Charly Setia band Goyang Kota Curup
Senin, 30/05/2016 - 09:43 WIB

Charly van Houten Goyang Kota Curup

Penampilan Charly van Houten di malam puncak HUT Kota Curup. CURUP, bengkuluekspress.com – Dalam rangka penutupan HUT Kota Curup ke – 136, warga Rejang Lebong kembali dihibur oleh Charly Setia Band, Minggu (29/05/2016) pukul 22.00 wib. Pantauan bengkuluekspress.com, Charly Van Houten bersama krunya mampu menggoyang ratusan ribu masyarakat Rejang Lebong selama satu jam. Awalnya masyarakat ragu, Charly akan tampil, karena hujan deras yang mengguyur sejak sore hari. Namun, kedatangan Charly mampu menghipnotis masyrakat untuk berduyun-duyun memenuhi Lapangan Setia Negara pada Minggu malam. Charly bersama kru, memulai menyanyikan lagu berjudul “Asmara” kemudian disusul dengan lagu – lagu yang sempat ia populerkan saat menggunakan nama band ST 12. Tidak hanya itu, Charly juga menghibur masyarakat dengan berbagai lagu yang dipopulerkan oleh band-band ternama lainnya. Penampilan Charly van Houten di malam puncak HUT Kota Curup. Bupati Rejang Lebong (RL), Ahmad Hijazi SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan, dengan pelaksanaan HUT Kota Curup ini, dapat memberikan dampak yang baik terhadap masyarakat di dalam aspek apapun. Karena festival budaya dalam HUT Curup merupakan salah satu upaya untuk membantu membangun pembangunan non-fisik bagi masyarakat. “Kepada masyarakat agar dapat mengambil pelajaran dari perayaan HUT Kota Curup ini, kedepannya kita akan menjadikan kabupaten Rejang Lebong, sebagai Kota Pendidikan, Sehat, Religius dan masyarakatnya sejahtera,” tegas Hijazi.(Ade)  More...

Ary, tsk Sabu Sindang Kelingi (1)
Senin, 30/05/2016 - 09:30 WIB

Nyabu Dekat Mapolsek, Pedagang Diciduk

  CURUP, BE – Aksi nekat dilakukan oleh 2 orang warga di Kecamatan Sindang Kelingi. Kedua warga ini mengisap sabu-sabu di dalam rumah makan yang jaraknya hanya 15 meter dari Mapolsek Sindang Kelingi. Akibatnya, keduanya ditangkap jajaran Polsek Sindang Kelingi, Jumat (27/5) malam, sekitar pukul 21.30 WIB, di salah satu rumah makan tersebut. Kedua tersangka tersebut adalah Da (29) warga Kota Medan Sumatera Utara, yang berprofesi sebagai pedagangan piring. Satunya lagi, Ju (23), warga Desa Beringin Tiga, Kecamatan Sindang Kelingi. Bersama keduanya petugas mengamankan sejumlah barang bukti yaitu sisa satu paket sabu ukuran kecil, alat penghisap sabu jenis bong, Hp dan uang senilai Rp 50 ribu. Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kapolsek Sindang Kelingi, Iptu Djarkoni SH, mengungkapkan, keberhasilan pihaknya mengungkap penyalahgunaan dan peredaran narkoba berkat informasi yang disampaikan masyarakat kepada mereka. Berdasarkan informasi yang mereka terima, kedua tersangka tengah menghisap sabu di salah satu rumah makan di Desa Beringin Tiga. “Mendapat informasi tersebut, kita langsung bergerak untuk mengamankan kedua tersangka,” jelas Djarkoni.Saat dilakukan penggerebekan kedua tersangka sempat menghilangkan barang bukti, namun karena ruangan yang digunakan keduanya sempit sehingga bong yang digunakan untuk mengkonsumsi sabu-sabu tidak bisa mereka buang. Kemudian untuk sisa sabu-sabu yang telah mereka pakai, sempat disembunyikan salah seorang tersangka sebelum akhirnya ditemukan petugas. “Setelah memiliki alat bukti, kemudian keduanya langsung kit gelandang ke Mapolsek Sindang Kelingi,” tambah Djarkoni. Dalam kasus tersebut, penyidik Polsek Sindang Kelingi menetapkan tersangak Da sebagai pemakai sedangkan tersangka Ju sebagai pembeli. Untuk jenis paketnya sendiri menurut Djarkoni tergolong paket kecil. Sebelum menghisap sabu-sabu, tersangka Da yang baru tiba dari Kota Medan meminta tersangka Ju untuk membeli satu paket sabu dengan menyerahkan uang sebesar Rp 200 ribu. Sabu-sabu tersebut dibeli Ju dari salah seorang bandar di daerah Sindang Kelingi dengn harga Rp 150 ribu. Atas perbuatannya kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009. “Untuk tempat Ju ini membeli sabu tengah kita buru, karena identitasnya sudah kita kantongi,” papar Djarkoni. Sementara itu, berdasarkan pengakuan Ju, ia baru pertama kali mengkonsumsi sabu-sabu. Itupun karena ajakan Da. Ia mengaku sudah mengenal Da sejak satu tahun terakhir. Da memang kerap ke Rejang Lebong untuk berdagang piring dan alat rumah tangga lainnya. “Ini baru pertama kali pak, itupun saya cuman membantu Da ini untuk membeli, karena ia (Da) minta tolong, sebagai kawan saya tolong,” aku ju. Akibat perbuatannya, hingga kemarin kedua tersangka mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan Mapolres Rejang Lebong.(251)  More...

KaraokeSingerPhoto171
Senin, 30/05/2016 - 09:10 WIB

Hiburan Malam Ditutup

  BENGKULU, BE– Satu minggu sebelum bulan suci Ramadan Pemerintah Kota Bengkulu semakin serius melakukan tindakan penertiban di setiap tempat-tempat hiburan. Pasalnya, selama 1 bulan penuh tempat hiburan baik diskotek, warung-warung remang dan beberapa pusat hiburan lainnya di sepanjang kawasan wisata Pantai Panjang akan ditutup total. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota, Marjon MPd akan mengubah jadwal tayang tempat hiburan tersebut. Seperti desakan yang disampaikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), jika tempat hiburan masih dibuka meskipun tengah malam, maka tidak menutup kemungkinan peluang melakukan maksiat di bulan puasa bisa terjadi. Sehingga diminta agar pemerintah mengubah pola jadwal agar ditutup total. “Contoh tahun lalu pukul 22.00 WIB buka, pukul 00.00WIB tutup. Nah tahun sekarang kita coba kalau memang harus ditutup semua,” kata Marjon. Pun demikian pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu baik ke pihak pengusaha hiburan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak terkait lainnya, untuk menemukan kesepakatan yang terbaik. Sebab, jangan sampai kedepan kebijakan ini menjadi masalah, karena dilihat dari pengusaha juga tentu tidak mau mengalami kerugian selama bulan Ramadan. Menurutnya, dari pengalaman tahun sebelumnya meski diberikan kebijakan untuk hanya buka selama 2 jam setelah salat tarawih dan tutup pada pukul 00.00WIB, namun masih ada beberapa pelaku usaha yang melebihi dari ketentuan. Maka ditahun ini akan diawasi secara ketat, jangan sampai Pemerintah kecolongan terhadap pelaku yang melanggar aturan. ” Andaikan nanti aturannya itu, yang melebihi ya akan dilakukan teguran. Kalau sudah 3 kali tidak juga. Maka ada tindakan apakah ditutup,” tegasnya. Sementara itu, salah satu pemilik warung di kawasan pasir putih Pantai Panjang, Nina mengungkapkan dirinya bersedia mengikuti aturan baik ditutup secara total ataupun dengan batasan waktu 2 jam perhari. Bilamana aturan yang ditetapkan tersebut diberlakukan secara adil. “Kito ikut aturan ajo sesuai kendak pemerintah, tapi harus adil, kalau memang tutup yo tutup galo. Jangan setengah-setengah, karno yang ditakutkan tu cuma itula, kalau ada yang la bukak satu pasti bukak galo lagi,” ungkap Nina. Sesuai dengan tekad Bengkuluku Religius, pemerintah kota juga akan menertibkan poster atau gambar-gambar yang berbau pornografi, di sepanjang jalan pariwisata. Karena gambar iklan yang memajang DJ dengan pakaian seksi tersebut dapat mengundang syahwat dan menganggu umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. (***)  More...

34697_new-hope-dahlan-iskan
Senin, 30/05/2016 - 08:30 WIB

Kembali ke Kesukuan dengan Alat Keglobalan

  KINI ada banjir yang tidak mengenal musim: banjir informasi. Ada semangat yang terus kian tinggi: semangat membuat grup di media sosial. Itulah gejala baru di zaman media elektronik sekarang ini. Ada baiknya, ada bahayanya. Dan yang pasti banyak repotnya. Dan sering low batt nya. Hampir tiap minggu saya di invite. Untuk dimasukkan satu grup WA baru. Atau Line. Padahal saya sudah ikut delapan grup. Itu saja bukan main kepadatan lalu lintas di HP saya. Praktis tiap detik ada info baru yang menyalakan layar HP. Apalagi kalau ada tokoh yang meninggal. Atau sakit. Semua anggota grup mengirim doa. Bunyinya sama. Yang agak lumayan kalau ada yang ulang tahun. Memang isinya mirip-murip semua juga. Tapi kadang ada lucunya. Apalagi kalau ada yang kawin: kadang ada pornonya. Yang tidak pernah memberi info adalah kalau ada yang bercerai. Mungkin takut mantannya cepat laku. Grup yang saya ikuti sangat bervariasi. Ada yang anggotanya dari empat aliran agama. Ada yang satu agama tapi dari aliran yang sangat berbeda. Yang grup kelompok aktivis. Ada yang agak khusus: kelompok pimpinan Jawa Pos Group se Indonesia. Dari semua grup yang saya ikuti tidak satu pun yang saya inisiatornya. Seandainya semua invite saya ok kan mungkin sudah lebih 100 grup di hp saya. Kini saya terpaksa left dari beberapa grup karena lagi belajar. Di Amerika pula. Dan menulis buku. Waktu masih BBM dulu saya yang minta dibuatkan grup-grup BBM. Tapi sebatas untuk memperlancar pekerjaan: grup eselon satu kementerian BUMN, grup infrastruktur, grup perkebunan, grup pabrik gula, dan seterusnya. Semua terkait dengan pekerjaan. Praktis. Semua persoalan dibahas di situ. Pekerjaan bisa dikoordinasikan dengan amat cepat. Juga terbuka untuk semua anggota grup. Produktif sekali. Kini agak berbeda. Dari grup-grup yang saya ikuti saya bisa melihat banyak hal di luar pekerjaan. Sekaligus mengamati perkembangan sosial. Yang saya catat, grup-grup WA itu memiliki kecenderungan hanya diikuti kelompoknya sendiri: yang satu ide, satu perjuangan, satu pemikiran. Bahkan satu tujuan. Semula yang tidak satu ide pun ada yang di invite. Tapi biasanya leave. Terutama setelah melihat perkembangan topik yang dibahas. Atau dominasi kelompok pemikiran tertentu dari anggota tertentu. Dengan demikian ada kecenderungan tiap grup membangun solidaritas di antara grup itu sendiri. Kian lama kian mengental pula. Yang masuk seringkali info yang hanya didasarkan asumsi. Yang sudah dibumbui emosi. Saya mencatat betapa jauhnya jarak emosi yang terbangun di satu grup dengan grup lainnya. Dari kelompok yang ideologinya berbeda. Yang agamanya berbeda. Saya ikut satu grup yang paling militan dari satu aliran. Tapi saya juga ikut grup yang sangat liberal. Saya ikut grup yang sangat tradisionalis, tapi juga ikut grup yang sangat globalis. Banyak kalimat hujatan, makian dan emosian di satu grup. Tapi kata-kata itu tidak membuat marah anggota grup. Mungkin karena anggota grupnya memang dari kelimpok yang sama. Bahkan kata-kata keras itu lebih banyak didukung pula. Solidaritas di dalam grup itu terbangun dengan solidnya. Saya membayangkan kalau saja anggota grup yang berbeda itu menjadi satu alangkah serunya. Mungkin tidak hanya perang kata-kata. Bisa-bisa berlanjut ke perkelahian di jalan-jalan. Saking kerasnya. Zaman dulu, suku-suku berkelompok sesama anggota suku. Di satu lokasi yang berbeda. Tidak ada komunikasi di antara suku. Sering terjadi perang suku. Kadang karena tidak ada komunikasi. Atau karena ego sukunya. Itu semua hasil dari pembangunan soliditas solidaritas di dalam sukunya. Kini di zaman yang amat terbuka ini ternyata bisa juga muncul gejala kembali ke kesukuan. Atau ke kelompokan. Suku juga, dalam pengertian yang berbeda. Dengan isolasi berbentuk grup WA atau BBM atau Line. Dari sini saya bangga pada generasi baru di Jawa Pos Group. Yang saya ikuti sari grup WA mereka. Yang begitu yakinnya bahwa koran tetap akan jaya. Asal manajemennya bagus. Dan isinya menyesuaikan dengan keinginan dasar pembacanya. Setiap kali ada koran yang mati dengan malu-malu (dengan alasan pindah ke edisi online yang lebih modern) generasi baru di Jawa Pos Group mengkajinya dengan kritis: itu mati karena zaman, atau karena manajemen, karena SDM, karena kreativitas atau karena nasib. Apalagi generasi baru di JPG juga terus mengikuti perkembangan terkini di negara maju. Bahwa koran online ternyata kian sulit juga: tidak menghasilkan uang. Tidak cukup untuk membiayai perbaikan mutu jurnalistiknya. Saya bersyukur bukan hanya karena itu. Tapi koran ternyata menjadi media yang dibaca lintas suku, lintas aliran, dan lintas grup. Justru di zaman menjamurnya grup WA atau BBM ini peran koran menjadi beda: menjadi clearing house informasi. Koran bisa meng-clearkan berbagai informasi yang tidak clear.  More...

daging
Minggu, 29/05/2016 - 15:29 WIB

Harga Daging Naik, Susi M Bachsin: Kementan Jangan Hanya Obral Janji

Daging Sapi BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Bengkulu Susi Marleny Bachsin menyayangkan harga daging yang selalu merangkak naik menjelang bulan puasa. Ia meminta pemerintah khususnya Kementerian Pertanian (Kementan) dapat menekan harga daging agar tetap stabil. “Saya sangat prihatin jelang ramadhan yang masih lama saja, dari harga Rp 90.000 per kilogram, sekarang sudah Rp 120.000 per kilogram. Apalagi hari raya nanti,” kata Susi, Sabtu (29/05/2016). Kementan RI harus memahami fenomena kenaikan harga daging yang selalu terjadi di saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Dimana saat itu, kebutuhan masyarakat akan daging meningkat. “Saya rasa ini harus diperhatikan lagi. Konsumen selama ini kan rata rata agama Islam. Jadi kebutuhan di hari raya juga sangat banyak. Mentan harus sigap,” ujar Politisi Gerindra ini. Kementerian Pertanian sendiri pernah menargetkan harga daging berada di harga Rp 85.000 per kilogram dengan mengubah mekanisme distribusi pasar. “Jadi jangan hanya obral janji untuk meratakan harga daging dibawah Rp 100.000. Saya mau ini dibuktikan. Buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa Kementerian Pertanian bisa membuktikan ucapan itu sama dengan tindakannya. Jadi jangan asbun,” Pinta Susi. Saat ini harga daging sapi di pasar tradisional di Kota Bengkulu naik dari harga Rp 100.000 naik menjadi Rp 120.000 per kilogram. Tak hanya daging sapi, harga daging ayam juga naik, dari Rp 24.000 menjadi Rp 35.000/kg, daging kerbau melonjak dari Rp 110.000 menjadi Rp 130.000/kg dan daging kambing naik dari Rp 45.000 menjadi Rp 60.000/kg. (Dil)  More...

Real Madrid supporters celebrate in Madrid on May 02, 2012, after Real Madrid won the Spanish League. AFP PHOTO/ DANI POZODANI POZO/AFP/GettyImages

Gelandang Muda Madrid Ingin Bertahan

Fans Madrid. Foto: AFP MADRID – Nasib Isco berubah kala Zinedine Zidane diangkat menjadi pelatih Real Madrid. Meski tetap belum tampil secara reguler, Isco memiliki peran yang cukup penting. Dia bahkan jadi prioritas ketimbang James Rodriguez. “Saya berharap bisa bertahan. Jika klub menginginkan saya bertahan, saya akan bertahan. Saya bahagia di Madrid dan berharap bisa terus memenangi trofi bersama klub ini. Zidane bekerja sangat baik bersama kami,” tutur Isco. “Berjuang hingga akhir ada di dalam DNA Madrid. Kami menunjukkan perjuangan tak kenal lelah di Divisi Primera dan sekarang saat Liga Champions. Kami menghadapi lawan yang sangat kuat. Tapi, puji Tuhan, kami berhasil membawa trofi ini ke Bernabeu,” tambah dia. Isco terbilang gelandang serbabisa yang memiliki peran cukup penting sebagai pemain pengganti pada laga final melawan Atletico Madrid. Perannya pun semakin berkembang seiring bertambahnya usia dia. (rap)  More...

hamil

Dengan Cara ini, Risiko Tekanan Darah Tinggi Setelah Hamil Bisa Dikurangi

DIABETES selama kehamilan, yang dikenal sebagai diabetes gestasional bisa mengakibatkan risiko seorang wanita terkena tekanan darah tinggi. Namun, Anda tak perlu panik. Untuk meminimalisir hal itu, diet sehat bisa membawa risiko tersebut kembali turun. “Diet kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan daging merah terkait dengan risiko lebih rendah untuk diabetes gestational dan juga risiko lebih rendah untuk diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi,” kata peneliti senior, Dr. Cuilin Zhang, seperti dilansir laman Fox News, Selasa (17/5). Diabetes Gestational yang sering tidak memiliki gejala, memengaruhi sekitar 200 ribu wanita AS setiap tahun. Pada 1989-2011, para peneliti meneliti hampir 4 ribu wanita di Nurses Health Study II dengan riwayat diabetes gestasional. Nah, 18 tahun kemudian, sebanyak 1.069 perempuan terkena tekanan darah tinggi. Sementara, wanita dengan diet sehat sekitar 25 persen lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang tidak menjalani diet sehat. “Serat dari biji-bijian dan kacang-kacangan bisa membantu memperbaiki cara tubuh memproses gula dan menangani peradangan,” kata Zhang. Sebab, buah-buahan dan sayuran mengandung kalium yang tinggi dan vitamin K, asam askorbat dan antioksidan yang bisa membantu kinerja jantung dan pembuluh darah. Diet sehat juga membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi untuk semua orang, bukan hanya wanita yang pernah menderita diabetes gestational. “Diet sehat yang ditemukan dalam penelitian ini menekankan nutrisi yang tinggi kalium dan rendah sodium, yang keduanya bisa membantu menurunkan tekanan darah,” kata Dr Cheryl Bushnell dari Wake Forest School of Medicine di Winston Salem, North Carolina. Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko tunggal yang bisa menjalar ke stroke, sehingga sangat dianjurkan untuk menjalankan diet sehat. “Kondisi utama lainnya yang terkait dengan tekanan darah tinggi termasuk penyakit jantung, gagal jantung dan penyakit ginjal kronis, yang semuanya memperpendek harapan hidup,” pungkas Bushnell.(fny/chi/jpnn)  More...

Kevin-Aprilio

Seperti ini Cara Kevin Aprilio Jaga Keharmonisan Dengan Ortu

KESIBUKAN tak membuat Kevin Aprilio jauh dengan keluarganya. Meski sibuk dengan grup band besutannya, Kevin tetap meluangkan waktunya untuk kedua orang tuanya. Pria 26 tahun ini tidak mau kehilangan masa indah bersama keluarganya di rumah. Karena itu, Kevin selalu menyisakan waktunya untuk bercengkrama dengan orang tuanya. “Setiap hari aku harus luangkan waktu bersama keluarga. Itu harus ya, ngobrol sama papa mama,” ungkap Kevin belum lama ini. Anak pasangan musisi Addie MS dan Memes ini sejak kecil selalu ditanamkan pentingnya meluangkan waktu bersama keluarga. “Meski sedikit banget waktunya, 30 menit atau hanya beberapa menit aja, yang penting aku harus ngobrol sama papa mama. Ya ngobrol tentang apa aja,” tandas Kevin. (chi/jpnn)  More...













© 2005 - 2015 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved