IMG_5702
Rabu, 17/09/2014 - 11:16 WIB

Mitsubishi Mirage Berhadiah Motor

Open House Lautan Berlian Utama Motor BENGKULU, BE – PT Lautan Berlian Utama Motor Bengkulu kembali menggelar acara open house untuk konsumen setia Mitsubishi, kemarin (16/9). Di kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara langsung 1 unit sepeda motor Yamaha Vega kepada konsumen yang membeli Mitsubishi Mirage secara cash ataupun kredit. Program ini sendiri berlaku mulai dari Juli dan akan berakhir September ini. Penyerahan hadiah ini sendiri diserahkan secara langsung  Pimpinan Cabang PT Lautan Berlian Utama Motor Bengkulu H Darsiwan Hon. “Open house ini sebenarnya agenda rutin yang selalu kita gelar setiap bulan, ini bertujuan agar tali silaturahmi yang sudah terjalin antara kita dan konsumen tetap selalu terjaga dengan baik. Dan silaturahmi ini sendiri bukan hanya sekedar silaturahmi antara dealer Lautan Berlian dengan konsumennya melainkan lebih kepada tali silatuhmi kekeluargaan,” terang Darsiwan. Darsiwan juga menambahkan untuk program promosi pembelian Mitsubishi Mirage dan mendapatkan 1 unit sepeda motor Yamaha baru sebulan lebih diluncurkan. Program ini mendapat sambutan positif. Sebab, sudah 12 unit Mistubishi Mirage yang terjual sejak diluncurkan program tersebut. “Ini berarti sambutan dari masyarakat khususnya pencinta produk Mitsubishi Mirage sendiri sangat baik. Dengan adanya program dan promo-promo seperti ini kita berharap agar silaturahmi seperti ini dapat selalu terus berlanjut sehingga PT. Lautan Berlian Utama Motor Bengkulu dapat terus tumbuh dan berkembang bersama dengan konsumennya,” imbuhnya.(cik7)  More...

korban rampok
Rabu, 17/09/2014 - 11:08 WIB

Perampokan di Lembak, Usai Dibunuh Motor Dirampas

BINDURIANG, BE – Aksi perampokan di wilayah Lembak semakin mengganas.  Tak hanya merampok harta korbannya, bahkan pelaku rela menghabisi nyawa sasaran kejahatannya yang melawan saat mereka menjalankan aksinya.  Peristiwa ini terjadi Selasa (16/9) sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Gardu, Kecamatan Binduriang. Seorang pengguna jalan yang diketahui bernama Dedi (24), warga Merasi, Kota Lubuklinggau, harus meregang nyawa karena mempertahankan motor Beat miliknya yang hendak diambil kawanan rampok berjumlah 6 orang yang menggunakan 3 unit sepeda motor. Dari data yang dihimpun, saat itu korban bersama dengan temannya, Herman (28), warga Merasi, Kota Lubuklinggau berboncengan menggunakan sepeda motor Beat warna hitam menuju arah Lubuklinggau.  Korban dipepet oleh 6 orang pelaku dengan menggunakan 3 unit sepeda motor.  Karena diduga melawan saat motornya akan diambil kawanan rampok, Dedi ditusuk oleh kawanan rampok tepat mengenai rusuk kirinya.  Setelah berhasil melumpuhkan korban, pelaku langsung membawa motor milik korban dan langsung melarikan diri. Herman yang melihat langsung kejadian tersebut langsung meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat.  Sayangnya nyawa Dedi sudah tidak dapat ditolong lagi karena mengalami pendarahan hebat. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Edi Suroso melalui Kapolsek PUT Iptu Miza Yanti Karleni,  saat dikonfirmasi melalui telepon, kemarin. “Jenazah sudah dibawa keluarga ke rumahnya, sekarang kasus ini masih dalam penyelidikan,” terang Miza. Di bagian lain informasi perampokan maut tersebut menyebar cepat. Kondisi ini membuat jalur lintas Curup Lubuklinggau dari Kecamtan Sindang Kelingi Desa Beringin Tiga hingga ke Jalur Lintas Kecamatan Padang Ulak Tanding hingga ke perbatasan Rejang Lebong dengan Kota Lubuk Linggau menjadi sunyi senyap. Tidak ada pengendara yang berani melintas terutama roda dua. Hanya truk saja yang terlihat melintas. Mereka khawatir akan menjadi korban berikutnya keganasan perampok di kawasan tersebut. Seperti diungkapkan Edi (40), sopir truk yang ditemui di jalur tersebut mengungkapkan dirinya dan rekan-rekannyasangat takut melintasi jalur tersebut karena mendapat kabar dari pengendara lain jika ada warga yang meninggal akibat dirampok di jalur lintas tersebut. “Saya terpaksa melintasi jalur tersebut karena mengejar muatan yang ada di Kota Lubuklinggau. Truk saya dalam kedaan kosong, tapi saya masih was was,” ungkap pria asal Palembang ini. Dari pantauan BE di jalur lintas Curup Lubuk Linggau dari Kecamatan Sindang Kelingi hingga ke PUT memang tidak ditemukanya sepeda motor warga luar yang melintas. Hanya terlihat warga asli setempat yang melintas di desa masing masing.(222)  More...

RIO-MUHAMMAD RIFAI MR-TERSANGKA SOGOK CPNS MURATARA (3)
Rabu, 17/09/2014 - 11:01 WIB

Uang Sogok CPNS Rp 2 M Bakal Dilimpahkan

BENGKULU, BE – Kasus penyogokan seleksi CPNS 2014 Pemkab Muratara (Musirawas Utara) yang berhasil diungkap Polda Bengkulu akan segera dilimpahkan ke Polda Bengkulu. Bahkan sumber terpercaya BE di Polda Bengkulu menyampaikan kasus ini akan dilimpahkan Rabu hari ini. Pasalnya Polda Bengkulu telah merampungkan penyelidikan seperti pembuatan administrasi penyelidikan dan pemeriksaan empat orang yang berhasil diamankan. “Besok (hari ini-red) berkas penyelidikan dan tersangka, termasuk juga beberapa barang bukti seperti uang Rp 1,99 miliar ini akan kita limpahkan ke Polda Sumsel,” ujarnya. Sebelumnya Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Tatang Soemantri memang menegaskan bahwa  locus delicti (tempat terjadinya kasus) dan tempus kasus (waktu kejadian) tindak pidana tersebut terjadi di Kabupaten Muratara, Sumsel. Sehingga, untuk pengembangan penyelidikannya pun juga harus ditangani oleh Polda setempat. Bahkan Kapolda telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Polda Sumsel sejak Senin (15/9) lalu. “Kami telah berkoordinasi dengan Polda Sumsel, Kapolda berkoordinasi dengan Kapolda, Dirreskrimsus berkoordinasi dengan Dirreskrimsus, dan seterusnya agar Polda Sumsel untuk segera mengambil kasus ini,” ucapnya. Pemeriksaan Tertutup Pantauan BE, penyidik Dirreskrimsus Polda Bengkulu juga masih melakukan pemeriksaan terhadap Brigpol MN (oknum polisi asal Sat Bromibda Polda Metro Jaya), kemarin. MN digiring penyidik sedari Pukul 10.00 WIB untuk diperiksa lebih lanjut terkait kasus penyogokan CPNS tersebut. Namun, pemeriksaan yang dilakukan dilakukan di ruang Subdit Tipikor III tersebut berlangsung tertutup. Diduga kuat pemeriksaan ini terkait dengan peran oknum aparat berseragam cokelat tersebut atas uang Rp 1,99 miliar tersebut. Semua pejabat Polda terkait enggan berkomentar saat ditanyai awak media. Direktur Reserse Krimininal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Bengkulu Kombes Pol Roy Siahaan SIk MH misalnya, hanya melambaikan tangan dan menjauh dari wartawan yang coba untuk melakukan konfirmasi. Begitu juga dengan Kasubdit III Tipikor Kompol Dharma Nugraha SIK, enggan memberikan komentar kepada media. “Lihat saja nanti,” singkatnya, saat ditanyai perkembangan kasus tersebut. Libatkan Bupati? Seperti dilansir sebelumnya, Kapolda Bengkulu sempat menyampaikan bahwa hingga saat ini baru satu tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut. Namun meskipun enggan vulgar menyebutkan, Kapolda Bengkulu menyampaikan sindikat mafia CPNS tersebut pasti melibatkan pejabat tinggi yang ada di Pemkab Muratara. “Saya tidak menyebut nama, tapi oknum yang berkuasa,” kata Kapolda memberi sinyal ke arah Bupati. Terlibatnya Pejabat Bupati ini sendiri diperkuat dengan beberapa barang sitaan yang berhasil diamankan Polda Bengkulu. Selain membawa dokumen pelamar tes CPNS, MR juga diketahui membawa cap stempel bertuliskan Bupati Pemkab Muratara. Artinya, MR ini memang bekerja sebagai perpanjangan tangan Bupati? Data terhimpun BE, Penjabat Bupati Muratara H Akisropi Ayub sempat menyampaikan di beberapa media lokal Sumsel bahwa kepergian MR selaku Kabag Hukum tidak atas perintahnya. Bahkan orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan itu membantah jika uang senilai hampir Rp 2 miliar yang dibawa MR dan terdeteksi setelah melewati X-ray Bandara Fatmawati Provinsi Bengkulu, Jumat (12/9) lalu tersebut digunakan untuk sogok CPNS. Namun, MR ke Bengkulu untuk tujuan kuliah di salah satu Universitas yang ada di Bengkulu. Selain itu, penambahan tersangka sangat dimungkinkan karena Polda Bengkulu juga berhasil menyita beberapa nama pelamar tes CPNS yang melakukan penyuapan kepada tersangka MR. Kesemua pelamar CPNS ini juga bisa saja dijadikan tersangka. “Yang menyuap dan disuap harus jadi tersangka,” tegas Kapolda. AMP Bakal Demo Sementara itu, Aliansi Masyarakat Penyelamat Musirawas Utara (AMP-Muratara) terus mendesak Polda agar membuka kasus tersebut secara utuh. Bahkan organisasi gabungan 27 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Muratara ini telah merencanakan aksi unjukrasa besar-besaran. “Kami akan demo Pejabat Bupati Muaratara karena kami yakin uang Rp 2 miliar ini bukan hanya untuk sogok CPNS tapi juga untuk perpanjangan SK Caretaker Bupati,” ujar Koordinator AMP, Ir Arjuna Jipri kepada BE. Direncanakan, kata Arjuna, demo tersebut akan dilakukan pada Rabu hari ini. Hingga kemarin, AMP masih melakukan penyimpulan massa untuk menyatukan isu agar. Tak hanya dari Muratara saja, AMP juga akan mengerahkan massa yang ada di Bengkulu. Pasalnya, kejadian ini sangat memalukan provinsi Bengkulu. “Karena berarti selama ini Bengkulu sering dijadikan transaksi seperti ini. Tentu kita menolak, dan kita akan mengerahkan beberapa kawan kita yang ada di Bengkulu,” kata Arjuna. Sekedar mengingatkan, Polda Bengkulu berhasil mengamankan empat pelaku yakni Kabag Hukum Pemkab Muratara (MR), warga sipil Muratara (IH), oknum polisi Polda Bengkulu (Aipda HE), dan oknum polisi Polda Metro Jaya (Brigpol MN) pada Jumat lalu. Keempatnya diamankan bersama dengan uang yang dibawa MR dari Lubuk Linggau sebanyak Rp 1,99 miliar. Uang tersebut ternyata dipungut MR dan Kabag Umum Pemkab Muratara berinisial TR. Dimana pelamar CPNS S1 harus menyetor sebesar Rp 200 juta, dan D3 sebesar Rp 170 juta sebagai salah satu cara untuk bisa lulus di Pemkab Muratara. Untuk yang melalui MR ada 5 nama yang menyetor dengan total Rp 1,24 miliar, dari TR ada 4 orang dengan total Rp 750 juta. Total uang Rp 1,99 itu akhirnya dibawa MR bersama dengan IH (sopir MR) dengan mobil dinas Pemkab Muratara BG 44 Q dan dikawal oleh Aipda HE dari Muratara ke Bengkulu. Rencananya uang itu akan diberikan kepada HR (Salah seorang fasilitator yang punya akses ke Kementerian) yang berada di Jakarta. Karena itulah, Brigpol MN menjemput uang tersebut ke Bengkulu. Namun belum sempat menerbangkan uang itu, keempatnya malah diciduk timsus Polda di salah satu hotel Pantai Panjang. (609)  More...

test cpns
Rabu, 17/09/2014 - 10:50 WIB

751 Pelamar Dinyatakan Gugur

BENGKULU, BE - Hingga hari terakhir penerimaan berkas CPNS di Pemda Provinsi Bengkulu, pukul 16.00 WIB sore kemarin, peserta yang dinyatakan gugur sebanyak 751 orang. Gugur itu dikarenakan tidak melengkapi syarat sebanyak 672 orang dan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 79 orang. Bagi peserta yang gugur ini tidak diberikan nomor yang mulau dibagikan hari ini. Total pelamar yang sudah mendaftar secara online sendiri sebanyak 5.085 orang, berkas masuk sebanyak 4600, sedangkan yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyal 4.334 pelamar. Panitia tes CPNS di Pemda Provinsi Bengkulu sendiri akan membagikan nomor tes kepada peserta mulai hari ini (17/9) hingga besok (18/9), namun belum ada kepastian mengenai jadwal pelaksanaan tes yang menggunakan sisten Computer Assisted Test (CAT) yang dipusatkan di Universitas Bengkulu tersebut. Informasi yang diterima BE, kemungkinan tes baru mulai digelar paling cepat Senin (22/9) besok, karena panitia di BKD Provinsi Bengkulu harus menyerahkan semua data pelamar ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di Kemenpan Jakarta. Penyerahan berkas itu bertujuan agar Panselnas mengetahui jumlah pelamarnya, setelah itu baru akan menentukan berapa lama tes itu dilaksanakan. Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Tarmizi BSC SSos melalui Juru Bicara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Drs Misran Musa pun tak menampik adanya informasi tersebut. Menurutnya, yang menentukan  jadwal tes itu adalah kewenangan Panselnas yang ada di kemenpan, sedangkan panitia yang ada di daerah hanya menjalankan tahapannya saja. “Ya setelah semua berkas selesai diverifikasi, maka akan dilaporkan kepada Panselnas di Kemenpan. Setelah itu baru pihak Panselnas menetapkan jadwal tesnya,” katanya. Tes ini sendiri diprediksi akan menghabiskan waktu sekitar 11 hari, karena jumlah peserta yang sudah dinyatakan lulus verifikasi administrasi sebanyak 5.006 orang. Sedangkan jumlah peserta maksimal yang bisa dilayani menggunakan komputer Unib hanya 450 orang perhari, dengan asumsi setiap hari ada tiga shif dan setiap shif hanya 150 orang. “Kalau setiap harinya hanya mampu melayani 3 shif atau sebanyak 450 orang, maka tes seditidaknya menghabiskan waktu lebih dari 10 hari,” ujarnya. CPNS Bersih Diragukan Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sujono SP MSi mengaku bahwa ia meragukan tes CPNS kali ini benar-benar bersih dari aksi sogok menyogok. Keraguannya muncul bahwa uang senilai Rp 1,99 miliar yang dibawa oleh pejabat Kabupaten Musi Rawas Utara yang ditangkap Polda Bengkulu akan digunakan untuk menyogok pihak Kemenpan. “Perekrutan CPNS dengan sistem CAT ini kita akui memang lebih baik dibandingkan dengan cara manual seperti sebelumnya, namun pasti ada kelemahannya karena ini buatan manusia. Seperti masih bisa dimainkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, apalagai ada penangkapan oleh Polda Bengkulu,” ungkap Politisi PKS ini. Menurutnya, peluang untuk berbuat curang masih ada, meski pemerintah atau panitia selalu berkoar-koar mengatakan bahwa tes CPNS dengan sistem CAT ini benar-benar murni karena hasilnya langsung diketahui setelah tes selesai. “Saya pikir selalu ada peluang, mungkin peluang bermain pada server, kunci jawaban atau lainnya. Karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada peluang sedikitpun untuk berbuat curang. Karena yang kita inginkan adalah lahirnya CPNS yang berkualitas, bukan yang lulus karena titipan,” pungkasnya.(400)  More...

7081_5646_Oke-boks-Rumah-Transisi4-Ra
Rabu, 17/09/2014 - 10:50 WIB

Jadi Tempat Pendaftaran Calon Menteri hingga Siapkan E-Blus

Mengenal Rumah Transisi, Ruang Publik untuk Curhat Masyarakat ke Jokowi Sebulan lalu, tepatnya pada 8 Agustus, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Transisi, tempat untuk menjabarkan visi-misi dan merealisasikan janji-janji kampanye. Tapi, dalam perkembangannya, rumah itu kini menjadi tempat curhat rakyat tentang berbagai persoalan. * * * SABTU siang (13/9) sejumlah warga Papua dengan muka semringah keluar dari Rumah Transisi di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta. Di antara mereka ada Frederika Korain dari Perwakilan Perempuan Papua dan Bennygiay, ketua Sinode Gereja Kingmi. Mereka diantar Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto. Mereka datang ke Rumah Transisi untuk berdiskusi terkait berbagai masalah Papua yang selama ini kurang didengar pemerintah pusat. Mereka mengatakan, pertemuan dengan tim transisi itu mencakup tiga masalah. Yakni pelanggaran hak asasi manusia (HAM), penyelesaian konflik antarsuku, dan konsep pembangunan di Papua. ”Kami ingin ada ruang komunikasi antara masyarakat Papua dan presiden (terpilih) Jokowi,” ujar Frederika kepada Jawa Pos seusai pertemuan. Dengan suara bergetar, Frederika mengatakan bahwa rombongan jauh-jauh datang dari Papua untuk mengetahui bagaimana sikap pemerintahan baru kepada Papua. Ternyata, ada secercah harapan untuk bisa menyelesaikan persoalan pelik di Papua. ”Kami dijanjikan untuk bisa menyelesaikannya dengan cara Papua.” Banyaknya persoalan di Papua yang dibiarkan berlarut-larut membuat masyarakat setempat tidak memiliki kepercayaan lagi kepada pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya meminta pemerintahan Jokowi nanti bisa menjaga kepercayaan masyarakat Papua yang telah memilihnya dalam Pilpres 2014. ”Yang kami pegang, Jokowi berjanji mengurus Papua dengan hati,” terang Bennygiay bersemangat. Menyikapi laporan elemen masyarakat Papua itu, Andi Widjajanto tidak berani gegabah. Sesuai instruksi Jokowi, permasalahan Pulau Cenderawasih tersebut lebih dalam daripada hanya soal infrastruktur, kesejahteraan, dan konflik yang berkepanjangan. Itulah sebabnya, permasalahannya harus diselesaikan dengan perspektif Papua. ”Bukan perspektif Jakarta atau daerah lain,” tuturnya. Bahkan, keseriusan tim transisi sebagai representasi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) memunculkan niat untuk meminta maaf kepada masyarakat Papua atas ”salah urus” pemerintah pusat selama ini. ”Kami ingin menyambungkan hati antara masyarakat Papua dan Indonesia. Luka yang selama ini terjadi harus disembuhkan,” tambah Andi. Selain tempat curhat, Rumah Transisi menjadi ”tempat pendaftaran” mereka yang ingin menjadi menteri. Hingga kini sudah ratusan orang atau lembaga yang mengajukan surat lamaran menjadi menteri di kabinet Jokowi. Harapannya, mereka bisa terlibat dalam pemerintahan mantan wali kota Solo itu. ”Saya hanya ingin membantu Pak Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan. Saya yakin saya mampu,” kata Abdul Rani Rasjid, dosen Perbanas Jakarta, saat menyerahkan berkas lamaran pada 6 Agustus lalu. Dia melamar menjadi menteri usaha mikro, kecil, dan menengah. Menurut Andi, setiap aspirasi dari masyarakat akan diidentifikasi, lalu dipilah-pilah dan kemudian diserahkan ke kelompok kerja (pokja) yang bakal menggodok masukan itu. Aspirasi tersebut akan diwujudkan menjadi program kerja bagi pemerintah ke depan. ”Ini jika masukannya soal kebijakan,” ucapnya. Bila aspirasi yang datang tersebut berupa keluhan atau lamaran posisi menteri tertentu, langsung diberikan ke Jokowi. ”Pak Jokowi yang akan menindaklanjuti.” Kehadiran Rumah Transisi menjadi fenomena yang mengisi ruang kosong dalam benak masyarakat tentang banyak hal. Warga bisa mengeluhkan masalah yang dialami kepada pemimpinnya. Saking pentingnya kehadiran Rumah Transisi, muncul ide memberikan pijakan legal untuk ruang persiapan bagi pemerintahan Jokowi itu. ”Ada gagasan untuk mengatur Rumah Transisi menjadi fasilitas bagi pemimpin baru ke depan. Pemimpin baru ini bisa menyerap aspirasi masyarakat di masa-masa sebelum menjalankan tugas secara resmi. Mungkin nanti bentuknya diatur dalam keputusan presiden (keppres) atau instruksi presiden,” jelas mantan dosen Universitas Indonesia tersebut. Berbagai aspirasi itu begitu bermakna bagi tim transisi yang sedang habis-habisan memetakan masalah bangsa dan mencoba memberikan solusi agar bisa dijalankan pemerintah baru nanti. Untuk itu, berbagai rapat membahas persoalan genting kerap digelar. Tim transisi dipimpin Kepala Staf Deputi Rini Soemarno dan lima deputi, yakni Hasto Kristiyanto, Andi Widjajanto, Anies Baswedan, Akbar Faisal, dan Eko Putro Sandjojo. Mereka sering harus bergelut dengan rasa sakit akibat kurangnya istirahat dan beratnya beban psikologis yang mereka pikul. ”Memang waktu yang mepet dengan terpaan masalah yang serius membuat anggota tim sering jatuh sakit,” ungkap Andi. Yang dialami Hasto misalnya. Beberapa minggu lalu Hasto menggelar rapat untuk membahas bidang energi. Saat itu Rini Soemarno meminta laporan bagaimana perkembangan bidang energi. Bukannya menjawab, Hasto justru menunjukkan muka kesakitan. ”Saya sampai mulas memikirkan masalah ini,” ucap dia. Luasnya cakupan masalah dan waktu yang begitu mepet juga membuat Andi terpengaruh secara fisik dan psikis. Pernah suatu kali dia teringat bahwa ada pertemuan dengan pokja arsitektur kabinet di Rumah Transisi. Begitu tiba di rumah itu, dia kebingungan. Tidak ada seorang pun anggota pokja arsitektur kabinet di rumah yang didominasi warna putih dengan empat pilar di terasnya tersebut. ”Ternyata saya salah tempat,” ucapnya sembari tertawa. Saat ditanya bagaimana rasanya ikut berperan dalam tim transisi yang dipastikan berkontribusi kepada bangsa, Andi berceletuk, ”Abot banget (berat sekali). Ini beban yang sangat berat,” ujar dia. Rumah Transisi juga menjadi salah satu tempat Jokowi mematangkan berbagai gagasan untuk memperlancar program pemerintahannya kelak. Salah satunya soal aktivitas blusukan yang sudah menjadi trademark Jokowi sejak menjabat wali kota Solo. Hasil rapat merekomendasikan gagasan Hasto agar sebelum blusukan, Jokowi perlu mengumpulkan data sebanyak-banyaknya. Dengan demikian, saat blusukan, Jokowi tinggal mencocokkan kenyataan di lapangan dengan data yang sudah dikumpulkan. ”Pak Hasto menamainya blusukan virtual,” jelas Andi. Jokowi bisa menerima ide tersebut. Seusai rapat, dia memberikan penjelasan kepada para wartawan. Jokowi menyampaikan, untuk memperlancar kerja pemerintahannya kelak, dirinya memiliki e-blus atau electronic blusukan yang bisa diakses para staf. ”Jadi, nama saat rapat dengan yang diumumkan ke wartawan berbeda. Tapi, nama itu (e-blus) memang lebih tepat,” ujarnya. Begitu ngetopnya Rumah Transisi, timbul tanda tanya siapa pemilik rumah tersebut. Penjaga Rumah Transisi yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa pemilik rumah itu adalah Trisni Puspitaningtyas, istri mantan Presiden Direktur PT Astra International Tbk Michael D. Ruslim (almarhum). Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Andi menjelaskan bahwa awalnya ada opsi tiga rumah dijadikan Rumah Transisi. Di rumah yang didominasi warna putih dengan enam ruangan itu Jokowi langsung sreg. ”Beliau langsung memilih rumah ini. Setelah itu baru kami tahu siapa pemiliknya.” Rumah Transisi yang berlokasi di tempat strategis tersebut dipastikan memiliki harga jual yang fantastis. Sekuriti RT 03 RW 05 Menteng Saiful menceritakan, sebelum menjadi Rumah Transisi, dirinya mendengar bahwa rumah itu akan dijual. Harganya ditawarkan sekitar Rp 80 miliar. ”Itu kami tahu saat berbicara dengan pemiliknya,” ucap dia. Anggota Dewan Pertimbangan Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso menuturkan bahwa sangat subjektif apabila rumah tersebut dipandang sebagai bagian dari sejarah atau bukan. ”Kalau dipandang sebagai bagian dari sejarah, tentu akan naik harganya,” jelas dia. (*/c9/ari)  More...

                        
8

Final, DPRD Provinsi 8 Fraksi

BENGKULU, BE - Pembentukan fraksi di DPRD Provinsi Bengkulu akhirnya tuntas. Sesuai dengan prediksi sebelumnya, bahwa jumlah fraksi untuk periode 2014-2019 ini berjumlah 8 fraksi. Dan penetapannya pun sudah disahkan dalam sidang paripurna terbatas yang digelar, kemarin. Ke delapan fraksi itu adalah Fraksi PDI Perjuangan yang diketuai oleh Helmi Paman, Fraksi Demokrat yang diketuai Ir Muharamin, Fraksi Golkar (Golkar dan PKPI,red) yang diketahui oleh Salehan SSos dan Fraksi Gerindra ketunya  Jonaidi SP. Sedangkan 4 fraksi lainnya yakni Fraksi PAN diketuai oleh Parial SH, Fraksi Nasdem diketuai Dedy Ermansyah alias Dedy Black, Fraksi Keadilan Pembangunnan yang merupakan gabungan antara PKS dan PPP yang diketuai oleh Sujono SP MSi dan Fraksi Kebangkitan Nurani gabungan dari Partai PKB dan Hanura yang diketuai oleh Jauhari Salim dari PKB. Selain membentuk fraksi, dalam paripurna terbatas itu juga dilakukan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang akan menyusun Tata tertib (Tatib) dan Pansus Kode Etik Anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Pansus Tatib ini sendiri diketuai oleh anggota DPRD dari Partai Nasdem, Tantawi Dali sedangkan  Ketua Pansus Kode Etik dijabat oleh Dalhadi Umar. Usai paripurna, Tantawi mengatakan, setelah penetapan fraksi dan pansus tersebut, selanjutnya semua anggota Pansus akan mendatangi Kementerian Hukum dan Ham (Kemenhumham) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengkonsultasikan penyusunan tata tertib dan perundang-undangan tentang kode etik anggota DPRD. “Jadwal berangkat belum tahu, yang jelas dalam waktu 1 atau hari ini,” aku Tantawi. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa untuk menyusun tata tertib hanya diberikan waktu selama 2 minggu terhitung sejak kemarin.  “Kita diberikan waktu selama 2 minggu, mudah-mudahan tatib ini bisa selesai tepat pada waktunya,” ujar politisi Nasdem ini. Terkait isi tata tertib yang akan ditetapkan, ia belum bisa berkomentar karena belum melihat tata tertiba dewan periode sebelumnya. Namun ia mengaku, Pansus bisa saja menambah atau menguranginya, asalkan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. “Makanya kita konsultasikan dulu, jika nanti ada pasal yang kita anggap perlu dirubah, maka akan kita rubah,” tukasnya.(400)  More...

tabot3

Tabot Dianggarkan Rp 300 Juta

BENGKULU, BE – Pemerintah Kota Bengkulu memastikan akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk pagelaran festival tabot tahun 2014 ini. Anggaran ini akan dicairkan bertahap sebesar Rp 180 juta sebelum penyelenggaraan dan Rp 120 juta setelah penyelenggaraan. “Pengambilan dana nanti harus disertai dengan proposal,” kata Kepala Dinas Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu, Drs H Bujang HR MM, saat dijumpai di kantornya, kemarin. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Bujang melanjutkan, pemerintah akan mengadakan berbagai lomba seperti lomba musik dol tingkat Anak-anak, lomba musik tradisional, lomba tari kreasi tabot, lomba nasyid, lomba lukis dan mewarnai lomba lagu melayu dan daerah, lomba permainan rakyat, lomba ikan-ikan, lomba sarafal anam, lomba dongeng, lomba rebana dan berbagai perlombaan lainnya. “Tadi hal ini sudah kita rapatkan dan lomba-lomba ini akan diselenggarakan pada tingkat provinsi dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Ini sudah disepakati dan akan diselenggarakan pada 10 hari pertama setelah pembukaan,” ungkapnya. Mengenai permintaan agar festival tabot tidak penuh sesak dengan tenda dan lapak para pedagang yang berjualan di pasar rakyat, Bujang mengakui hal tersebut telah dipertimbangkan. Namun Bujang mengatakan, hal ini akan dikoordinasikan lebih jauh dengan instansi lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan tabot. “Memang dalam rapat koordinasi bersama KKT Bencoolen hal ini sudah diusulkan agar pelaksanaan tabot lebih meriah. Kita akan lihat bagaimana kondisi di lapangan nanti dan kita akan mengupayakannya dengan pemabatasan pendirian tenda. Kita koordinasikan dulu dengan Dishub, Yayasan Assyuro selaku EO, Satpol PP dan pihak-pihak terkait lainnya,” imbuhnya. Sementara keinginan agar tabot bebas dari tenda dan lapak para pedagang diapresiasi oleh Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kota Bengkulu, Drs H S Effendi MS. Menurutnya, penyelenggaraan tabot yang bebas dari lapak-lapak pedagang akan membuat pelaksanaan inti acara tabot berikut kegiatan pendukungnya dapat berjalan dengan baik. “Penonton dan wisatawan pun dapat lebih nyaman dalam menyaksikan pertunjukan,” sampainya. (009)  More...

DPRD Kota Ikuti Bimtek

BENGKULU, BE - Setelah mencatat rekor sebagai lembaga legislatif pertama yang melaksanakan pelantikan pimpinan defenitif di Provinsi Bengkulu, DPRD Kota Bengkulu langsung mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), kemarin. Bimtek ini wajib diikuti oleh setiap anggota legislatif agar para wakil rakyat tersebut dapat memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya. Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Yudi Darmawansyah SSos, mengatakan, bimtek tersebut diselenggarakan persis setelah usai pelantikan pimpinan defenitif 15 September 2014 dan akan berakhir hari ini (17/9). Materi pokok yang disampaikan adalah menyangkut peran lembaga legislatif, relasi antara lembaga legislatif dengan eksekutif dan hal-hal yang menyangkut otonomi daerah. “Narasumber berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Ini wajib diikuti karena memang sangat penting sekali. Bagi anggota incumbent bisa jadi penyegaran. Bagi yang baru ini menjadi pelajaran. Sehingga mereka tahu tahapan-tahapan yang harus mereka lalui dalam melakukan tugasnya di DPRD,” kata Yudi ditengah penyelenggaraan Bimtek tersebut di Hotel Santika, kemarin. Usai penyelenggaraan Bimtek ini, Yudi melanjutkan, pada hari Senin (22/9) mendatang, pihaknya akan menyelenggarakan rapat internal untuk membentuk alat-alat kelengkapan dewan. Ia meyakini legislator Kota Bengkulu sepenuhnya siap untuk menjalankan tugas-tugas sebagai wakil rakyat meski semua kegiatan dilaksanakan dalam waktu yang singkat. “Setelah alat-alat kelengkapan terbentuk, kita akan langsung masuk pada materi pembahasan RAPBD 2015. Kerja cepat ini tidak kita lakukan dengan gegabah. Meski waktunya singkat, semua kita kerjakan dengan baik dan dengan hasil yang berkualitas,” imbuhnya. Senada disampaikan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Bengkulu, H Marjon MPd. Menurutnya, Bimtek ini diselenggarakan agar DPRD Kota Bengkulu yang baru dilantik dapat menjalankan perannya lebih baik dari periode-periode sebelumnya. “Bimtek ini salahsatu upaya untuk meningkatkan etos kerja dan moralitas sehingga anggota DPRD dapat memahami fungsi pengawasan dengan baik. Bimtek juga dimaksudkan agar legislator dapat lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, proporsional, terintegrasi dan berkesinambungan dalam menerbitkan berbagai kebijakan peraturan dan permasalahan terkait,” demikian Marjon. (009)  More...

test cpns

Sejuta Lebih Pendaftar Sukses Login ke SSCN BKN

JAKARTA – Di tengah banyaknya masalah pendaftaran CPNS online, ternyata sudah sejuta lebih sukses login ke SSCN BKN. Itu baru di SSCN BKN saja dan belum termasuk di portal mandiri lainnya (24 portal). Data SSCN BKN menyebutkan, hingga Selasa (16/9), jumlah pendaftar yang masuk sscn.bkn.go.id dari Panselnas sudah sebanyak 1.264.485 pendaftar. Dari jumlah tersebut yang sudah registrasi dan mendapatkan nomor sebanyak 870.200 peserta. “Data ini menunjukkan kalau sistem pendaftaran CPNS online itu baik-baik saja dan tidak ada masalah. Kalau masih banyak yang bermasalah dengan pendaftaran, itu yang kami herankan,” kata Kasubag Publikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tomy Donardi yang dihubungi, Rabu (17/9). Dia kembali mengingatkan para pelamar CPNS yang masuk sscn.bkn.go.id belum menemukan rincian jabatan lengkap (padahal di portal panselnas ada rinciannya), itu tandanya instansinya belum siap buka pendaftaran. Itu berarti pelamar belum bisa mendaftar. “Harus rajin pantau, sudah buka atau tidak. SSCN BKN hanya akan mengupload rincian jabatan yang sudah dimasukkan oleh masing-masing instansi daerah,” terangnya. (esy/jpnn)  More...

kabupaten-lembak1

Pemuda Lembak Desak Gub Perjuangkan Pemekaran

BENGKULU, BE – Pemuda Lembak yang tergabung dalam Keluarga Besar Lembak Sembilan Community mendesak Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah SAg MPg agar memperjuangkan pemekaran Lembak menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Sejauh ini Pemuda Lembah ini menilai gubernur kurang proaktif memperjuangkan pemekaran, bahkan hanya terkesan menunggu keputusan DPR RI. Padahal banyak yang bisa dilakukan oleh guberbur untuk mewujudkan Lembak menjadi kabupaten defenitif. “Selama ini kami melihat gubernur dan jajarannya hanya menunggu tanpa berbuat apa-apa. Ke depan kami meminta gubernur jemput bola, jangan sampai nanti daerah lain di sahkan pemekarannya, sedangkan Lembak tidak,” desak Ketua Keluarga Besar Lembak Sembila Community, Arman Suri saat konfrensi pers, kemarin. Menurutnya, berdasarkan informasi terakhir yang diperolehnya dari DPR RI, bahwa Lembak berada pada posisi nomor 6 dari 25 daerah yang diperitaskan tahun ini. Dan pembahasan terakhirnya pun akan dilaksanakan 23 September mendatang. Jika tidak ada upaya dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, maka dikhawatirkan Lembak akan digantikan dengan daerah lain, karena diketahui lobi-lobi yang dilakukan oleh gubernur dari provinsi lain sangat kencang terkait pemekaran ini “Maksud kami, jangan sampai Lembak ditinggalkan karena kurang perjuangan dari gubernur. Jika ini yang terjadi, maka sangat disesalkan mengingat sudah lebih dari 10 tahun masyarakat Lembak berjuang dan semua persyaratannya sudah lengkap,” bebernya. Diakuinya, selama ini yang banyak bergerak ketika pembahasan di DPR RI hanya tokoh presedium pemekaran Lembak. Namun pergerakannya sangat terbatas, karena tidak memiliki jaringan ke tingkat pusat. “Kalau hanya mengandalkan presedium tanpa dukungan dari gubernur, maka harapan Lembak menjadi kabupaten baru akan sulit dicapai. Karena kekuatan presidum sangat terbatas,” ujarnya. Selain gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu, Arman juga meminta bantuan kepada seluruh putra-putri Lembak yang saat ini menduduki jabatan strategis, baik di eksekutif maupun di DPRD Provinsi Bengkulu. Karena baginya, memperjuangkan pemekaran tidak akan tercapai jika dilakukan hanya segelintir orang atau golongan saja. “Saya mengetuk pintu hati para pejabat yang berasal dari Lembak, mari kita saling bergandengan tangan untuk memperjuangkan pemekaran Lembak ini. Karena sudah saat ini kita membangun tanah kelahiran kita agar sama seperti daerah-daerah lainnya sudah merasakan pembangunan,” ajaknya. Arman juga memastikan, bahwa Lembak akan kondusif dan tingkat kriminalitasnya akan menurun jika Lembak sudah menjadi kabupaten. Menurutnya, saat ini di Lembak terdapat 7 kecamatan dan hanya 3 kantor Polisi Sektor (Polsek), sehingga kriminalitas tinggi karena kurangnya personil penjaga keamanan. “Kalau sudah dimekarkan, sacara otomatis petugas keamanan seperti polisi dan TNI semakin banyak, sehingga angka kejahatan bisa ditekan,” imbuhnya. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Juru Bicara Pemprov Drs Misran Musa belum bisa dilakukan, nomor ponsel genggam  miliknya tidak bisa dihubungi. (400)  More...

Real Madrid's Ronaldo reacts during their Spanish King's Cup semifinal second round soccer match against Barcelona in Barcelona...Real Madrid's Cristiano Ronaldo reacts during their Spanish King's Cup semifinal second round soccer match against Barcelona at Camp Nou stadium in Barcelona February 26, 2013. REUTERS/Albert Gea (SPAIN  - Tags: SPORT SOCCER)

Ronaldo Lewati Rekor Gol Messi di Liga Champions

MADRID – Rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk menahbiskan diri sebagai bomber terbaik dunia bakal bertambah sengit. Pasalnya, keduanya kini saling kuntit dalam daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions. Ronaldo kini berhasil melewati Messi setelah sukses mencetak satu gol ketika Real Madrid menekuk FC Basel dengan skor telak 5-1 pada laga perdana fase grup Liga Champions 2014/2015 di Santiago Bernabeu, Rabu (17/9) WIB. Tambahan satu gol itu membuat Ronaldo kini sudah mengemas 68 gol selama karirnya di Liga Champions. Megabintang berjuluk CR7 itu kini duduk di posisi kedua top skor sepanjang masa Liga Champions. Pemain asal Portugal itu berhasil melewati Messi yang harus puas melorot ke urutan ketiga dengan koleksi 67 gol. Ronaldo bahkan hanya berjarak tiga gol dengan Raul Gonzalez yang menjadi bomber tersubur di Liga Champions dengan koleksi 71 gol. Namun, Messi masih berpeluang menyalip Ronaldo karena Barcelona baru akan menjalani laga kontra APOEL di Nou Camp, Kamis (8/9) dini hari WIB. Posisi keempat ditempati Ruud Van Nistelrooy yang mengemas 56 gol. (jos/jpnn)  More...

Membuat wanita,cewek jatuh cinta

Usia 42 Tahun Aku Tetap Jomblo

Sebut saja Mawar, umurku sekarang 42 tahun dan ironisnya aku masih mencari lelaki yang tepat untuk mendampingiku sebagai seorang suami. Sekarang ini yang datang padaku hanyalah laki-laki paruh baya yang mapan, yang hanya menginginkanku sebagai istri simpanannya.  Bukanlah istri satu-satunya yang yang akan mereka cintai dan bahagiakan dengan sepenuh hati. Penyesalan memang datangnya belakangan. Semua sudah terlambat untuk memperbaiki apa yang sudah terlewatkan. Melihat kebelakang sebenarnya aku bukanlah gadis biasa. Banyak orang bilang aku gadis luar biasa yang tidak mudah untuk ditaklukkan. Banyak sekali laki-laki yang datang ke dalam hidupku kala itu. Laki-laki dengan berbagai kriteria dan pesona yang mengantre, menunggu jawaban dariku untuk menjadi istrinya yang akan mendampingi hidupnya selamanya. Namun aku acuh. Prioritasku waktu itu belumlah menikah secepatnya. Aku termasuk perempuan ambisius yang ingin mengejar karir setinggi-tingginya. Aku ingin menjadi wanita hebat yang tidak serta merta dipandang sebelah mata oleh lelaki. Hal ini dikarenakan latar belakang keluargaku yang buruk. Ibuku sering disepelekan oleh ayahku sendiri. Hal ini memacuku untuk menjadi wanita hebat melebihi laki-laki. Aku juga bukan perempuan yang dinilai jelek oleh banyak laki-laki. Aku mantan model yang punya reputasi bagus. Bisa dibayangkan bukan seberapa tinggi diriku, bagaimana caraku berpakain, piliha baju, sepatu, celana, tas dan sebaginya bukanlah pilihan yang kampungan. Belum lagi caraku mendandani diriku supaya terlihat menarik. Setiap lai-laki yang memandang tentu saja akan menolehkan pandangannya kepadaku. Kesempurnaan fisikku membuatku sangat-sangat tersadar bahwa laki-laki yang kelak menjadi suamiku haruslah juga laki-laki yang sempurna yang memenuhi kriteriaku. Standar yang tinggi yang kemudian aku tetapkan dalam memilih laki-laki untuk pendamping hidupku. Secara fisik dia haruslah tampan, putih, tinggi, rambut lurus dan tinggi minimal 175 cm. itualh bayangan laki-laki idela yang akan mendapmpingiku. Selain kriteria fisik yang tinggi tersebut di atas, masih ada kriteria lain yang harus dipenuhi untuk setiap laki-laki yang mempunyai niat serius denganku. Masalah keuangan adalah hal berikutnya yang menjadi pertimbanganku. Mengingat aku mempunyai gaya hidup yang tinggi, suami yang kaya merupakan suatu keharusan yang mutlak untukku. Pekerjaan mapan dengan posisi yang tinggi atau paling tidak seorang managerlah yang akan bisa memenuhi semua kebutuhanku. Mobil yang dikendarainya pun haruslah mobil kelas atas yang gagah. Selain itu juga aku menetapkkan standar dia haruslah  anak orang kaya yang punya kekayaan yang tidak akan habis tujuh turunan. Aku sangat menyadari keistimewaanku maka aku sangat menerapkan kriteria yang ketat dalam memilih lelaki yang akan mendampingiku. Semua kriteria di atas adalah syarat mutlak yang harus ada dan tidak bisa tergantikan. Laki-laki kaya dan jelek sudah pasti kudepak dan tidak menarik minatku. Apalagi laki-laki tampan tapi miskin sudah barang tentu akan kubuang jauh-jauh. Standar tinggi inilah yang membuat laki-laki yang datang kepadaku semakin hari semakin sedikit karena mereka sudah paham betul denga kriteria pilihanku. Bahkan mereka akan berpikir seribu kali untuk mendekatiku ataupun mendapatkan hatiku dengan mudah. Sampai akhirnya sampailah aku pada usiaku yang sekarang ini, 42 tahun tetapi masih jomblo. Sebenarnya aku sudah sangat ingin mengikuti jejak teman-temanku yang sudah berkeluarga, dan berbahagia dengan keluarga kecilnya. Namun apalah daya. Waktu tidak dapat diulang kembali. Seandainya waktu itu aku tidak menetapkkan standar yang tinggi untuk pendamping hidupku, mungkin aku tidak seperti sekarang ini. Apa lagi yang bisa dibanggakan dariku sekarang ini: gadis cantik yang tak lagi muda.(**)  More...

114912_32509_chika_jessica_bobo_bareng

‘Bobo Bareng’ Rassya, Chika Jessica: Itu Senderan

JAKARTA – Beberapa waktu lalu beredar foto-foto Chika Jessica “bobo bareng” Teuku Rassya Islami Passya, anak Tamara Bleszynski. Publik khususnya fans belum puas dengan langkah Chika menghapus foto itu dari account Instagram-nya. Presenter dan komedian ini lantas memberikan klarifikasi. Menurutnya, foto tersebut bukanlah foto ‘tidur’ seperti yang orang-orang pikirkan. “Aduh itu bukan pose bobo, tahu! Pada salah sih nanggepinnya,” ujar Chika. Dijelaskan, foto tersebut diambil saat mereka syuting di Studio Palem, Mampang, Jakarta Selatan. “Nggak bobo, lagi santai aja,” kata Chika. “Itu lagi senderan saja bukan pose tidur,” imbuh pemain film Merantau dan Slank Nggak Ada Matinya ini. Chika juga menegaskan hubungannya dengan Teuku Rassya seperti kakak-adik. “Dia itu sudah aku anggap seperti adik sendiri jadi nggak ada apa-apa. Aku sama Rassya tuh memang akrab, kita bentuk akrabnya tuh kaya gitu. Iseng aja,” tegas Chika. Dengan sinis, dia menanggapi pemberitaan yang menurutnya dibawa terlalu serius. “Ada berita gitu jadi males,” cetusnya. Chika mengunggah foto berkelir hitam putih itu pada Kamis (4/9). Dia terlihat santai tiduran di dada Rassya. Mereka tampak mesra. Dalam fotonya, perempuan yang selalu tampil mengocok perut penonton itu menulis keterangan, “Adik kesayangan lucu imut nan menggemaskan.” Entah kenapa Chika kemudian menghapus fotonya. Mungkin saja tidak tahan dengan ‘serangan’ fans perempuan Rassya yang sangat banyak jumlahnya. Sekedar informasi saja, Rassya kini punya lebih dari 340 ribu follower di Instagramnya, sedangkan account Twitternya sudah menampung lebih dari 575 ribu. Sebelum Chika, Rassya sudah sempat “digebet” beberapa artis senior. Sebut saja Luna Maya dan Syahrini. (rmo/jpnn)  More...

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved