Bengkulu Ekspress Online
173121_419214_bok_otodidak
Sabtu, 2/08/2014 - 10:00 WIB

Belajar Otodidak, Juara di Kompetisi Dunia

Indonesian Card Artists, Pengembang Skill Unik Card Flourish DENGAN keterampilan tinggi, tumpukan kartu bisa menjadi bahan tontonan menarik dan memukau. Indonesian Card Artist berusaha memopulerkan card flourish, sebuah unjuk skill lewat kartu yang lepas dari citra sulap yang melekat. —————– Nora Adriani Sampurna, Jakarta —————– SEORANG laki-laki bertubuh sedang dan bertopi memainkan kartu-kartu di tangannya. Tidak sekadar dikocok, kartu-kartu itu juga diputar dan dilempar sedemikian rupa, lalu membentuk setengah lingkaran di depan mata. Kemudian, dalam sepersekian detik, kartu ditangkap kembali dan… voila! Tak satu pun kartu terjatuh. Kelihaiannya mengundang perhatian beberapa orang di sekelilingnya. Pemandangan seperti itu sering terlihat ketika anggota Indonesian Card Artists (ICA) tengah beraksi. Yang mereka lakukan itu adalah card flourish, keterampilan memainkan kartu dengan trik-trik khusus yang menghasilkan visual indah. Itu baru satu jenis move atau teknik card flourish. Masih banyak move lain yang tidak kalah keren. Antara lain, cuts (one handed cut, two handed cut), fans, serta aerials (melempar kartu ke udara). Rama Dimasatria, ketua ICA, mengungkapkan, awal didirikan pada 2009, ICA baru beranggota tujuh orang, termasuk dirinya. Pria yang bekerja sebagai programmer di sebuah perusahaan tersebut awalnya menemukan video mengenai card flourish di YouTube. Dia berusaha mempraktikkan sendiri dan semakin penasaran. Lantas, Rama menggagas ICA bersama beberapa teman yang dikenalnya lewat online. Banyak yang mengaitkan card flourish dengan sulap. Sebab, card flourish awalnya dipraktikkan para magician sebagai bagian dari pertunjukan. Namun, atraksi memainkan kartu yang mengombinasikan koordinasi antara mata, tangan, serta keseimbangan tersebut makin berkembang menjadi seni tersendiri. Terdapat forum online yang khusus mewadahi card flourish. Sebagian card flourisher berasal dari background sulap. Termasuk Rama. ’’Saya sering gagal belajar sulap, hehehe. Akhirnya beralih ke card flourish dan mendapat keseruan di sini,’’ ungkapnya. Nah, mayoritas anggota ICA lainnya berangkat dari hobi dan rasa penasaran. Rentang usia peminatnya mulai remaja 14 tahun hingga 35 tahun. Dari tujuh orang, kini anggota ICA mencapai seribu orang. Tidak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, namun juga dari kota-kota lain di Indonesia. Untuk wilayah Jakarta, mereka kerap mengadakan pertemuan pada Minggu di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan. Mereka sharing trik antaranggota, informasi kompetisi, hingga membicarakan agenda komunitas. Setiap ulang tahun, ICA mengadakan kompetisi untuk para anggota. Juga, sesi coaching dengan card flourisher mancanegara. Misalnya, yang diadakan awal Juli lalu bersama Jaspass, card flourisher asal Singapura. Acara itu berlangsung di SAE Institute, FX Sudirman, Jakarta. Masing-masing card flourisher punya trik atau move andalan. Setiap orang juga bisa menciptakan trik orisinal yang dikuasai. Apakah memerlukan kartu khusus untuk melakukan flourish? ’’Semua kartu bisa. Tapi, kartu impor memang lebih tahan lama jika dibandingkan produk lokal. Tidak mudah terlipat dan permukaannya lebih halus,’’ jelas Rama. Aksi para card flourisher memainkan kartu memang tergolong ’’sadis’’. Kartu tidak hanya dilempar, namun kadang ditendang dengan kaki lalu ditangkap dengan tangan. Ada yang membumbuinya dengan aksi membakar kartu sampai memainkan kartu di dalam air. Sebagai skill yang unik, keahlian memainkan kartu itu juga bisa menghasilkan pendapatan. Tidak sedikit anggota ICA yang sebelumnya sekadar hobi akhirnya sering diundang untuk perform card flourisher. Salah satunya Abie Jie Assegaff. Pria kelahiran 13 Juli 1987 tersebut bergabung dengan ICA pada 2009. Awal perkenalannya juga lewat video di YouTube. Ceritanya, alumnus Stikom Interstudy Jakarta jurusan broadcasting itu mencari bahan untuk tugas akhir. Akhirnya, dia menggunakan materi tentang card flourish dan intens mempelajarinya. Dari rasa penasaran dan hobi, akhirnya skill itu menghasilkan duit karena Abie sering mendapat job untuk perform card flourish. ’’Awalnya saya nggak pernah nyangka skill ini bisa jadi profesi. Yang makin bikin bangga itu ketika mengikuti kontes card flourish dan berhasil juara,’’ ungkapnya. Soal prestasi, anggota ICA boleh berbangga. Beberapa anggota sudah meraih penghargaan tingkat internasional. Abie pernah menjadi juara tunggal kompetisi foto aksi card flourisher yang diadakan illusionist.com, salah satu web magic terkemuka di dunia. Ketika itu, dia melakukan aksi andalannya, spring. Yaitu, mengayun kartu sedemikian rupa di udara sehingga membentuk visual yang menawan tanpa ada kartu yang terjatuh. Pemuda yang juga seorang skateboarder itu juga menjuarai Indonesian Cardistry Contest 2009. Sang ketua ICA, Rama Dimasatria, pada 2011 menjuarai Cardistry Death Match yang diikuti 32 cardist dari seluruh dunia. Jurinya merupakan tiga cardist internasional ternama. ’’Sistemnya seperti Piala Dunia. Dua peserta saling diadu. Setiap ronde punya tema. Misalnya, 30 second, 60 second, atau one take no edit video,’’ tutur Rama. Kebanyakan kompetisi cardistry dilakukan dengan mengirimkan video. Yang mendapat nilai lebih tinggi maju ke ronde berikutnya. Setelah melalui lima ronde, Rama berhasil juara. Dia mengalahkan cardist-cardist ternama dari berbagai negara seperti Ladislas Toubart, Tobias Levin, dan Bizau Vasile. Sebagai juara, pada kompetisi berikutnya pada 2013, Rama didapuk menjadi salah seorang juri. Belajar card flourish tidaklah sulit. Rama maupun Abie yang bisa dibilang sebagai dedengkot card flourish di Indonesia mengungkapkan, asalkan fokus dan suka, dalam hitungan jam, seseorang sudah bisa menguasai dasar teknik meliuk-liukkan kartu. Itulah yang juga dirasakan April Nursafitri. Dari semula tidak pernah bermain kartu, ketika ditantang teman untuk mempelajari satu teknik card flourish, dia bisa melakukannya dalam waktu setengah jam. ’’Kali pertama belajar one handed cut. Dari situ, langsung tertarik dan penasaran mencoba move-move lainnya,’’ kata perempuan 25 tahun tersebut. ’’Serunya, ini murni skill, sama sekali bukan magic. Bikin ketagihan untuk menguasai trik-trik baru,’’ lanjut dia. Dia sempat mengalami masa ketagihan bermain kartu pada awal-awal belajar. Saat menonton televisi atau memikirkan sesuatu, tangannya tidak lepas dari kartu yang dimain-mainkan. April menyatakan, orang-orang di sekitarnya cukup tertarik melihat keahliannya. Meski begitu, dia tidak berniat menjadikan keterampilan uniknya tersebut sebagai profesi. Dia memilih berkarir di bidang perbankan dan menjadikan card flourish sebagai hobi. Hanya sesekali dia tampil bersama teman-teman ICA. Pengalaman cukup menarik lainnya diungkapkan Abie. Temannya yang seorang editor sebelumnya mengalami tremor (tangan sering bergetar tanpa bisa dikontrol). Namun, setelah mempelajari card flourish dan rutin mempraktikkannya, si teman tersebut bisa lebih mengendalikan gerakan tangannya. ’’Mungkin karena terbiasa berlatih dengan keseimbangan tangan sehingga tremornya hilang,’’ ujar Abie. Manfaat lebih banyak yang dirasakan para anggota ICA tentunya adalah meningkatnya kadar percaya diri karena menguasai skill yang tidak semua orang bisa melakukannya. Ke depan, para member ICA mengusung misi makin mengeksiskan card flourisher di kalangan masyarakat Indonesia. Selama ini mereka kerap mendapat pengalaman tidak mengenakkan. Misalnya, ketika sedang berkumpul dengan sesama anggota di tempat publik dan mengeluarkan kartu, mereka dikira sedang bermain judi. ’’Kelihatan banyak yang ngeluarin kartu, kami dicurigai sampai pernah diusir sekuriti waktu di foodcourt,’’ ungkap Abie. Meski sudah dijelaskan, tidak semua bisa mengerti. ’’Misi kami, kalau makin banyak yang mengenal apa itu card flourish, apa itu ICA, bermain kartu tidak selalu dipandang negatif. Ini skill unik yang bisa dijadikan tontonan menarik,’’ tegas Rama menambahkan. (*/c5/sof)  More...

_75612415_75612414
Sabtu, 2/08/2014 - 09:50 WIB

Polri Klaim Sudah Tahu Potensi Gangguan ISIS

Setelah Video, Muncul Pesan Berantai  JAKARTA, BE – Isu masuknya organisasi Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) ke Indonesia, tampaknya, makin kencang. Setelah muncul video dukungan terhadap ISIS, kemarin muncul pesan berantai yang menginformasikan rencana serangan ISIS ke Indonesia. meski begitu, isu tersebut diyakini tidak akan berpengaruh banyak. Pesan berantai tersebut berisi sejumlah informasi mengenai bentuk serangan ISIS ke Indonesia. Yakni, serangan bom bunuh diri yang akan dilakukan mulai hari ini hingga 10 Agustus mendatang di sejumlah tempat. Yang akan melakukan bom bunuh diri menamakan dirinya ISIS pro (Abu Bakar) Baasyir. Sasarannya mall, supermarket, bank, gereja, pasar, dan sejumlah fasilitas publik. Pesan itu juga menyebutkan jika Baasyir telah membaiat ISIS dan telah turun perintah dari Khalifah ISIS untuk melakukan serangan ke Jakarta dengan target aparat kepolisian. Para pelaku akan membaur di antara masyarakat saat arus balik, dan menggunakan atribut capres nomor 1 dan 2. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Boy Rafli Amar meminta masyarakat berhati-hati dalam menyikapi pesan berantai tersebut. Menurut dia, pesan berantai itu merupakan salah satu dampak dari teknoologi informasi. Informasi apapun bisa dirilis di dunia maya tanpa pertanggungjawaban yang jelas. ’’Kami tidak underestimate denagn informasi tersebut. Namun, kami mengimbau masyarakat tetap tenang,’’ ujarnya saat dikonfirmasi kemarin. Masyarakat bisa berpartisipasi membantu kepolisian dengan ikut memantau kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Jika mendapati aktivitas mencurigakan, sebaiknya segera melapor ke kantor kepolisian terdekat. Boy tidak membantah jika ISIS berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di Indonesia. ’’Kami sudah tahu. Tapi, sementara ini kami meminta warga yang berkumpul ataupun berserikat agar tidak melakukan pelanggaran hukum,’’ lanjut mantan Kanit Negosiasi Subden Penindak Densus 88 itu. Alumnus Akpol 1988 itu menambahkan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar isu tersebut tidak sampai terjadi. Polri tidak pernah menganggap remeh isu apapun yang berkaitan dengan gangguan keamanan. Antisipasi selalu disiapkan, terlepas isu tersebut benar atau hanya main-main. Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghimbau agar umat islam di tanah air tidak terpengaruh oleh paham ISIS. Sebab, menurutnya, ISIS merupakan organisasi berpaham radikal yang rela menggunakan kekerasan demi memperjuangkan apa yang diyakininya. “Mereka ingin memperjuangkan negara Islam di Iraq dan Suriah. Umat Islam Indonesia tak perlu terpengaruh dan ikut-ikutan,” tuturnya. Karenanya, ia meminta agar seluruh umat Islam di Indonesia benar-benar mawas diri terhadap pengaruh ISIS. Ia pun berpesan agar seluruh umat Islam di Indonesia turut mendukung aparat penegak hukum untuk bekerja profesional dalam menangani ISIS dan kemungkinannya masuk Indonesia. “Dakwah Islam itu mengajak dan merangkul semua kalangan dengan cara-cara yang baik dan penuh hikmah, bukan dengan menebar ketakutan dan kekerasan,” tuturnya. Selain itu, lanjutnya, ideologi ISIS yang juga bertentangan dengan ideologi Indonesia, Pancasila. Bahkan, katanya, ISIS telah secara terang-terangan menyatakan Pancasila sebagai thougut (berhala) yang harus diperangi. Hal ini dinilainya sudah sangat kelewat batas. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun turut mengingatkan, bahwa ikut bersumpah menjadi bagian dari negara asing dapat berpengaruh pada kewarganegaraan. “Mengangkat sumpah dan berjanji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing itu bisa sebabkan kehilangan kewarganegaraan RI,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Lukman turut berharap, setiap organisasi masyarakat (ormas) islam melalui bimbingan dan arahan ulamanya dapat mengintensifkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Sehingga dapat memperkuat diri sendiri guna menangkal anasir yang dapat mengusik keutuhan sebagai sesama umat beragama, berbangsa, dan bernegara. “Memanfaatkan momentum Idul Fitri ini, kita harapkan setiap ormas islam melalui ulama masing-masing mampu menebarkan kemaslahatan bagi sesame dalam bingkai keutuhan Negara KEsatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (byu/mia)  More...

138075_pertamina_663_382
Sabtu, 2/08/2014 - 09:00 WIB

Pertamina Batasi BBM Bersubsidi

JAKARTA - Pertamina tampaknya membuktikan komitmennya untuk mengendalikan penyaluran BBM bersubsidi di Indonesia. Per tanggal 1 Agustus 2014 atau kemarin, pihaknya sudah menerapkan beberapa upaya pembatasan penjualan BBM bersubsidi di SPBU tertentu. Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, langkah tersebut sesuai dengan surat edaran Badan Pengatura Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) nomor 937/07/Ka yang terbit pada 24 Juli 2014. Surat tersebut berisi mandate bagi PT Pertamina untuk mulai mengimplementasikan pembatasan BBM bersubsidi, khususnya Solar, mulai 1 Agustus 2014. “Dalam undang-undang nomor 12 Tahun 2014 tentang APBN-P 2014, volume kuota BBM bersubsidi dikurangi. Dari 48 juta kilo liter (kl) menjadi 46 juta kl. Untuk menjalankan amanat kebijakan tersebut, maka BPH Migas telah mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan solar dan premium. Agar, kuota 46 juta KL bisa cukup sampai dengan akhir tahun 2014,” ujarnya melalui siaran pers kemarin (1/8). Kebijakan tersebut dimulai pada wilayah Jakarta Pusat dengan menghilangkan penjualan Solar bersubsidi. Kemudian, pembatasan solar bersubsidi bakal diberlakukan di seluruh SPBU di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Bali pada 4 Agustus. Pertamina bakal membatasi waktu penjualan solar hanya mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 untuk wilayah atau cluster tertentu. “Penentuan cluster tersebut difokuskan untuk kawasan industri, pertambangan, perkebunan. Serta, wilayah-wilayah yang dekat dengan pelabuhan. Di wilayah itu rawan penyalahgunaan solar bersubsidi. Sedangkan, SPBU yang terletak di jalur utama distribusi logistik tidak dilakukan pembatasan waktu penjualan solar. Kalau wilayah yang sudah menerapkan pembatasan seperti Batam, Bangka Belitung dan beberapa wilayah Kalimantan, penerapannya seusai aturan pemerintah daerah,” imbuhnya. Selain itu, lanjut dia, alokasi solar bersubsidi untuk lembaga penyalur BBM nelayan juga bakal dipotong sebesar 20 persen. Hal tersebut dengan memprioritaskan kebutuhan kapal nelayan di bawah 30 gross tonnage (GT). “Tahap selanjutnya, seluruh SPBU yang berlokasi di jalan tol tidak akan menjual premium bersubsidi. Terhitung mulai tanggal 6 Agustus 2014 hanya menjual Pertamax series. Saat ini total jumlah SPBU di jalan tol mencapai 29 unit. Dari jumlah tersebut, 27 unit SPBU ada di wilayah Marketing Operation Region III (Jawa bagian Barat) dan 2 unit SPBU ada di wilayah Marketing Operation Region V (Jawa Timur),” terangnya. Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pengusaha SPBU yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Dari segi konsumen, perseroan pun telah menyediakan mediba spanduk yang dipasang di setiap SPBU. “Kami juga memastikan pasokan Pertamax Series tersedia secara cukup di seluruh SPBU,” katanya. Soal realisasi, pihaknya mencatat akumulasi konsumsi solar bersubsidi mencapai 9,12 juta kl per 31 Juli 2014. Itu sekitar 60 persen dari kuota APBNP-2014 untuk PT Pertamina (Persero) sebesar 15,16 juta kl. Sedangkan, realisasi konsumsi premium bersubsidi pada periode yang sama mencapai 17,08 juta kl. Atau, 58 persen dari kuota APBNP-2014 untuk Pertamina sebesar 29,29 juta kl. “Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Sehingga, penyediaan BBM bersubsidi bisa cukup sampai dengan 31 Desember 2014,” ungkapnya. Sementara itu, perusahaan bus pariwisata mulai ancang-ancang mengatur kebijakan baru menghadapi rencana pembatasan solar subsidi mulai 4 Agustus 2014 ini. Potensi terbesar adalah dilakukan penyesuaian harga alias terjadi kenaikan tarif atas sewa jasa moda transportasi ini. Head of Public Relations Blue Bird Group, Teguh Wijayanto, mengatakan pihaknya masih menunggu sosialisasi resmi dari pemerintah termasuk hasil keputusan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda). “Kalau memang kita (bus pariwisata) termasuk kena dampak signifikan ya melakukan penyesuaian harga,” ungkapnya kepada Jawa Pos, kemarin. Penyesuaian harga perlu dilakukan karena berlakunya jam penjualan solar bersubsidi bisa berdampak kepada banyak hal. Terutama kepadatan di SPBU karena terjadi pembelian solar bersubsidi pada momen yang sama. Padahal bus pariwisata sulit untuk ikut mengantri karena terkait dengan layanan kepada para penyewa. Sebagai langkah antisipasi maka pihaknya siap-siap membeli solar non subsidi yang harganya lebih mahal. Di luar dari itu, kata Teguh, pihaknya berharap ada pengecualian bagi bus pariwisata sehingga masih bisa membeli solar bersubsidi seperti biasa. “Sekarang coba saja kita ukur, berapa besar sih signifikansinya dari bus pariwisata? Asumsi saya selisihnya tidak banyak karena frekuensi dan volume bus pariwisata ini juga tidak banyak,” kata dia. Padahal, menurutnya, peran dari bus pariwisata bukan hanya sekadar untuk kegiatan wisata. Blue Bird misalnya selain armadanya melayani kebutuhan berwisata juga melayani antar jemput sekolah dan antar jemput karyawan perusahaan. “Bus ini kan muatannya banyak. Masih lebih ramah lingkungan dibandingkan jika ternyata nanti dilakukan penyesuaian harga dan orang-orang merasa kemahalan lalu akhirnya pilih bawa kendaraan sendiri-sendiri. Kan jadi beban juga,” pikirnya. Data statistik Kementerian Perhubungan mencatat pada 2012 terdapat sebanyak 14.984 bus pariwisata di Indonesia atau meningkat 40 persen dibandingkan 10.667 unit pada 2008. Dalam catatan yang diterbitkan rekap lima tahunan itu diketahui bahwa armada bus pariwisata paling banyak terdapat di provinsi DKI Jakarta mencapai 4.727 unit diikuti Jawa Tengah (2.630 unit), Jawa Barat (2.372 unit), Jawa Timur (1.441 unit), dan Bali (1.255 unit). (bil/gen)  More...

IMG_3160
Jumat, 1/08/2014 - 13:08 WIB

Kambing Jantan Beranak 2 Ekor

PUT, BE – Warga di Simpang Guru Agung Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, heboh. Pasalnya pasangan suami istri, Iwan (40) dan Rina (30), warga setempat, yang akan mengaqikah anak kedua mereka, Akifa Naila, yang baru berumur satu minggu, memiliki satu ekor kambing jantan yang mempunyai anak 2 ekor. Informasi yang di himpun BE dari Eko (25), warga Simpang Guru Agung Kelurahan Pasar PUT, kambing jantan yang berumur 2,5 tahun untuk aqikah itu dibeli dari warga Desa Belumai 2 Kecamtan PUT beberapa hari yang lalu. Kambing itu kemudian disembelih pada hari Kamis pukul 12 .00 WIB. Kambing jantan yang mempunyai jenggot panjang dan berwarna putih tersebut kemudian disembelih Imam Marhamid. Saat  akan disembelih kambing tersebut tidak meronta dan hanya dipegangi oleh tiga orang. Setelah disembelih perut kambing kemudian dibelah. Ternyata ada anak kambing yang berjumlah dua ekor di dalam perut kambing jantan dan hal tersebut langsung diberitahukan kepada pihak keluarga yang akan mengaqikah. Setelah pihak keluarga mendapati dua anak ekor kambing tersebut, maka pihak keluarga langsung membersihkan anak kambing tersebut dan memasukannya ke dalam toples plastik besar. Satu toples untuk ari-ari kambing dan satu toples untuk dua anak ekor kambing yang belum tumbuh bulu tersebut. Lurah Pasar PUT, Cik Asan ditemui BE mengatakan, seumur hidup baru ini menemukan adanya kambing jantan yang mempunyai anak dua ekor. Mungkin, kata dia, ada hikmah di balik semua itu. Dari pantauan BE di rumah pasangan Iwan dan Rina itu ramai dikunjungi ratusan warga yang ingin melihat keajaiban aneh itu serta ingin mengabadikan gambar 2 ekor anak kambing jantan yang berada di dalam toples.(cw1)  More...

                        

Dewan Tolak Tugu Raflesia

BENGKULU, BE – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu menolak rencana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Bengkulu yang ingin membangun tugu raflesia di kawasan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu.  Rencananya pembangunan tugu raflesia tersebut akan dianggarkan dalam APBD 2015 sebesar Rp 11 miliar. Penolakan itu dikarenakan anggota dewan menilai bahwa Raflesia Arnoldi penemu bunga Raflesia yang dijadikan icon Provinsi Bengkulu hingga saat ini bukanlah orang asli atau pejuang dari Bengkulu. Melainkan orang Inggris yang menjajah Bengkulu. “Raflesia itu bukan pejuang Bengkulu, karena itu untuk apa kita agung-agungkannya. Itu namanya pembodohan,” tolak Ir Muharamin, anggota DPRD terpilih. Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu jika ingin memajukan potensi pariwisata yang ada di daerah ini, bukan malah membangun tugu Raflesia dengan menghabiskan anggaran yang cukup besar. “Saya rasa masyarakat Bengkulu tidak akan bangga terhadap Raflesia, karena bukan orang Bengkulu,” ujar politisi Demokrat ini. Selain itu, ia juga justru menyetujui jika yang dibangun itu adalah tugu mantan pejuang Bengkulu. Karena berkat perjuangan mereka Bengkulu ini bisa lahir dan bebas dari penjajahan. “Kalau orang Bengkulu saya setuju, silakan cari orang asli Bengkulu yang telah memperjuangkan jiwa dan raganya untuk Bengkulu,” ujarnya. Muharamin menyebutkan, justru Pemprov terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat jika tetap memaksakan diri untuk membangun tugu Raflesia tersebut. karena hingga saat ini masih banyak kebutuhan masyarakat di Provinsi Bengkulu yang belum terpenuhi dengan baik, seperti  masih banyak infrastruktur yang tidak layak, bahkan sebagian masyarakat masih ada yang menikmati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, seperti irigasi, jalan usaha tani, dan berbagai fasilitas negara lainnya. Senada juga disampaikan ketua Fraksi PAN yang juga anggota dewan terpilih dari Partai PKPI, Drs Gustianto. Ia justru meminta Disparbud untuk mengkaji ulang akan rencana pembangunan  tugu Raflesia tersebut. “Setiap pembangunan itu harus diawali dengan perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan kemanfaatannya. Jika dirasakan kurang bermanfaat, untuk apa dibangun karena hanya akan menghabiskan uang rakyat saja,” tukasnya. Sebelumnya Kadisparbud Provinsi Bengkulu, H Hasanudin menyampaikan bahwa pihaknya akan membangun tugu Raflesia yang akan dijadikan icon Bengkulu. Karena selama ini orang tidak begitu tertarik dengan Bengkulu, meskipun memiliki Pantai Panjang yang tak kalah indahnya dengan Pantai di Bali, Benteng Marlborough, rumah pengasingan Bung Karno dan sejumlah objek wisata lainnya. “Kita yakin dengan adanya tugu Raflesia itu, Bengkulu akan menjadi tujuan wisata. Dan kita akan membangun opini bahwa belum sampai di Bengkulu jika belum mengunjungi tugu Raflesia tersebut,” tandasnya. (400)  More...

Pencarian korban sebelmu diketemukan

Mandi Laut Pakai Ban, Berbahaya

BENGKULU, BE - Rasanya tak lengkap jika tak mandi laut saat berkunjung ke pantai Bengkulu. Begitulah yang dilakukan ribuan wisatawan yang berkunjung ke pantai Jakat, Kota Bengkulu. Beberapa pengunjung memanfaatkan lokasi Pantai Jakat ini untuk berenang dan mandi. Meningkatnya kunjungan masyarakat untuk mandi laut ini ternyata dimanfaatkan oleh beberapa penyedia jasa penyewaan ban untuk menjajakan ban sewaannya untuk digunakan mandi. Maraknya penyedia jasa ini, menjadi perhatian sendiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Akibatnya, para penyewa ban turut ditegur oleh BPBD untuk meningkatkan pengawasan keamanan. “Untuk para penyewa ban ini sebaiknya untuk lebih memperhatikan keamanan para penyewa yang mandi di pantai. Karena secara standar, ban tersebut belum begitu aman. Terlebih lagi, ada beberapa kejadian dimana pengunjung pantai hanyut dibawa ombak,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Tarmizi Gumay. Senada dengannya,  Kapolsek Teluk Segara, Kompol G Suwanto juga mengimbau agar para pengunjung bisa menggunakan pelampung saat mandi.  Karena, bila hanya menggunakan ban mobil bekas saja, keamanannya kurang terjamin.  “Kapolda juga sudah mengingatkan agar para penyedia jasa sewa ban tersebut bisa mengintensifkan pengawasan agar para pengunjung yang menggunakan ban tersebut tetap aman,” ujarnya. Disarankan Suwanto, untuk lebih aman wisatawan sebaiknya menggunakan jaket pelampung saat mandi. Begitu juga dengan penikmat wahana banana boat, harus menggunakan jaket pelampung untuk menjaga keamanan saat berada di tengah laut. “Kita tentu tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, kita harus melakukan usaha yang preventif,” pungkasnya. (609)  More...

Suimi Fales SH MH

Revisi Samisake Tunggu Pemkot

BENGKULU, BE – Ketua Panitia Khusus (Pansus) revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Dana Bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake), Suimi Fales SH MH, mengatakan, pihaknya masih menanti penjelasan dari Pemerintah Kota terkait pelaksanaan program ini. Pasalnya, dalam rapat Pansus yang diadakan baru-baru ini, dewan telah menyanyakan beberapa hal yang prinsipil untuk dijawab sebelum pembahasan revisi tersebut dilanjutkan. Suimi menjelaskan, beberapa persoalan yang dimintai dewan untuk dijelaskan diantaranya adalah mekanisme penyaluran Dana Bergulir Samisake selama ini khususnya dalam rentang waktu 1 tahun terakhir. Suimi menyampaikan, penjelasan mengenai mekanisme penyaluran ini menjadi penting untuk diketahui karena ajuan revisi dinyatakan Pemerintah Kota didasarkan pada adanya kesalahan dalam Perda. Data terhimpun, Pasal 23 Perda Nomor 12 Tahun 2013 tersebut dinilai bertentangan dengan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Hal ini termaktub dalam surat Nomor 188/.34/8878/SJ tertanggal 20 Desember 2013 perihal klarifikasi Perda yang diberikan oleh Mendagri. Pasal tentang mekanisme penyaluran tersebut dinilai belum menyebutkan secara tegas norma larangan atau norma pemerintah yang dilanggar. Disamping itu, pasal tersebut juga dinilai baru mencatumkan substansi yang berupa sanksi administrasi atau sanksi keperdataan atas pelanggaran norma tersebut dirumuskan menjadi satu bagian pasal dengan norma yang memberikan sanksi administrasi dan sanksi keperdataan. Seharusnya, rumusan ketentuan sanksi pidana dan sanksi administratif harus dicantumkan dalam 1 Bab. “Kita tunggu Pemerintah Kota untuk memberikan klarifikasi mengenai mekanisme apa yang mereka lakukan selama ini. Kita lihat seperti apa jawabannya baru pembahasan ini bisa kita lanjutkan kembali,” kata Suimi, kemarin. Disamping penjelasan mengenai mekanisme penyaluran selama 1 tahun terakhir, anggota Pansus Revisi Perda Dana Bergulir Samisake lainnya, Sofyan Hardi, juga meminta kepada Pemerintah Kota untuk menyiapkan data orang-orang yang selama ini memperoleh Dana Bergulir Samisake tersebut. “Kami minta nama, alamat, berapa dana pinjaman yang diterima dan usaha apa yang mereka jalankan. Karena ini dana bergulir, pemerintah harus bisa mendetailkan masalah ini agar bisa jelas ditagihnya nanti,” ungkapnya. Asisten II Setda Kota, Drs H Fachruddin Siregar MM, berjanji akan segera memimpin timnya untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan oleh Pansus. Ketua Pansus, Suimi Fales, berkomitmen akan menyelesaikan pembahasan revisi Perda tentang Dana Bergulir Samisake ini secepatnya. (009)  More...

131819_497550_jokowi_jk

Kubu Jokowi-JK Bantah Bahas Kabinet di Rumah Mega

JAKARTA - Sejumlah petinggi pimpinan partai politik di poros koalisi Indonesia Hebat berkumpul di kediaman Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di Menteng, Senin (28/7). Meski bertajuk silaturahmi Lebaran, pertemuan tersebut kemudian dikaitkan dengan pembahasan kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendatang. Namun, mereka memastikan, berkumpulnya pimpinan parpol pengusung pasangan capres terpilih Jokowi-JK itu tidak untuk membahas kabinet pemerintahan melainkan, hanya berlebaran. “Belum ada,” singkat Ketum Partai Hanura Wiranto. Menurutnya, selaku petinggi partai yang memimpin koalisi Indonesia Hebat, Megawati tidak membagi-bagikan jatah kabinet pemerintahan. Begitu pula dengan Jokowi-JK saat memimpin Indonesia lima tahun mendatang. “Dari dulu Mega dan Jokowi-JK bukan soal pembagian tapi kualitas dan profesional,” ujar Wiranto. Hal senada disampaikan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh yang turut hadir. Menurutnya, di Hari Raya Idul Fitri ini para tamu yang hadir hanya kumpul-kumpul biasa sambil bercengkerama. “Saling kumpul satu sama lain. Pada dasarnya hari ini hanya mengucapkan selamat, semua anggota masyarakat untuk membangun semangat solidaritas kebangsaan,” jelasnya. Surya menambahkan, pembahasan kabinet akan dibicarakan pada waktu-waktu mendatang bukan di sela momentum Lebaran. “Nanti di hari-hari ke depan, Insya Allah lancar ke depan. Karena koalisi tanpa syarat apapun yang terbaik,” tegasnya. Selain Surya Paloh dan Wiranto, Lebaran di kediaman Megawati juga dihadiri tokoh-tokoh seperti Ketum PKB yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Wakil Gubernur Banten Rano Karno serta Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar. Tak ketinggalan tentunya pasangan Jokowi-JK sendiri. Dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar juga menyatakan pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi saja. Sama sekali tidak ada pembicaraan politik di antara mereka. “Semuanya minta maaf, makan-makan. Tidak ada bicara politik,” ujar Muhaimin sebelum meninggalkan rumah Mega. Acara di rumah Mega itu hanya berlangsung sekitar 1 jam. Beberapa tokoh dari luar partai koalisi seperti Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, politisi senior PPP Hamzah Has dan pengusaha nasional Setiawan Djody juga terlihat hadir. Chairul Tanjung pun menyampaikan hal yang sama dengan Muhaimin. Menurutnya, sama sekali tidak ada pembicaraan politik di antara mereka yang hadir. “Kita saling ucapkan selamat lebaran, mohon maaf, prinsipnya lebaran harus maaf-maafan, ucapkan hari raya,” ujarnya. (dil/adk/jpnn)  More...

Plt-Gubernur-Bengkulu-Junaidi

Gub dan Wagub Open Hause

BENGKULU, BE – Pada perayanan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah ini, Gubernur Bengukulu, H Junaidi Hamsyah kembali melakukan open hause pada lebaran kali ini. Open house sendiri akan dilakukan selama 2 hari, yakni hari Senin (28/7) dan hari Selasa (29/7) atau pada hari pertama dan kedua lebaran di kediaman dinasnya Gedung Daerah Provinsi Bengkulu. Hal yang sama juga dilakukan Wakil Gubernur, Sultan B Najamudin. Hanya saja open house Wagub ini hanya satu hari, yakni pada hari lebaran pertama di kediaman dinasnya di Jalan P Natadirja Km 7 Kota Bengkulu. “Untuk open hause di rumah dinas gubernur, pada hari pertama ini resminya untuk Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Bengkulu, pimpinan dan anggota DPRD provinsi, serta bupati dan walikota se-Provinsi Bengkulu,” kata Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi dan Informasi Publik Dishubkominfo Provinsi Bengkulu, Sri Hartika MSi, kemarin. Sedangkan pada hari kedua dibuka untuk masyarakat Provinsi Bengkulu yang ingin berkunjung dan silaturahmi dengan gubernur.  Namun pada hari kedua hanya dibuka pukul 12.00 WIB siang, karena setelah itu gubernur Junaidi dan istrinya mengunjungi orang tua dan sanak keluarganya di Kabupaten Bengkulu Utara. “Pada hari kedua itu pak gubernur juga akan memberikan THR kepada warga dan anak-anak yang datang silaturahmi,” ujarnya. Sedangkan di kediaman dinas Wagub pada hari pertama tersebut menerima semua kalangan yang ingin datang, mulai dari pejabat dari lingkungan Pemprov, lembaga vertikal, FKPD, maupun masyarakat umum. “Jadi siapapun mau datang dipersilakan, baik datang ke rumah dinas gubernur maupun wakil gubernur, karena keduanya terbuka untuk menerima kedatangan masyarakat luas” paparnya. Sri juga mengungkapkan, pada open hause tersebut baik di kedimanan dinas gubernur dan Wagub akan disediakan berbagai makanan yang bisa dinikmati oleh siapapun yang datang berkunjung.  “Satpam sendiri tidak akan melarang atau memperketat pengamanan, karena memang rumah gubernur dan wakil gubernur benar-benar dibuka untuk rakyat,” tukasnya. (400)  More...

lampard

Lampard Bisa Bermain di Manchester City

MANCHESTER- Kabar mengejutkan datang dari Manchester City. Tim berjuluk The Citizens itu kemungkinan bakal menggunakan tenaga gelandang Chelsea, Frank Lampard pada musim 2014/2015 mendatang. Pasalnya, Lampard yang sudah diikat New York City FC belum akan bermain di Major League Soccer hingga Maret 2015 mendatang. Nah, New York City yang merupakan tim franchise City berniat meminjamkan gelandang berusia 36 tahun itu. Laman Guardian, Sabtu (2/8) menulis, Lampard hanya akan bermain selama enam bulan. Setelah itu, gelandang timnas Inggris itu bakal membela New York City ketika MLS sudah digeber. Jika itu terjadi, laga Chelsea kontra City musim mendatang dipastikan bakal sangat panas. Sebagaimana diketahui, Lampard merupakan mantan idola fans Chelsea setelah bermain selama 13 musim di Stamford Bridge. Di sisi lain, keputusan meminjamkan pemain ke tim franchise sebelumnya juga sudah dilakukan New York City. Yakni, ketika meminjamkan bomber David Villa ke Melbourne City untuk durasi pendek. (jos/jpnn)  More...

wanita

Berhenti Jadi Wanita Karir Demi Suami

Sore itu sembari menunggu kedatangan teman yang akan menjemputku di masjid ini seusai ashar. Kulihat seseorang yang berpakaian rapi, berjilbab dan tertutup sedang duduk disamping masjid. Kelihatannya ia sedang menunggu seseorang juga. Aku mencoba menegurnya dan duduk disampingnya, mengucapkan salam, sembari berkenalan. Dan akhirnya pembicaraan sampai pula pada pertanyaan itu. “Anti sudah menikah?”. “Belum ”, jawabku datar. Kemudian wanita berjubah panjang (Akhwat) itu bertanya lagi “kenapa?” Pertanyaan yang hanya bisa ku jawab dengan senyuman. Ingin kujawab karena masih hendak melanjutkan pendidikan, tapi rasanya itu bukan alasan. “Mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya. “Menunggu suami” jawabnya pendek. Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya-tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya kuberanikan juga untuk bertanya “Mbak kerja di mana?” Entah keyakinan apa yang membuatku demikian yakin jika mbak ini memang seorang wanita pekerja, padahal setahuku, akhwat-akhwat seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga. “Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati. “Kenapa?” tanyaku lagi. Dia hanya tersenyum dan menjawab  “karena inilah pintu awal kita wanita karir yang bisa membuat kita lebih hormat pada suami” jawabnya tegas. Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum. Saudariku, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah hanya ingin didatangi oleh laki-laki yang baik-baik dan sholeh saja. “Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ? Waktu itu jam 7 malam, suami saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Setibanya dirumah, mungkin hanya istirahat yang terlintas dibenak kami wanita karir. Ya, Saya akui saya sungguh capek sekali. Dan kebetulan saat itu suami juga bilang jika dia masuk angin dan kepalanya pusing. Celakanya rasa pusing itu juga menyerang saya. Berbeda dengan saya, suami saya hanya minta diambilkan air putih untuk minum, tapi saya malah berkata, “abi, pusing nih, ambil sendirilah !!”. Pusing membuat saya tertidur hingga lupa salat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat salat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya. Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya (kami memang berkomitmen untuk tidak memiliki khodimah)? Terlihat lagi semua baju kotor telah dicuci. Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini? Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga. Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi demam, tinggi sekali panasnya. Saya teringat perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air putih saja saya membantahnya. Air mata ini menetes, air mata karena telah melupakan hak-hak suami saya.” Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yang diusapnya. “Kamu tahu berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700 ribu/bulan. Sepersepuluh dari gaji saya sebulan. Malam itu saya benar-benar merasa sangat durhaka pada suami saya. Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya dengan ikhlas dari lubuk hatinya. Setiap kali memberikan hasil jualannya, ia selalu berkata “Umi, ini ada titipan rezeki dari Allah. Di ambil ya. Buat keperluan kita. Dan tidak banyak jumlahnya, mudah-mudahan Umi ridho”, begitulah katanya. Saat itu saya baru merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong dan durhaka pada nafkah yang diberikan suami saya, dan saya yakin hampir tidak ada wanita karir yang selamat dari fitnah ini” “Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu sering begitu susah jika tanpa harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya” Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara. “Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua, dan saudara- saudara saya justru tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Sesuai dugaan saya, mereka malah membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan yang lain.” Aku masih terdiam, bisu mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan. “Kak, bukankah kita harus memikirkan masa depan ? Kita kerja juga kan untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini mahal. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah. Salah kakak juga sih, kalo mau jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali mengalir, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat. “Anti tau, saya hanya bisa menangis saat itu. Saya menangis bukan karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, Demi Allah bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya sudah dipandang rendah olehnya. Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia ? Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari ? Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya ? Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, saat itu orang tersebut belum mempunyai pekerjaan ? Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah di hadapannya hanya karena sebuah pekerjaaan ? Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya. Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya. Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya. Saya berharap dengan begitu saya tak lagi membantah perintah suami saya. Mudah-mudahan saya juga ridho atas besarnya nafkah itu. Saya bangga dengan pekerjaan suami saya ukhty, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan seperti itu. Disaat kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tetapi suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya. Suatu saat jika anti mendapatkan suami seperti suami saya, anti tak perlu malu untuk menceritakannya pekerjaan suami anti pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku. Dan dia mengambil tas laptopnya, bergegas ingin meninggalkanku. Kulihat dari kejauhan seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, wanita itu meninggalkanku. Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho. Ya Allah…. Sekarang giliran aku yang menangis. Hari ini aku dapat pelajaran paling berkesan dalam hidupku. Pelajaran yang membuatku menghapus sosok pangeran kaya yang ada dalam benakku..Subhanallah..Walhamdulillah..Wa Laa ilaaha illallah…Allahu Akbar Semoga pekerjaan, harta dan kekayaan tak pernah menghalangimu untuk tidak menerima pinangan dari laki-laki yang baik agamanya. (**)  More...

ayu tingting

Ayu Ting Ting Ditaksir Ivan Gunawan

DESAINER kondang, Ivan Gunawan kini tak lagi menutupi rasa cintanya kepada Ayu Ting-Ting. Bahkan, Ivan sudah mulai blak-blakan mengungkap ketertarikannya pada Ayu sejak dia masih berpacaran dengan Henry Baskoro Hendarso atau yang akrab disapa Enji. “Saya nunggu dia (Ayu Ting-Ting, Red) dari nikah, hamil sampai anaknya lahir,” ungkap Ivan di salah satu infotainment, Jumat (1/8). Sejak bertemu Ayu, pria yang kerap tampil kemayu ini meyakini bahwa pelantun lagu ‘Minyak Wangi’ itu adalah orang yang tepat menjadi pendampingnya. Hanya saja waktu itu Ayu keburu dekat dan menikah dengan Enji. “Kalau saya benar-benar yakin itu pilihan yang terbaik. Ya semoga yang di Atas (Tuhan, Red) merestui. Setiap orang kan ingin berumah tangga dan menikah, saya pun juga begitu,” harap dia. Sebelumnya, Ayu mengaku sudah ada yang punya. Tapi itu ternyata hanya taktik untuk mengelabui presenter Okky Lukman saat berkolaborasi di Grand Final KDI MNC TV, (10/6). Keduanya dipertemukan dalam kolaborasi lagu Wali berjudul Cari Jodoh. Di awal lagu, keduanya terlihat sangat bersemangat melantunkan lagu tersebut. Sayangnya, di pertengahan lagu, Okky yang dikenal jahil itu mulai mengganti sejumlah lirik. “Pengumuman-pengumuman siapa yang mau bantu Ayu, tolong Ayu, kasihani Ayu. Tolong carikan dirinya kekasih hati. Siapa yang mau?” canda Okky. Mendengar lirik lagu tersebut, Ayu pun langsung salah tingkah di panggung. Beberapa kali dia berusaha untuk menjawab pertanyaan presenter berbadan besar itu dengan lirik yang berbeda. “Sekarang ada yang punya,” sahut Ayu lewat nyanyiannya. Sontak sejumlah penonton berteriak senang saat mendengar jawaban Ayu. Sayangnya, itu hanya gimik yang dilontarkan Ayu untuk meramaikan Grand Final KDI 2014. “Aku memang nggak pernah menutup pintu (hati, Red), tetapi untuk saat ini nggak dulu. Sekarang masih fokus sama karir,” pungkasnya. (ash)  More...

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved