User comments
Jumat, 3/07/2015 - 13:45 WIB

Himpunan Penjahit Argamakmur Kecewa Lagi

ARGAMAKMUR, BE-Himpunan Penjahit Argamakmur (HPA) kembali mendatangi kantor Pemkab Bengkulu Utara (BU), Kamis (2/7), sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, mereka kecewa lagi, untuk kedua kalinya keinginan mereka bertemu Sekda Kabupaten BU tidak terealisasi, meskipun sudah menunggu selama 2 jam. HPA hanya bertemu dengan asisten III Setda Bengkulu Utara, Burman. Kedatangan para penjahit ini untuk melaporkan adanya dugaan mafia dalam pengadaan baju seragam siswa sekolah dasar (SD) di Bengkulu Utara.Mereka protes karena pengadaan baju seragam hanya diserahkan pada satu penjahit saja. “Kita sangat kecewa dengan Pemkab BU, keinginan kami terkesan didiamkan. Seharusnya Pemkab melakukan mediasi terhadap kasus ini seperti yang disetujui kemarin. Kami juga tidak bertemu Sekda, malah ketemu asisten III yang menyampaikan masalah ini ke dinas lain,” kata, Ketua HPA, Yusmedi, Kamis (2/7). Ditambahkan Yusmeri, dengan datangnya kami kesini yang kedua kali, kami juga gagal bertemu dengan Sekda. Sekedar mengingatkan, maksud dan tujuan HPA ini, mengadukan dugaan adanya permainan di kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten BU. Dalam kegiatan pengadaan seragam tersebut diduga telah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nomor 45 Tahun 2014 tentang pakaian seragam sekolah bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pada bab 4 pasal 4 disebutkan pengadaan seragam sekolah dibebankan kepada wali murid, namun kenyataannya di Kabupaten BU malah dilakukan sebaliknya. “Seharusnya kami mendapat order untuk menjahit seragam sekolah setiap tahun ajaran baru. Namun diduga ada intruksi dari oknum, sehingga pengadaan seragam SD se-Bengkulu Utara diperuntukkan bagi satu penjahit saja,” demikian Yusmeri.(167)  More...

RIO-RAPAT  GABUNGAN KESIAPAN ARMADA ANGKUTAN LEBARAN (2)
Jumat, 3/07/2015 - 13:05 WIB

Organda Usulkan Tuslah 15 Persen

BENGKULU, BE – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Bengkulu mengusulkan kenaikan ongkos atau tuslah pada lebaran ini sebesar 15 persen. Kenaikan itu untuk menutupi berkurangnya penumpang angkutan umum plat kuning antar kota dalam provinsi dan antara kota antar provinsi, karena banyaknya angkutan umum plat saat ini. Menurut Ketua Organda Provinsi Bengkulu, Syaiful Anwar, kenaikan 15 persen tersebut masih tergolong kecil dibandingkan tahun lalu yang mencapai 20 persen dari ongkos normal. “Jika kenaikan 15 persen itu tidak bisa dipenuhi, maka kami meminta minimal kenaikannya sebesar 10 persen,” ungkap Syaiful dalam rapat persiapan lebaran di Kantor Dishubkominfo Provinsi Bengkulu, kemarin. Selain itu, Syaiful juga meminya media massa dan masyarakat untuk mengawasi kenaikan tuslah tersebut, sebab, jangkauan Organda cukup terbatas sehingga masih bisa dipermainkan oleh angkutan umum yang resmi dengan menaikkan melebihi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu. “Kalau kenaikannya kecil sekitar 10 persen, kemungkinan akan dinaikkan sepihak oleh loket-loket angkutan umum. Untuk itu, kami minta semua pihak ikut mengawasi agar masyarakat penumpang tidak dirugikan,” pintanya. Hanya saja permintaan Organda menaikkan ongkos 15 persen tersebut belum dapat disetujui oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Karena edaran Menteri Perhubungan mengenai kenaikan tuslah baru saja keluar, sehingga dibutuhkan pembahasan khusus antara Organda dengan Pemprov yang diwakili Dishubkominfo Provinsi Bengkulu. “Kita butuhkan rapat lanjutan untuk memutuskan kenaikan ongkos angkutan darat ini, pokoknya dalam waktu dekat ini sudah ada keputusannya,” kata Kadishubkominfo Provinsi Bengkulu, Drs Rusdi Bakar MPd. Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan berlaku adil dalam memutuskan kenaikan ongkos tersebut, sehingga tidak terlalu memberatkan penumpang dan tidak terlalu merugikan pemilik angkutan umum. “Pokoknya kita putuskan yang terbaik sesuai dengan edaran pemerintah pusat,” imbuhnya. Namun demikian, kenaikan ongkos tersebut tidak mutlak, melainkan ada batas atas dan ada batas bawahnya. Jadi pihak angkutan hanya boleh menaikkan ongkos antara batas bawah dan batas atas tersebut. “Misalnya nanti kenaikan yang disetujui batas atasnya 15 persen dan batas bawahnya 10 persen, maka dalam pelaksanaannya pihak angkutan tidak boleh menaikkan lebih dari 15 persen dari tarif normal pada hari biasa,” tutupnya.(400)  More...

polisi_polri
Jumat, 3/07/2015 - 13:00 WIB

Buka Bareng Anak Yatim hingga Bedah Alquran

Dari Peringatan Hari Bhayangkara di Mapolres Bengkulu Masih dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-69 dengan makna melalui revolusi mental, Polri siap memantapkan soliditas dan profesional. Untuk mewujudkan revolusi mental itulah, Polres Bengkulu mengadakan seabrek kegiatan. Rabiatu Fadilah, Kota Bengkulu Kemarin (02/07) sekitar pukul 17.00 WIB, puluhan anak panti berkumpul di Mapolres Bengkulu. Ini dalam rangka menghadiri acara buka bareng Polres Bengkulu hingga acara bedah Alquran yang menghadirkan ustad kondang dari Jakarta, yakni Cak Nur. “Jadi ini serangkaian kegiatan ulang tahun Polri, jadi ini kegiatannya ada syukuran, kita mengundang yayasan, anak yatim, salat bareng, makan bareng di sini. Minimal untuk senang-senanglah,”jelas Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta SIK. Selain buka bareng, kata dia, Polres juga mengadakan bedah Alquran yang sesuai dengan motto dan makna Bhayangkara yang ke- 69 yaitu revolusi mental. Revolusi mental sendiri sangat perlu dengan metode-metode bedah Alquran menjawab. “Jadi, dengan mengikuti bedah Alquran ini sangat bagus, karena bisa membuka pikiran kita,”imbuhnya. Sementara itu, Cak Nur yang memberikan wejangan mengenai bedah Alquran mengatakan revolusi mental menurut Alquran sendiri yakni dengan melihat kehidupan Nabi Muhammad SAW. “Ahmad bin Abdullah sebelum menjadi nabi, dia menjadi salah satu ketua Darunap 2 atau sama dengan DPR, tapi dia mengundurkan diri, karena melihat sikon Arab sedang bergejolak,”ceritanya. Tambahnya, saat ia keluar, Jibril pun datang dan menyuruh Iqra atau baca. Selama ini wahyu adalah sebuah kebenaran yang diambil dari sudut pandang pribadi dan kelompok. Jadi sampai kapanpun Musa tidak akan bagus menurut Firaun, Isa tidak akan pernah bagus menurut Herotis. “Begitu juga dengan di Indonesia, seperti SBY tidak bagus menurut partai lain, tapi bagus menurut Demokrat. Karena dalam cara memandang itu berdasarkan kelompok dan pribadi. Dan itu pakai wahyu,”jelas Cak Nur. “Jadi kalau kita bicara mental, tidak bisa disangkut pautkan dengan pendidkan. Mau setinggi apapun pendidikannya, kalau dia bejat ya bejat aja. Karena mental adalah sebagai beraninya dan revolusi itu sebagai kecepatan tinggi,” ungkapnya. Jika suatu umat ingin bagus, maka yang perlu di percepat dan dibaguskan adalah mentalnya atau keberaniannya. Yakni keberanian untuk bisa meninggalkan kebiasaan buruk, seperti tidak mencuri, tidak zina, tidak berbohong dan tidak durhaka sama orang tua. (927)  More...

listrik_234
Jumat, 3/07/2015 - 12:19 WIB

Listrik Nonsubsidi Naik Lagi

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menaikkan tarif listik 10 golongan pelanggan komersial atau nonsubsidi pada Juli 2015. Setidaknya ada 10 golongan yang kena tarif penyesuaian (adjustment tariff) ini. Untuk 5 golongan pelanggan ditetapkan Rp1.547,94/kWh atau naik Rp23,7/kWh dibandingkan Juni 2015 sebesar Rp1.524,24/kWh. Kelima golongan pelanggan tersebut adalah rumah tangga menengah R2 dengan daya 3.500-5.500 VA, rumah tangga besar R3 dengan daya 6.600 VA ke atas, bisnis menengah B2 6.600-200 kVA, kantor pemerintah P1 6.600-200 kVA, dan penerangan jalan umum P3. Sedangkan, tarif pelanggan listrik nonsubsidi lainnya, yakni bisnis besar B3 di atas 200 kVA, industri besar I3 di atas 200 kVA, dan pemerintah P2 di atas 200 kVA ditetapkan mengalami kenaikan dari Rp1.200,65 pada Juni menjadi Rp1.219,31/kWh pada Juli 2015. Selanjutnya, pelanggan industri besar I4 berdaya 30 MVA ke atas naik dari Rp1.070,42 pada Juni menjadi Rp1.087,07/kWh pada Juli 2015. Sedangkan tarif golongan khusus L/TR, TM, dan TT naik menjadi Rp1.686,83 pada Juli dari Rp1.661,01 per kWh pada Juni 2015. Sesuai data tersebut juga, tarif golongan subsidi, yakni R1 dengan daya 1.300 VA dan R1 daya 2.200 VA tidak berubah yakni Rp1.352 per kWh. PLN menetapkan tarif listrik nonsubsidi pada bulan berjalan berdasarkan realisasi tiga indikator yakni kurs, harga minyak Indonesia (ICP), dan inflasi dua bulan sebelumnya. Untuk diketahui, per 1 Januari 2015 lalu, pemerintah menerapkan skema tarif penyesuaian (adjustment tariff) bagi 10 golongan pelanggan listrik setelah sebelumnya sejak Mei 2014 hanya berlaku pada empat golongan. Dengan skema tersebut, maka tarif listrik mengalami fluktuasi naik atau turun yang tergantung tiga indikator yakni harga minyak, kurs, dan inflasi. Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengirim surat kepada Presiden RI tentang kebijakan kenaikan tarif listrik ini. Pasalnya, menurut KPPU, kenaikan ini bersifat diskriminatif dan tidak baik bagi jangka panjang. “Kebijakan pemerintah dalam menaikkan tarif listrik melalui Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 9/2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT PLN akan mengakibatkan berkurangnya daya saing perusahaan,” kata anggota Tim Hubungan Masyarakat, Biro Hukum, dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur. Lebih lanjut, jenis perusahaan itu terutama perusahaan terbuka atau go public, khususnya pada Kelompok Industri 3 dan 4 dalam bersaing dengan perusahaan tertutup yang berada pada pasar bersangkutan yang sama. “Hal tersebut sebagai akibat meningkatnya biaya produksi pelaku industri,” ujarnya. Di sisi lain, lanjutnya, kebijakan kenaikan tarif tenaga listrik tersebut juga dinilai menciptakan disinsentif bagi perusahaan terbuka yang justru menjalankan “Good Corporate Governance/GCG” dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. “Kebijakan cenderung mengarahkan investasi khususnya investasi asing pada perusahaan tertutup dan justru mengurangi kontrol publik atasnya,” imbuhnya. Berbagai pandangan tersebut termuat dalam saran kebijakan KPPU kepada Presiden RI pada tanggal 18 Juni lalu. Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah merevisi kebijakan tersebut. “Idealnya pemerintah menetapkan kriteria kenaikan listrik secara keseluruhan,” katanya. Dengan upaya tersebut, ia yakin dapat mendukung penciptaan iklim usaha yang kondusif dan kesempatan berusaha yang sama antarpelaku usaha. Pendapat itu disampaikannya guna menindaklanjuti berbagai masukan pelaku bisnis dan analisa atas kebijakan dimaksud. “Akan tetapi, kami tidak memungkiri bahwa kenaikan listrik dibutuhkan bagi penggunaan anggaran negara yang efektif dan tepat guna. Kami mendukung upaya pemerintah dalam mengupayakan penggunaan anggaran negara yang tepat sasaran,” tambahnya. Ia melanjutkan, kebijakan pemerintah melalui peraturan tersebut menyesuaikan tarif listrik untuk berbagai golongan di antaranya pencabutan subsidi tarif listrik bagi perusahaan terbuka (go public) pada kelompok industri 3 (di atas 200 kVa) dan kelompok industri 4 (di atas 30.000 kVa). “Kebijakan ini sempat menuai kritikan dari berbagai kalangan pelaku usaha dan asosiasi di Tanah Air,” pungkasnya.(609) Berikut Daftar Lengkapnya: Rumah Tangga * R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA tarif Rp 1.352/kWh (tetap, tapi tidak disubsidi pemerintah) * R-1/Tegangan Rendah 2.200 VA tarif Rp 1.352/kWh (tetap, tapi tidak disubsidi pemerintah) * R-2/Tegangan Rendah 3.500 VA-5.500 VA tarif menjadi Rp 1.547,94/kWh, sebelumnya Rp 1.524,24/kWh. Naik Rp 23,7/kWh. * R-3/Tegangan Rendah 6.600 VA ke atas tarif menjadi Rp 1.547,94/kWh, sebelumnya Rp 1.524,24/kWh. Naik Rp 23,7/kWh. Bisnis: * B-2/Tegangan Rendah 6.600 VA-200 kVA tarif menjadi Rp 1.547,94/kWh, sebelumnya Rp 1.524,24/kWh. Naik Rp 17,35/kwh. * B-3/Tegangan Menengah di atas 200 kVA tarif menjadi Rp 1.132,95/kWh, sebelumnya Rp 1.115,60/kWh. Naik Rp 17,35/kwh. Industri: *I-3/Tenangan Menengah di atas 200 kVA tarif menjadi Rp 132,95/kWh, sebelumnya Rp 1.115,60/kWh. Naik Rp 17,35/kwh. *I-4/Tegangan Tinggi 30.000 kVA ke atas tarif menjadi Rp 1.087,07/kWh, sebelumnya Rp 1.070,42/kWh. Naik Rp 16,65/kWh. Gedung Pemerintah: *P-1/Tegangan Rendah 6.600 VA-200 kVA tarif menjadi Rp 1.547,94/kWh, sebelumnya Rp 1.524,24/kWh. Naik Rp 23,7/kWh. *P-2/Tegangan Menengah di atas 200 kVA tarif menjadi Rp 1.132,95/kWh dari sebelumnya Rp 1.115,60/kWh. Naik Rp 17,35/kWh. *P-3/Tegangan Rendah tarif menjadi Rp Rp 1.547,94/kWh, sebelumnya Rp 1.524,24/kWh. Naik Rp 23,7/kWh.    More...

calon_gubernur_1
Jumat, 3/07/2015 - 11:50 WIB

Pertarungan Pilgub Bakal Sengit

BENGKULU, BE – Pendaftaran bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu tinggal hitungan hari, namun sejauh ini belum ada kandidat yang mendapatkan partai politik minimal 9 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu sebagai syarat minimal pencalonan. Sejauh ini baru Partai Hanura (2 kursi), Partai Kebangkitan Bangsa (4 kursi) dan PKPI (1 kursi) yang sudah final memberikan dukungannya kepada Ridwan Mukti. Pengamat Politik Universitas Bengkulu, Drs Azar Marwan MSi memprediksikan, kemungkinan besar Pilgub yang berlangsung 9 Desember mendatang akan diikuti 4 pasangan calon. Rinciannya, Ridwan Mukti akan diusung oleh Hanura, PKB, Nasdem dan PKPI dengan jumlah 11 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. Selanjutnya, Junaidi Hamsyah akan diusung PDIP yang memiliki 7 kursi dan PPP 3 kursi, jumlahnya ada 10 kursi. Pasangan ketiga adalah Imron Rosyadi-Dian A Syahroza diprediksi akan diusung oleh PAN (4 kursi) dan Gerindra (5 kursi) dengan jumlah 9 kursi. Pasangan berikutnya adalah Sultan B Najamuddin – Syahfan Badri Sampurno yang diprediksi akan diusung oleh PKS (3 kursi) dan Demokrat (6 kursi) berjumlah 9 kursi. “Bisa saja terjadi seperti itu, karena yang menentukan koalisi ini bukan pengurus daerah, tapi pengurus pusat. Bisa saja pengurus daerah menginginkan kaolisi dengan partai tertentu, tapi kalau tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP, maka koalisi itu tidak bisa berjalan,” terangnya. Menurut Azhar, 4 pasangan calon itu adalah maksimal bila kursi partai dibagi habis, atrinya tidak yang dominan mendapatkan dukungan partai. Namun hal tersebut bisa saja berubah, mengingat sejauh ini berbagai upaya masih dilakukan kandidat. “Bisa jadi nanti finalnya 3 pasangan calon, karena partai itu biasanya tidak mau asal usung, melainkan tetap melihat peluang untuk menang,” imbuhnya. Dari keempat kandidat calon gubernur tersebut (Ridwan Mukti, Sultan B Najamudin, Junaidi dan Imron,red), Azhar mengaku belum bisa dibaca siapa yang akan memiliki peluang memang yang lebih besar. Sebab, dari keempat kandidat itu belum final siapa calon pendampingnya. “Calon wakil itu sangat mempengaruhi dan sangat menentukan, jadi partai pengusung dan kandidat mestinya pintar-pintar menbaca hal ini. Namun kesulitan yang bakal terjadi adalah kandidat calon gubernur dipaksa oleh partai untuk memilih pasangannya, karena kepentingan partai ikut bermain dalam kesempatan tersebut,” ulasnya. Disisi lain, lanjutnya, partai akan memutuskan bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus selaras dengan dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusungnya. Untuk menselaraskan dengan partai koalisi inilah yang membuat prosesnya masih berjalan hingga saat ini. “Koalisi ini kelihatannya akan berlanjut ke kabupaten untuk pengusungan bupati dan wakil bupati. Jika berbeda, maka akan muncul kesulitan tersendiri, karena tidak singkron calon yang diusung di tingkat provinsi dan kabupaten. Akibatnya, mulai dari proses kampanye hingga penerapan strategi pemenangan lainnya akan sulit dijalankan,” tukasnya. Sebelumnya, Ketua DPD Demokrat Provinsi Bengkulu H Edison Simbolon mengaku DPP Demokrat belum mengeluarkan rekomendasi apapun mengenai kandidat yang diusungnya. “DPP memiliki pertimbangan tersendiri sebelum memberikan keputusan, seperti hasil survei dan lainnya. Artinya hasil survei itu tidak mutlak,” katanya. Berdasarkan hasil survei yang pertama lalu, Demokrat mendapatkan 3 nama yang memiliki popularitas tertinggi, yakni Junaidi Hamsyah, Ridwan Mukti dan Imron Rosyadi. Demikian juga untuk wakilnya, pihaknya berusaha wakilnya berasal dari kader Partai Demokrat, mengingat Demokrat adalah partai pemenang kedua di Provinsi Bengkulu. Ia pun mengaku tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan PKS, jika memang itu keinginan DPP. “Semua partai kita berpeluang untuk berkoalisi, termasuk PKS,” imbuhnya. Dibagian lain, Sultan B Najamuddin juga mengaku sangat optimis bisa maju pada Pilgub kali ini. Untuk partai pengusung, ia mengaku sudah menjalinkan komunikasi dengan sejumlah petinggi parati di pusat, dan hasilnya memberikan angin segar kepadanya. “Saya yakin saya bisa maju dan nantinya menang. Partai apa? lihat saja nanti karena keputusna itu akan dikeluar detik-detik terakhir menjelang pendaftaran,” ujar Sultan. Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Hj Elva Hartati MM belum mau menyampaikan secara gamblang bahwa PDIP sudah dalam genggaman Junaidi Hamsyah. Menurutnya, meski Junaidi menghadiri pembukaan sekolah partai yang dilakukan pihaknya, belum bisa dipastikan partai moncong putih itu akan mengusung Junaidi. “Yang kita usulkan ke DPP kemarin dan mengikuti fit and proper test ada dua, yakni Junaidi Hamsyah dan Ridwan Mukti. Sepanjang belum ada keputusan final, maka keduanya masih memiliki peluang yang sama. Yang jelas wakilnya kami upayakan tetap dari kader kami,” pungkasnya.(400)  More...

selebrasi argentina

Menang 6-1, Argentina Hadapi Cile di Final Copa America

Argentina menjadi penantang Cile di final Copa America 2015, setelah mereka sukses menghantam Paraguay 6-1, di babak semi-final, Rabu (1/7) pagi WIB. Sepasang gol Angel Di Maria, serta masing-masing satu dari Marcos Rojo, Javier Pastore, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain, hanya mampu dibalas sebiji oleh Paraguay lewat sumbangsih Lucas Barrios. Argentina membuka keunggulan di menit ke-15. Tendangan bebas Lionel Messi, diterima oleh Marcos Rojo yang selanjutnya mencocor bola tanpa mampu diantisipasi kiper Justo Villar. Messi kembali menunjukkan kelasnya dengan menjadi kreator gol kedua Argentina pada menit ke-27. Umpan terobosannya langsung diteruskan Javier Pastore dan mengarah ke pojok kanan gawang Paraguay. Menjelang babak pertama berakhir, Lucas Barrios membuka asa Paraguay. Gol Paraguay diawali umpan Nicolas Otamendi yang justru mengarah ke Bruno Valdez. Dia lantas mengirimkan bola ke Barrios. Martin Demichelis berusaha memotong tembakan Barrios namun gagal dan bola meluncur deras ke sisi kanan gawang Sergio Romero. Namun Argentina kembali memperlebar keunggulan ketika babak kedua berjalan dua menit. Mendapatkan umpan terobosan Pastore, Di Maria melepaskan tendangan terarah ke tiang jauh gawang Paraguay untuk mengubah skor menjadi 3-1. Di Maria mencetak gol kedua di menit ke-53. Berada di posisi bebas, ia berhasil menyelesaikan bola muntah tendangan Pastore yang gagal ditahan Villar. Gol kelima Argentina pada menit ke-80, dikreasi oleh Di Maria menjadi kreator. Umpan silang yang ia berikan tepat mengarah ke Sergio Aguero yang berada di tengah impitan para pemain bertahan Paraguay. Sundulan Aguero ke tiang jauh tak bisa ditepis Villar. Seusai mencetak gol, Aguero langsung digantikan Gonzalo Higuain. Tak sampai dua menit, sang pemain pengganti, Higuain mencatat namanya di papan skor ketika berhasil menyambar bola di kotak penalti Paraguay, hasil umpan Messi. Gol Higuain mengunci kemenangan 6-1 Argentina atas Paraguay. Tim Tango akan menghadapi Cile pada laga final, Sabtu (4/7), Sementara Paraguay, akan memperebutkan posisi ketiga melawan Peru, sehari sebelumnya. Susunan Pemain: Argentina: 1-Sergio Romero; 4-Pablo Zabaleta, 15-Martin Demichelis, 17-Nicolas Otamendi, 16-Marcos Rojo; 6-Lucas Biglia, 14-Javier Mascherano (5-Fernando Gago 77); 7-Angel di Maria, 21-Javier Pastore (19-Ever Banega 73), 10-Lionel Messi; 11-Sergio Aguero (9-Gonzalo Higuain 81’) Pelatih: Gerardo Martino Paraguay: 1-Justo Villar; 5-Bruno Valdez, 14-Paulo da Silva, 4-Pablo Aguilar; 2-Ivan Piris, 10-Derlis Gonzalez (7-Raul Bobadilla 27’), 15-Victor Caceres, 13-Richard Ortiz, 11-Edgar Benitez; 18-Nelson Haedo Valdez, 9-Roque Santa Cruz (8-Lucas Barrios 30’) Pelatih: Ramon Diaz  More...

063640_369239_jeans_ketat_d

Awas! Jangan Terlalu Lama Kenakan Skinny Jeans, “Itunya” Bisa Kepanasan

CELANA denim, yang mencengkeram kaki terlalu erat, bisa menekan jaringan kulit dan pembuluh darah. Nah, bahaya itu menjadi berlipat pada celana denim superketat seperti skinny jeans. Baru-baru ini, dunia digemparkan oleh berita seorang perempuan asal Australia yang betisnya membengkak parah. Perempuan 35 tahun itu pun tidak bisa berjalan. Ternyata hal tersebut terjadi lantaran dia mengenakan skinny jeans seharian penuh. Hal itu diperparah dengan posisinya yang sering berjongkok saat membantu keluarganya pindah rumah. Seberapa berbahayakah celana ketat yang populer itu? ”Prinsipnya begini. Di kaki ada pembuluh darah utama, pembuluh darah balik, dan saraf,” jelas dr Lilik Widodo SpBS. Dokter Lilik menambahkan, kerja pembuluh darah balik atau vena tersebut seakan dipompa. Yang memompa adalah otot. Strukturnya pun berbeda dengan pembuluh darah utama. Karena itu, penggunaan skinny jeans secara terus-menerus bisa mengganggu kerja vena. Bagian mana saja yang terganggu? ”Bergantung. Yang kenceng (ketat, Red) sebelah mana? Kalau yang kenceng mulai pantat, kemudian paha, sampai betis, ya bisa jadi masalah semuanya,” ucap dokter berusia 51 tahun tersebut. Dia mengibaratkan pemakaian skinny jeans dengan penggunaan jam tangan atau karet gelang. Jika terlalu lama menekan beberapa area, kerja aliran darah bisa terhambat. Karena letaknya di kaki, kerja aliran darah baliknya yang paling terganggu. Selain aliran darah yang terganggu, pemakaian celana ketat bisa mengganggu kerja saraf. Penggunaan skinny jeans yang terlalu lama bisa mengakibatkan nyeri pada beberapa bagian yang bisa berkembang menjadi mati rasa. Mati rasa itu jangan sampai dianggap enteng. Jika yang mati rasa adalah organ vital dan dialami laki-laki, ada hal sangat serius yang sedang terjadi. ”Itu pertanda torsio testis. Buah zakarnya terpelintir,” ucap alumnus FK Unair tersebut. Torsio testis akan menjurus pada nyeri hebat yang jika tidak dihentikan akan membuat organ itu mati. Jika sudah begitu, jalan satu-satunya yang bisa dilakukan hanyalah kastrasi. ”Itu yang paling berat. Kalau masih tahap ringan, testisnya jadi kepanasan. Karena panas, ia akan mengganggu sperma,” tutur dokter Lilik. Sperma yang terganggu tentu berakibat pada kesuburan. Lilik pun menyarankan pria dan perempuan memilih celana yang lebih longgar. Masalahnya, skinny jeans sangatlah fashionable. Memeluk tubuh dengan sempurna, kita bisa memamerkan curve yang cantik. Tapi, itu tidak berarti celana longgar tak bisa keren. Sheila Andina, fashion designer, merekomendasikan fit, slim fit,atau loose fit jeans sebagai pengganti skinny. ”Yang penting, pilih yang cutting-nya pas di badan. Misalnya, fitatau slim fit. Efeknya sama dengan skinny jeans,” saran dia. Padukan dengan wedges atau gladiator heels. Tetap seksi.(fit/c7/na)  More...

044019_358266_Terry_Puteri__fed_d

Terry Puteri Bilang, Setelah Berhijab Pembakaran Lebih Optimal

PRESENTER tayangan olahraga Terry Puteri tak lagi berpenampilan seksi. Imbasnya, setelah berhijab, dia mesti melepaskan beberapa kontrak reguler sebagai pembawa acara. Sebab, konsepnya tidak sesuai dengan penampilan Terry sekarang. Baginya, itu tidak masalah. Bahkan, untuk urusan berolahraga, perempuan kelahiran Banjarmasin, 1 Desember 1979, itu mengatakan bahwa dirinya tidak merasa kesulitan. ”Saya masih rutin lari. Kapan hari ikut Run for Nepal. Nge-gymjuga, sama lagi rajin bodytech nih,” ucapnya saat ditemui di Senayan City, Sabtu (27/6). Setelah mantap berhijab, ketika berolahraga, Terry mengenakansportwear yang menutupi seluruh tubuh. Dia pun memilih hijab yang bisa menyerap keringat. ”Justru dengan pakaian tertutup, pembakaran lebih optimal. Keringat yang keluar lebih banyak,” tutur Terry. Perempuan yang juga bintang sinetron itu memutuskan berhijab secara penuh sejak 20 Mei. Tepatnya, setelah dia berpamitan kepada produser untuk melepaskan kontrak program reguler yang dibawakan. Namun, Terry tidak meninggalkan dunia entertainment. Dia kini membawakan program talk show. Saat ditanya apakah tidak tertarik mendesain busana hijab seperti yang dilakukan banyak selebriti lain yang berhijab, Terry menyatakan belum terpikir melakukan hal serupa. Dia mengungkapkan, dirinya tengah menikmati hijrah. ”Seperti terlahir menjadi muslimah yang baru,” ungkapnya dengan raut wajah berbinar. (nor/c6/sof)  More...







© 2005 - 2015 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved