisa dimekarkan secara serentak, sehingga mengerucut menjadi 20 calon DOB. “Kita sudah membahas kriteria-kriteria untuk DOB yang berjumlah 20 itu, namun karena melihat masih diperlukannya persiapan yang lebih matang lagi, sehingga Kemendagri dan DPR memutuskan untuk menunda pemekaran semuanya. Ini dinilai lebih baik agar semua daerah yang akan dimekarkan memiliki persiapan yang sangat matang,” terang Politisi PAN yang juga lulusan Universitas Bengkulu (Unib) ini. Menurutnya, sebelumnya baik Komisi II maupun Kemendagri memang belum menyebutkan nama ke 20 daerah yang diperioritaskan itu, melainkan hanya masih sebatas kreteria dan mengevaluasi ulang persyaratan oleh Kemendagri. Dari evaluasi itu didapati bahwa masih diperlukan pencermatan administrasi vertual, sehingga belum ada yang layak untuk dimekarkan. “Kita minta kepada pemerintahan dan anggota DPR yang baru nanti untuk melanjutkan pembahasannnya, mudah-mudahan Lembak juga dapat disahkan dalam waktu 1 atau 2 tahun ke depan,” ungkap Anggota DPR RI terpilih periode 2014-2019 Dapil Banten II ini. Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong dan Lebong, Herizal Apriansyah SSos mengatakan bahwa secara administrasi Lembak sudah dinyatakan memenuhi syarat, karena sudah disiapkan sejak awal pengusulan pemekaran. Tidak hanya itu, mengenai anggaran untuk pembiayaan Lembak, diakuinya juga sudah siap karena sudah dianggarkan dalam APBD Rejang Lebong tahun 2014 sebesar Rp 5 miliar. “Kalau dikatakan tidak memenuhi syarat karena anggaran untuk operasional Lembak setelah dimekarkan belum ada, itu keliru. Karena Pemkab RL sudah mengesahkan Rp 5 miliar untuk  tahun pertama,” kata mantan anggota DPRD RL ini. Jika belum dimekarkan, ia mengaku akan terus berupaya dan mendorong pihak-pihak terkait untuk melengkapi persyaratan yang dianggap masih kurang. Dan Herizal optimis bahwa Lembak akan menjadi sebuah kabupaten definitif, hanya saja harus bersabar. “Dari segi persyaratan dan dukungan tidak ada kekurangan lagi, kalau belum juga masuk, akan kita cari kekurangannya itu. Disisi lain kita juga meminta kepada anggota DPR RI yang baru nanti untuk memperjuangkannya agar Lembak bisa disahkan bersamaan dengan daerah-daerah lainnya nanti,” pinta Herizal.(400)  More...

haji
Selasa, 30/09/2014 - 10:33 WIB

Jarak Melontar 7 Kilometer

BENGKULU, BE- Wukuf merupakan puncak ibadah haji, dan merupakan rukun haji, untuk pelaksanaan itu dibutuhkan persiapan  yang ekstra, baik persiapan lokasi maupun persiapan Jemaah Calon Haji (JCH). Terlebih  jarak yang harus ditempuh JCH saat melontar  mencapai 6-7 km. Kasubag Humas dan Informasi Kanwil Kemenag, Nopian Gustari MPdi menuturkan,  saat ini hampir semua kloter telah melakukan survei tenda baik di Arafah maupun di Mina. Mereka menandai tenda untuk memudahkan lokasi yang akan dituju nantinya. Seperti yang dilaporkan Ketua Kloter 4, Herman Yatim,  dituliskan jarak pemondokan di Mina ke tempat melontar  kurang lebih   6 km. Dan  akan ditempuh dengan berjalan kaki baik  pergi dan pulangnya. Hal yang sama disampaikan  Kloter 5, Suwardi Hasibuan  pada Kamis tanggal 8 Dzulhijjah  pukul 8.00 WAS jamaah haji sudah berangkatkan ke Arafah dengan miqot Ihram haji dari pemondokan Murjanay Al Aseal Plasa Hotel Makkah. Untuk mengikuti wukuf sebagai puncak  haji tanggal 9 Dzulhijjah, yang dilakukan setelah matahari tergelincir akan dilanjutkan mabit di Muzdalifah. Pada  malam 10 Dzulhijjah  lewat tengah malam  JCH akan ke Mina untuk melontar jumroh aqobah  dengan jarak tempuh 6,5 km pulang pergi  dan tahalul awal. Dilanjutkan melontar jumrah ula, wustha dan aqobah tgl 11,12 dzulhija bagi nafar ula dan tangl 13 bagi nafar tsani yang dikawal ketat oleh petugas kloter kembali ke Makkah. Berbeda dengan JCH yang tergabung dalam  kloter 6, menurut Ketua Kloter, Sofyan, jarak antara tenda mereka di Mina ke tempat melontar  7 Km  dan JCH akan  melewati 2 terowongan. Sementara itu kondisi JCH terus dipersiapkan, Tim Kesehatan Haji Indonesia  yang tergabung dalam kloter tengah  mendata kesehatan JCH  terutama JCH  yang rawan sakit dari hasil pengawasan pengobatan selama di tanah Mekkah. “Di kloter 4 ada sedikitnya, 60 JCH yang rentan sakit. Namun  alhamdulillah ke semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang dirawat, ” tulis pesan singkat Herman Yatim, seraya mengatakan  kesehatan JCH sangat penting, dengan pertimbangan pelaksanaan   haji akbar ini tidak hanya  tamu Allah dari negara lain, namun  penduduk arab juga banyak yang melaksanakan haji  lagi,  maka  sangat menekankan kedisiplinan,  kekompakan dan patuh dengan aturan. Apalagi kesabaran dan kedisiplinan untuk segala hal menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara  JCH  yang tergabung dalam kloter 5, diketahui  masih ada JCH yang  dirawat di RS King Fad Madinah atas nama Sunaimah dari Kepahiang akan dibadal hajikan dan akan ikut safari wukuf dengan ambulan.  Begitu juga dengan JCH Suparjo dan Yasmi Aji Amit dan Matdin saat ini tengah rutin cuci darah. “Kami mohon doa  masyarakat dan keluarga di Bengkulu, agar pelaksanaan  kegiatan haji ini dapat berjalan lancar,” pungkasnya.  (247)  More...

                        
kosong 6-01

Hari Kerja Dewan Tak Diatur

BENGKULU, BE - Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi Bengkulu telah merampungkan sebagian tata tertib anggota dewan periode 2014-2019. Tatib yang akan disahkan 1 Oktober besok ini banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan Tatib anggota dewan sebelumnya, salah satunya mengenai hari kerja anggota dewan. Jika sebelumnya hari kerja anggota DPRD ini diatur hanya dari Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sedangkan pada malam dimulai pukul 20.00 WIB sampai 23.00 WIB.  Namun dalam Tatib yang baru, hal tersebut tidak diatur, sehingga hari kerja anggota dewan pun dari Senin hingga Minggu, demikian juga dengan jamnya tidak diatur bahkan bisa full hingga 24 jam. “Pada Tatib yang baru tidak diatur hari dan jam kerja, sehingga pada hari libur pun anggota dewan bisa masuk kerja jika ada hal-hal yang perlu dibahas. Sedangkan bagi staf sekretariat akan dihitung sebagai lembur bila bekerja di luar jam dinas,” kata Wakil Ketua Penyusunan Tatib DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono SP MSi kepada BE, kemarin. Selain mengenai hari dan jam kerja, ketidakhadiran anggota DPRD saat paripurna pun ikut mengalami perubahan. Jika sebelumnya anggota dewan akan diberikan sanksi jika tidak menghadiri paripurna 6 kali berturut-turut, Tatib yang baru jumlah tersebut akan dikurang menjadi 4 atau 5 kali tidak hadir, langsung disanksi. “Untuk ketidakhadiran pada paripurna ini masih dalam pembahasan, kemungkinan nanti 4 atau 5 kali secara berturut-turut tidak hadir dalam paripurna, anggota dewan yang bersangkutan sudah melanggar tata tertib,” ujarnya. Untuk pemberian sanksi, Sujono mengaku itu akan dikenakan oleh Badan Kehormatan (BK) yang nanti akan dibentuk bersama dengan alat kelengkapan dewan lainnya. “Kalau masalah sanksi, nanti akan ditentukan oleh BK. Yang jelas Pansus Tatib membuat kerangka aturannya telebih dahulu,” terangnya. Tatib lainnya yang juga berubah adalah keberadaan staf fraksi dan ahli anggota DPRD. Selama ini yang ada hanya staf komisi, sedangkan staf fraksi belum ada. Demikian juga dengan staf ahli yang selama ini diamanahkan kepada Prof Juanda MH, kemungkinan ke depan ada perubahan atau penambahan.  “Nanti akan kita pertegas kembali keberadaan staf ini sesuai dengan kebutuhan agar tugas alat kelengkapan dewan dapat berjalan dengan lancar,” tukasnya. (400)  More...

kosong 4

Dandim Cup Resmi Digelar

BENGKULU, BE – Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-69, Kodim 0407 Kota Bengkulu menggelar turnamen sepakbola Dandim Cup, kemarin. Event yang diikuti 16 klub ini dibuka oleh Bupati Bengkulu Tengah H Ferry Ramli SH MH. Dandim 0407 Kota Bengkulu Letkol Inf Ganda Simatupang melalui Ketua Panitia Pelaksana Kapten Inf Akhiruddin, mengatakan, turnamen yang diselenggarakan di Stadion Semarak Sawah Lebar Bengkulu ini memperebutkan piala bergilir dan uang pembinaan dengan total Rp 18,5 juta. “Bagi pemenang pertama akan memperoleh Rp 7 juta, kedua Rp 5 juta, ketiga Rp 3 juta, keempat Rp 2 juta. Sementara untuk top score dan pemain terbaik masing-masing Rp 500 ribu,” katanya. Ia menjelaskan, event ini bertujuan agar TNI dapat dekat dihati rakyat. Disamping itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk membantu pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga, khususnya cabang sepakbola. “Olahraga dapat menyatukan kita semua. Karenanya kegiatan ini kami lakukan agar TNI dapat semakin dekat dengan sebagian rakyat yang ikut dalam turnamen ini,” ujarnya. Dengan keeratan tersebut, lanjutnya, TNI dapat menumbuhkan sifat solidaritas dan teamwork di kalangan rakyat untuk menjaga keutuhan NKRI. Dengan demikian, masyarakat tidak mudah untuk dipecahbelah dengan berbagai macam provokasi yang kerap berpotensi timbul dalam era otonomi daerah saat ini. “Dengan keharmonisan antara TNI dan rakyat ini, kita berharap keutuhan NKRI itu dapat terjaga dengan baik,” imbuhnya. Sementara Bupati Bengkulu Tengah, H Ferry Ramli SH MH dalam sambutannya mengatakan, ia sangat mengapresiasi dan mendukung event tahunan TNI ini. Ia menyinggung besarnya peran TNI dalam membangun Bengkulu Tengah selama ini.  “Ke depan Bengkulu Tengah siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaran Dandim Cup ini,” demikian Ferry. (009)  More...

Suimi Fales

Demi Efisiensi, Kembali 6 Hari Kerja

BENGKULU, BE - Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Suimi Fales SH MH, menilai, anggaran uang makan untuk PNS se-Kota Bengkulu tetap tidak dianggarkan dalam APBD 2015. Ia menilai, agar penggunaan anggaran menjadi efisien, kerja PNS dikembalikan kepada 6 hari kerja. “Kalau kami menyarankan kebijakan anggaran uang makan itu tetap tidak ada dan solusinya dikembalikan kepada 6 hari kerja,” katanya, kemarin. Dengan jumlah 7.000 PNS, maka Pemerintah Kota setidaknya menganggarkan uang makan mencapai Rp 4,9 miliar per bulan atau Rp 58,8 miliar per tahun. Perhitungan tersebut belum termasuk dengan uang makan tenaga kontrak yang jumlahnya ada ribuan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Makanya anggaran yang besar itu bisa kita alihkan untuk dana pembangunan. Ini lebih efisien,” ungkapnya. Sebelumnya, Plt Sekretaris Kota (Sekkot) Bengkulu, Drs H Fachruddin Siregar MM, mengatakan, Pemerintah Kota telah mempertimbangkan untuk merealisasikan jatah uang makan bagi PNS pada APBD 2015. “Kita lihat nanti dalam mata pasal anggaran kita, pertama kemampuannya untuk memberikan uang makan PNS, kedua mengenai teknis penilaian. Bisa saja nanti anggarannya kita cairkan sekaligus. Keputusannya nanti bergantung juga dengan pembahasan bersama rekan-rekan di DPRD,” ujarnya. Disamping realisasi uang makan, pemerintah juga sedang mengupayakan agar sistem absensi dikembalikan kepada sistem absen sidik jari elektronik. Dia mengatakan, penggunaan absensi sidik jari elektronik ini pernah digunakan beberapa tahun yang lalu. Namun sebagian besar absensi tersebut dalam keadaan rusak. “Dulu kita pernah ada. Saya minta Bagian Perlengkapan untuk melakukan pemeriksaan. Laporan yang diberikan kepada kami, semua mesinnya dalam keadaan tidak layak pakai lagi,” imbuhnya. (009)  More...

SIM

Biaya Pembuatan SIM Bakal Naik pada 2015

JAKARTA,BE-  Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR merumuskan kenaikan tarif pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi Rp 300 ribu. Hal tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RUU APBN) 2015. Anggota Banggar DPR, Dolfie O.F.P mengatakan, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Polri ditargetkan Rp 4,3 triliun sedangkan Badan Layanan Umum (BLU)  Rp 530,5 miliar. “PNBP Polri Rp 4,3 triliun dan BLU Rp 530,5 miliar,” kata Dolfie, dalam rapat RUU APBN 2015, di ruang sidang Banggar, Gedung DPR, Jakarta, Minggu (28/9/2014). Dolfie melanjutkan, dari target tersebut terdapat catatan untuk kepolisian Republik Indonesia, yaitu kenaikan tarif pembuatan SIM dari Rp 80 ribu-Rp 120 ribu menjadi Rp 300 ribu. “Catatan agar tahun 2015 pemerintah menertibkan penyesuaian tarif PNPB difungsional untuk menertibkan SIM A B dan C, dari Rp 80-120 ribu, jadi Rp 300 ribu. Seperti diketahui, rapat RUU APBN 2015 dilakukan hari ini. Rapat tersebut  membahas lima agenda antara lain laporan pengesahan hasil kerja panja, pembacaan naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2015, pendapat akhir mini fraksi, pendapat pemerintah, dan penandatanganan naskah RUU APBN Tahun anggaran 2015. Sampai berita ini diturunkan, pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia Agus Marto Wardodjo dan 49 anggota Banggar DPR masih melakukan rapat. (**)  More...

Plt Sekda Sumardi

Usulan Pimpinan Dewan ke Kemendagri

BENGKULU, BE - Tidak mau berlama-lama, Pemerintah Provinsi Bengkulu langsung melanjutkan usulan SK 4 orang pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu definitif ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Drs H Sumardi MM mengungkapkan, surat usulan pimpinan DPRD definitif dari Sekretariat DPRD itu baru diterima Pemprov Jumat (26/9) lalu, karena Sabtu dan Minggu kemarin merupakan harti libur, sehingga usulan tersebut disampaikan ke Kemendagri, Senin (29/9) kemarin. “Hari ini (kemarin, red) surat usulan pimpinan DPRD definitif itu kita sampaikan ke Kemendagri,” kata Sumardi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Ia pun berharap agar SK pimpinan dewan itu segera dikeluarkan oleh Kemendagri, karena menyangkut pembahasan APBD Provinsi Bengkulu 2015. Jika SK pimpinan dewan itu belum turun, maka pembahasan APBD pun belum dapat dilaksanakan, padahal APBD tersebut harus disahkan paling lambat 31 Desember 2014 ini. “Maunya kita sekarang sudah dilantik, karena ini menyangkut pembahasan APBD 2015. Tapi karena harus melalui proses yang cukup panjang, kita hanya bisa berharap agar Kemendagri secepatnya mengeluarkan SK pimpinan dewan itu dan langsung menyampaikan ke Pemda Provinsi Bengkulu,” terangnya. Sebelumnya, Wakil Ketua II Terpilih DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto SE MBA meminta agar Pemprov tidak menunda-nunda penyerahan usulan tersebut ke Kemendagri. Karena menurutnya di Kemendagri juga membutuhkan proses yang cukup lama, mengingat bukan hanya Bengkulu yang ditangani oleh Kemendagri, melainkan semua DPRD provinsi se-Indonesia. “Paling lambat 1 bulan sudah keluar, artinya jika diusulkan akhir September ini, maka kemungkinan besar SK itu baru keluar minggu kedua atau ketiga Oktober nanti nanti. Karena kita juga tahu bahwa banyak SK pimpinan DPRD yang ditandatangani Mendagri,” ujarnya. Kendati SK pimpinan dewan baru akan turun minggu ke tiga Oktober, Suharto optimis pengesahan APBD Provinsi Bengkulu tidak terlambat. Karena pembahasannya bisa dikebut asalkan pada eksekutif dari Pemerintah Provinsi Bengkulu hadir setiap pembahasan. “Yang bikin lama itu eksekutif sering tidak datang, kalau pun datang diwakilkan kepada sekretaris atau eselon III lainnya. Jika para kepala dinas atau Sekdanya datang terus, saya kira 1 bulan tuntas, atau kalau memang mendesak nanti kita kebut pada siang dan malam hari,” paparnya. (400)  More...

055244_237897_Greys_nitya

Emas di Asian Games Ganda Putri dari Greysia/Nitya Setelah 36 Tahun

INCHEON - Dahaga emas Kontingen Indonesia di Asian Games 2014, Incheon akhirnya berakhir semalam. Penantian delapan hari tuntas ketika ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari naik di podium teratas dan membuat sang saka merah putih berkibar di Gyeyang Gymnasium, Incheon. Berada di seeded ketujuh, Greysia/Nitya secara meyakinkan membekap unggulan pertama asal Jepang Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo dua game langsung, 21-15 dan 21-9 dalam tempo 46 menit. Penampilan Greysia/Nitya benar-benar fantastis. Menjadi underdog, keduanya bermain dengan tenang, lepas, taktis, fokus, dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Hal itu kebalikan dengan pasangan Jepang yang selalu berada dalam tekanan dan gugup sepanjang pertandingan. Prestasi ini menuntaskan krisis panjang sumbangan emas Indonesia dari sektor ganda putri Asian Games. Terakhir kali ganda putri Indonesia mendapatkan emas terjadi 36 tahun lalu melalui pasangan legendaris Verawaty Fajrin/Imelda Wiguna di Asian Games 1978 Bangkok. Dengan kemenangan yang relatif mudah ini, baik Greysia maupun Nitya tidak tampak terlalu larut dalam emosi berlebih. Ini berbeda dengan sehari sebelumnya, ketika mereka mengalahkan pasangan Tiongkok Zhao Yunlei/Tian Qing di semifinal via laga keras rubber game 21-17, 19-21, dan 21-17. “Terimakasih kepada Tuhan. Akhirnya! Ini terjadi setelah bertahun-tahun, kami tidak pernah nyerah,” ucap Greysia. “Saya sangat bahagia. Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana bahagianya saya. Saya ingin berbagi kegembiraan ini untuk rakyat Indonesia,” imbuhnya. Kegembiraan Indonesia mungkin bisa diwakili oleh seratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korsel yang hadir di Gyeyang semalam. Kehadiran mereka memeberikan energi luar biasa. Mereka menyanyikan lagu-lagu penyemangat dengan heboh. Mereka bersorak dan berteriak habis-habisan sepanjang pertandingan. Greysia menambahkan, meski terlihat mudah menundukkan pasangan Takahashi/Matsutomo namun pertandingan itu sama sekali tidak gampang. “Mereka adalah salah satu pasangan paling konsisten di dunia,” tegas pebulutangkis 27 tahun itu. Nitya juga tidak bisa menyembunyikan kegembiraan. Dia mempersembahkan kemenangan ini kepada keluarganya dan juga dukungan dari PB PBSI. “Tanpa mereka, ini tidak mungkin terjadi,” ucap Nitya. Lantas apakah ada perayaan atas kesuksesan ini? “Butet (Liliyana Natsir, pemain ganda campuran, red) mengatakan, siapapun yang mendapatkan emas pertama harus mengadakan pesta Soju (minuman keras khas Korsel, red). Ha ha ha,” ucap Greysia. Matsutomo sendiri memuji penampilan Greysia/Nitya. “Mereka kelihatannya lebih kuat daripada terakhir bertemu. Selamat untuk mereka. Juga selamat untuk Indonesia,” tegas Matsutomo lantas tersenyum kecil. “Namun mereka berhasil ke final setelah mengalahkan lawan-lawan yang sangat berat. Berbeda dengan kami. Jadi kepercayaan diri mereka terbangun dengan baik,” imbuhnya. Ketua Kontingen Indonesia alias Chef de Mission yang baru Tubagus Lukman Djayadikusuma mengatakan tidak menyangka emas pertama lahir dari ganda putri. Pengganti Suwarno yang memutuskan pergi haji itu menuturkan bahwa perjalanan Greysia/Nitya pantas untuk mendapatkan apresiasi. “Apalagi lawannya adalah unggulan pertama. Dan kami menunggu sampai hari kedelapan untuk akhirnya mendapatkan emas. Kami sangat bangga. Soal bonus, jelas ada,” kata pria yang biasa dipanggil Ade Lukman itu lalu tertawa lebar. Keberhasilan ganda putri diharapkan menular ke pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang hari ini bertanding melawan pasangan nomor satu dunia asal Korsel Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong. Sementara itu dua ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto sukses melangkah ke semifinal. “Target kami delapan emas rasanya sudah mustahil terealisasi. Namun, mendapatkan satu emas saja di Asian Games rasanya sulitnya minta ampun. Setelah ini, kami akan lakukan instrospeksi,” tandas Lukman. (jp/jpnn)  More...

hamil

Ibu Hamil Minum Obat Antidepresan Berisiko Keguguran

ANTIDEPRESAN adalah pilihan pengobatan utama untuk sebagian besar jenis depresi. Antidepresan dapat membantu meringankan gejala Anda dan membuat Anda merasa nyaman, tapi banyak hal harus dipertimbangkan ketika Anda sedang hamil atau berpikir tentang keinginan untuk hamil. Kehamilan bisa menjadi roller coaster emosional bagi seorang wanita, tetapi jika Anda memiliki depresi, kecemasan atau gangguan mood, sembilan bulan bisa sangat sulit. Meskipun obat anti-depresan mungkin telah membantu sebelumnya, para ahli sepakat mereka dapat berisiko bagi anda dan bayi Anda. Sekitar 10 sampai 20 persen wanita hamil didiagnosis dengan depresi dan hingga 13 persen mengkonsumsi antidepresan selama kehamilan, menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine. “Setelah diyakini melindungi terhadap depresi dan kecemasan, kehamilan justru bisa membuat gejala lebih buruk. Bahkan, 52 persen wanita mengatakan gejala mereka meningkat selama kehamilan. Sering kali, pertama kalinya seorang wanita didiagnosis menderita depresi dan kecemasan adalah selama kehamilan,” kata OB-GYN Dr. Sheryl, seperti dilansir laman Fox News, Rabu (24/9). Depresi tidak hanya mempengaruhi wanita, tetapi juga memiliki efek mendalam pada bayi dalam rahim. Bahkan, sebuah studi di Journal Infant Behavior and Development menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang depresi lebih mudah marah, kurang aktif dan memiliki ekspresi wajah yang lebih sedikit daripada bayi yang lahir ibu yang tidak mengalami depresi. Risiko keguguran selama trimester pertama kehamilan apapun sudah tinggi, sekitar 15 sampai 20 persen, tetapi penggunaan antidepresan dapat meningkatkan risiko menjadi 68 persen. “Kami menjadi jauh lebih berhati-hati tentang yang hal-hal yang memungkinkan perempuan untuk menggunakan antidepresan,” kata Ross lebih lanjut. Antidepresan juga telah dikaitkan dengan jantung dan cacat lahir. Terlebih lagi, laporan terbaru dalam jurnal BMJ menemukan bahwa wanita hamil yang menkonsumsi selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) selama trimester terakhir mereka memiliki risiko absolute terkena hipertensi pulmonal persisten yaitu suatu kondisi yang berpotensi serius pada bayi baru lahir. Kekhawatiran lainnya adalah sindrom perilaku yang baru lahir, yang mempengaruhi hingga 30 persen bayi. Sebuah review di jurnal Human Reproduction menemukan bahwa bayi yang terkena SSRI pada akhir kehamilan juga lebih mungkin untuk memiliki kondisi yang dapat menyebabkan jitteriness, mudah marah dan susah makan. Dalam kasus yang lebih parah, kejang dan kesulitan bernapas dapat terjadi juga.(fny/jpnn)  More...

wulanguritno_thumb1

Punya 3 Anak, Wulan Guritno Tetap Cantik

JAKARTA – Wulan Guritno, 33, tahu cara merawat diri dan penampilan. Meski sudah memiliki tiga anak, dia selalu terlihat cantik dalam setiap acara. Ketika menghadiri fashion show private collection The Kooples Kamis malam (25/9), istri Adilla Dimitri itu mengenakan zipper dress hitam dan tampak menawan. Wulan terlihat mencoba beberapa fashion item di butik tersebut. Mulai perhiasan hingga jaket. Brand asal Prancis itu menghadirkan koleksi terbaru yang terkesan rock and roll serta edgy. Wulan adalah salah seorang pengguna brand tersebut. Ditanya soal penampilannya yang tetap cantik, dia menyatakan bahwa butuh kerja keras untuk mewujudkan itu. ’’Badan saya bisa begini karena kerja keras. Kan udah punya anak juga. Ini baru pulang liburan lho. Berat badan lagi naik,’’ ungkapnya. Kerja keras yang dia maksud adalah menjaga pola makan dan olahraga. Dalam seminggu, Wulan hanya melewatkan sehari tanpa olahraga. Setiap anaknya berangkat sekolah, dia berangkat ke tempat olahraga di daerah Kemang dan Senopati. Jika sedang ada syuting pagi, Wulan terpaksa membolos gym ataupun pilates. Dalam kondisi seperti itu, biasanya dia mengganti jadwal olahraganya pada sore hari. Di dalam mobilnya, selalu ada baju ganti, handuk, peralatan mandi, dan sepatu olahraga agar dirinya bisa langsung menuju gym setelah syuting. ’’Kan buat kesehatan juga, badan bisa bagus. Olahraga baik untuk kesehatan karena banyak makanan yang kita makan itu nggak sehat. Berlemak, kolesterol,’’ ujarnya. Selain berolahraga, Wulan memanfaatkan spa untuk merawat tubuh. Kebiasaan berolahraga tersebut akhirnya ditularkan kepada ketiga anaknya. Saat libur sekolah, dia merayu Shaloom, Abigail, dan Jeremiah untuk ikut olahraga meski sekadar lari pagi. ’’Shaloom berolahraga pilates. Kadang aku ajak lari juga,’’ katanya. (yas/c14/jan)  More...

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved