RIO-SEKDA HADIRI PERTEMUAN APBB-KSOP-PELINDO BERAKHIR DEADLOCK (1)
Kamis, 24/04/2014 - 12:15 WIB

APBB Putuskan Kontrak Pelindo

BENGKULU, BE – Asosiasi Pertambangan Batu Bara (APBB) menilai PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Bengkulu dinilai tidak transparan dalam hal mengelola angkutan batu bara di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Bahkan rapat ini sempat memanas dan hampir semua pengusaha tambang batu bara dibawah naungan APBB menyerang pihak Pelindo dan menuding PT Pelindo tidak profesional dalam bekerjasama. Karena itu, APBB memutuskan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) itu secara sepihak. Pemutusan MoU itu dilakukan APBB dalam rapat evaluasi kerjasama PT Pelindo II dengan APBB yang dihadiri pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Baai Bengkulu di Refles City Hotel, kemarin (23/4). MoU antara Pelindo dan APBB sendiri akan berakhir pada 15 September mendatang. Namun berdasarkan kesepakatan sebelumnya, 6 bulan sebelum MoU itu berakhir, maka dilakukan evaluasi dan pembahasan ulang. “Kita mengundang PT Pelindo II untuk rapat dalam rangka menyampaikan hasil evaluasi yang intinya kita tidak lagi memperpanjang kerjasama yang dibuat tahun 2011 lalu itu, karena kami sangat dirugikan,” tegas Ketua APBB, Bebby Hussy. Menurutnya, kerjasama tersebut berkaitan dengan adanya pengerukan alur oleh PT Pelindo II, kemudian APBB dikenakan biaya kontribusi sebesar 1,5 US dolar perton untuk kapal tongkang, sedangkan kapal vesel dikenakan kontribusi sebesar 6 US dolar pertonnya. “Menurut kami, investasi PT Pelindo terkait pengerukan alur itu sudah kembali dan sudah mendapatkan keuntungan. Karena itulah kita memutuskan MoU ini dan nanti kita akan membentuk tim untuk mengaudit berapa biaya yang PT keluarkan  dan berapa keuntungannya,” bebernya. Alasan lain pemutusan kerjasama itu, yakni PT Pelindo II melakukan pengerukan kolam tanpa koordinasi dengan APBB. Saat pengerukan alur itu, APBB juga dikenakan kontribusi sebesar 4,1 US dollar perton batu bara. Padahal dalam MoU tersebut APBB hanya dikenakan kewajiban kontribusi pengerukan alur, bukan kolam pelabuhan. “Kami merasa sangat dirugikan, karena pekerjaan mereka tidak ada manfaatnya bagi kami. Seperti pengerukan di kolam, itu tidak kami butuh dan tidak ada koordinasi dengan kami sebelumnya,” ungkap Bebby Hussy. Selain itu, ia juga mengaku kecewa kepada pihak Pelindo, karena  beberapa waktu APBB diundang Pelindo ke Jakarta untuk membahas kontribusi yang harus dibayarkan APBB setiap ton batu bara yang diekspornya. Namun tiba di Jakarta, pengurus APBB tidak dilayani dengan baik, dan tidak ada negosiasi dalam penetapan kontribusi tersebut. “Ke depan jangan harap lagi kami aka hadir jika ada undangan dari Pelindo. Untuk apa kami hadir, kami sampai di Jakarta tidak ada pelayanan sedikit pun. Makan dan penginapan kami tanggung sendiri, ditambah lagi saat penetapan besaran kontribusi  lima perak pun Pelindo tidak mau kurang,” ungkapnya kecewa. Kendati demikian, ia mengaku tetap menggunakan Pelabuhan Pulau Baai sebagai jalur ekspor batu baranya, karena tidak pilihan lain. “Kalau pertambangan yang ada di Bengkulu Tengah, tidak ada jalan lain. Mau tidak mau kita tetap harus melewati Pelabuhan Pulau Baai,” tutupnya. Ditemui usai rapat, Manager Usaha Terminal PT Pelindo II, Sabar Hariono tidak memberikan tanggapan mengenai pemutusan MoU secara sepihak oleh APBB tersebut. Ia hanya mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi dan akan mencarikan solusi terbaik untuk kedua belah pihak. “Kami akan mengeluasi semua ini, intinya kita ingin menghidup dan memajukan Pelabuhan Pulau Baai demi masyarakat Bengkulu,” singkatnya. Sementara itu, Kepala KSOP yang diwakili Kasi Keselamatan Pelayaran, Panhidi meminta kedua belah pihak untuk menjadwalkan rapat ulang guna membahas lebih lanjut masalah tersebut. “Kalau rapatnya seperti ini, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Untuk itu kami minta adakan rapat lanjutan dengan menghadirkan GM PT Pelindo II, karena jika dihadiri para staf seperti ini tidak bisa mengambil keputusan,” pinta. Ia juga mengungkapkan, selama ini GM PT Pelindo terkesan lepas tangan  terkait persoalan tersebut. Karena setiap rapat hanya mengutuskan bawahannya. “Kalau saya berani memastikan bahwa kepala KSOP akan hadir, dan GM Pelindo juga harus hadir jangan bersembunyi terus,” ketusnya.(400)  More...

ilustrasi tapal batas
Kamis, 24/04/2014 - 12:07 WIB

Beredar SK Gubernur Bengkulu, Padang Bano Tak Masuk Lebong

AMEN, BE - Konflik tapal batas antara Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara yakni wilayah Padang Bano bakal kembali memanas. Ini setelah beredarnya SK Gubernur Bengkulu Nomor 135.6/218/B.I/2014 tertanggal 26 Maret 2014 yang ditujukan kepada Ketua KPU Provinsi Bengkulu. Surat tersebut berisi perihal cakupan batas wilayah antara Kabupaten Bengkulu Utara dengan Kabupaten Lebong yang intinya menyebutkan jika 5 desa milik Lebong yang berada di Kecamatan Padang Bano disebutkan tidak teregister dalam Permendagri Nomor 18 tahun 2013 alias tidak masuk dalam wilayah administrasi Pemkab Lebong. Di dalam surat keputusan Gubernur Bengkulu yang ditandatangani H Junaidi Hamsyah MPd tersebut tertulis “Menyusul kembali surat kami No 135.6/4868/B.I/2013 tanggal 3 September 2013 dan menindak lanjuti surat Dirjen PUM Kementerian Dalam Negeri No. 136/2501/PUM tanggal 15 Agustus 2013 hal sebagaimana tersebut pada pokok surat diatas, yang ditujukan kepada Ketua KPU RI dan tembusannya antara lain disampaikan kepada Gubernur Bengkulu (surat terlampir) bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri No. 136/1232/PUM tanggal 3 Agustus 2009 hal batas daerah kabupaten di Provinsi Bengkulu, pada point c no. 2 menegaskan bahwa berita acara kesepakatan tanggal 20 Juni 2008 yaitu alternatif III yang menjelaskan batas ke dua kabupaten dimulai dari Bukit Lumut sampai ke punggung Bukit Hulu Salai dengan titik Nol di Bukit Resam dengan koordinat 030 12’ 06.00” LS ; 1020 08’ 36.50” BT. 2. Surat menteri Kehutanan RI No 5.1277/011/KUH-1/2009 tanggal 31 Agustus 2009 hal penerbitan surat keterangan tanah, menjelaskan bahwa Pemkab Lebong telah mengeluarkan Peda Nomor 3 tahun 2007 tentang pembentukan desa di wilayah Padang Bano yang disebut Desa Padang Bano, Desa Sebayua, Desa Limes, Desa Uei dan Desa Kembung. Desa-desa tersebut sebagian maupun secara keseluruhan mencakup kawasan hutan yang meliputi kawasan TNKS, kawasan Hutan Lindung Gedang Hulu Lais (Registrasi 28) kawasan HPT Air Ketahun (Registrasi 70) kawasan HPT Air Bintunan (Regsitrasi 71) dan kawasan HP Urai Serangan (Registrasi 109) yang merupakan kawasan hutan di Kabupaten Bengkulu Utara. Kemudian, pada point ke 3 surat Gubernur Bengkulu tersebut disebutkan bahwa surat Menteri Dalam Negeri No. 136/2885/PUM tanggal 7 Desember 2012 hal batas daerah antara Kabupaten Bengkulu Utara dengan Kabupaten Lebong pada nomor urut 1 point b menegaskan bahwa Berita Acara kesepakatan tanggal 20 Juni 2008 yaitu alternative III yang menjelaskan batas kedua kabupaten dimulai dari Bukit Lumut sampai ke punggung Bukit Hulu Salai dengan titik Nol di Bukit Resam dengan koordinat 030 12’ 06.00 LS ; 1020 08’ 36.50” BT. Selanjutnya, point 4 disebutkan bahwa Surat Dirjen Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri Nomor 136/2501/PUM tanggal 15 Agustus 2013 point 3 mengacu pada butir 2 wilayah 5 desa yang meliputi Desa Padang Bano, Desa Limes, Desa Sebayua, Desa Kembung dan Desa Uei Kecamatan Padang Bano Kabupaten Lebong berada pada wilayah Kabupaten Bengkulu Utara sehingga terjadi tumpang tindih cakupan wilayah. Dan pada point 5 disebutkan bahwa Surat Menteri Dalam Negeri no. 136/3117/PUM tanggal 16 Oktober 2013 Hal Status Cakupan Wilayah antara Kabupaten Bengkulu Utara dengan Kabupaten Lebong menegaskan bahwa Kecamatan Padang Bano, Desa Padang Bano, Desa Limes, Desa Sebayua, Desa Kembung dan Desa Uei tidak teregister dalam Permendagri No 18 tahun 2013 serta menjelaskan bahwa Kabupaten Lebong terdiri dari 12 Kecamatan dan Kecamatan Padang Bano tidak terdaftar/tidak mempunyai kode wilayah. Ketua DPRD Kabupaten Lebong Azman May Dolan saat dikonfirmasi BE terkait persoalan tersebut mengaku sudah memegang surat Gubernur yang ditujukan kepada Ketua KPU Provinsi Bengkulu tersebut. Namun, ia sendiri masih enggan berkomentar lebih jauh mengenai hal tersebut karena saat ini ia masih mempelajari maksud dari surat tersebut. “Ada, saya juga sudah memegang surat tersebut. Kita pelajari dulu apa inti dari surat tersebut, jika ini soal administrasi wilayah tentunya surat ini ditujukan kepada Bupati bukan kepada Ketua KPU Provinsi Bengkulu,” kata Dolan. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan Asisten I Setdakab Lebong H Kadirman SH MSi dan Kabag Pemerintahan Setdakab Lebong Gunawan R Wibisono SSTP MM masih belum dapat dikonfirmasi terkait berita ini. Bahkan, ketika coba dihubungi ke ponselnya tidak dalam kondisi aktif.(777)  More...

Muhammad Ridlo Eisy
Kamis, 24/04/2014 - 12:00 WIB

Ridlo: Layani Hak Jawab Bukti Media Profesional

BENGKULU, BE – Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Muhammad Ridlo Eisy, mengungkapkan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, media memang berkwajiban melayani hak jawab. Menurut dia, hak jawab adalah hal yang biasa dalam kehidupan pers. Ridlo mengatakan, media yang sudah memuat hak jawab menunjukkan bahwa media tersebut profesional. Dikatakan, bila ada hak jawab atau hak koreksi dari masyarakat, itu bukan berarti media tersebut tidak baik. “Justru media yang melayani hak jawab menunjukkan media yang profesional,” kata Ridlo ketika diwawancarai tadi malam. Dikatakan, banyak media di Indonesia termasuk media cetak nasional di Jakarta, yang melayani hak jawab seseorang. Termasuk juga soal menyampaikan permohonan maaf apabila dinilai oleh Dewan Pers terdapat pelanggaran, hal tersebut sudah menjadi standar baku di dewan pers. Menurutnya, melayani hak jawab atau meminta maaf bukan suatu hal yang hina. Memuat hak jawab dan permohonan maaf juga pernah dilakukan oleh media-media nasional. “Banyak terjadi (memuat hak jawab dan permohonan maaf, red). Banyak pengaduan yang masuk ke kita, dan diselesaikan dengan memberikan hak jawab dan permohonan maaf. Jadi memuat hak jawab itu suatu hal yang biasa,” papar Ridlo. Dengan memberikan hak jawab tersebut, lanjut Ridlo, masyarakat atau pembaca yang menilai atas pemberitaan yang diterbitkan. “Dengan hak jawab, masyarakat mendapat dua pandangan dari kita muat. Atau ada pandangan ketiga, keempat. Lalu silakan pembaca menilai berita,” ujar Ridlo. Memberikan hak jawab juga bukan hal luar biasa, karena itu sudah diatur dalam undang-undang pers. Dengan itu, diharapkan dapat membuat media menjadi profesional. “Sebaliknya, kalau tidak memberikan ruang hak jawab, maka dianggap tidak profesional,” demikian Ridlo.(ble)  More...

ilustrasi kursi_kekuasaan
Kamis, 24/04/2014 - 11:52 WIB

Golkar Klaim Rebut Kursi Keempat

BENGKULU, BE – Persaingan sengit memang terjadi dalam perebutan kursi keempat DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golongan Karya (Golkar) yang masih bersaing memperebutkan. Ini melihat perolehan suara kedua partai tersebut yang selisih sangat tipis. Data tabulasi yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress dari rekapitulasi suara pleno di kabupaten/kota selisih suara yang terjadi hanya 69 suara saja atau sekitar 0,01 persen keunggulan PAN terhadap Golkar. Dengan selisih ini memang sangat rentan sengketa. Pun begitu Partai Golkar Provinsi Bengkulu mengklaim bila Golkar yang meraih kursi terakhir DPR RI untuk daerah pemilihan Provinsi Bengkulu. Ini disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Afrizal Arifin kepada BE, tadi malam. Menurut Afrizal data yang dikumpulkan DPD Golkar dari seluruh daerah perolehan suara Golkar mengungguli Partai Amanat Nasional (PAN). “Data kita yang direkap dari C1 seluruh daerah yang kita miliki. Kita yang menang,” jelas Afrizal. Dijelaskan Afrizal dalam rekap data yang dilakukan jajarannya selesih suara antara Golkar dan PAN untuk perolehan suara DPR RI tersebut sebanyak 125 suara lebih. Namun, ia enggan untuk menyebutkan jumlah suara total yang diraih Golkar untuk perolehan suara DPR RI. “Datanya ada di sekretariat saya lupa jumlahnya. Yang jelas dari data kita, Golkar memiliki satu kursi untuk DPR RI,” tegasnya. Ia pun memberi sinyal Golkar akan melakukan gugatan bila nantinya kursi DPR RI tersebut berpindah ke partai lain. “Yang pasti kita masih menunggu hasil pleno dari KPU Provinsi, sekarang ini masih berlangsung. Tadi saya mendapat laporan rekapitulasi DPR RI ditunda karena ada beberapa daerah yang belum dilakukan perekapan,” ungkapnya. Afrizal mengakui bila di beberapa daerah ada indikasi kecurangan dalam penyelenggaraan Pileg sehingga Golkar banyak kehilangan suara. Namun ia belum mau menyebutkan indikasi kecurangan seperti yang disebutkannya sehingga sangat merugikan perolehan suara Partai Golkar. “Kita masih akan rapat internal, bila bukti kuat kita bisa saja menggugat hasil Pemilu ke MK. Bahkan bila ada bukti kecurangan penyelenggara nantinya kita bisa juga melapor ke DKPP,” terang Afrizal. Sementara itu pengamat politik Universitas Bengkulu (Unib) Titiek Kartika mengatakan lumrah bisa masing-masing Parpol mengklaim menang dan memiliki data valid. Tetapi hasil akhirnya ditetap diputuskan berdasarkan hasil pleno KPU Provinsi yang akan ditetapkan KPU RI setelah melakukan pleno secara nasional. “Ya biasa itu strategi politik untuk saling klaim sebagai pemenang. Hasil akhirinya nanti KPU yang menetapkan,” sebut Titiek. Menurut Titiek, saat ini petinggi Parpol tersebut masih menunggu hasil Pleno KPU ditingkat Provinsi. Partai besar yang diprediksi tidak mendapat suara sekarang ini tengah mengumpulkan barang bukti dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu. Ia pun menyakini setelah pleno selesai akan banyak terjadi gugatan. “Kalau prediksi saya akan banyak gugatan nantinya setelah KPU menetapkan hasil Pemilu. Untuk DPR RI saya perkirakan caleg yang finish di posisi lima akan menggugat karena tidak menerima hasil pemilu,” kata Titik. //Bengkulu Utara Absen Satu daerah absen dalam pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi untuk merekapitulasi hasil perolehan suara DPR, DPD dan DPRD Provinsi Bengkulu. Daerah yang absen Bengkulu Utara karena sampai kemarin belum menyelesaikan penghitungan suara. Selain itu KPU Kabupaten Mukomuko hampir tidak mengikuti pleno di hari pertama karena keterlambatan jadwal rekapitulasi di tingkat daerah. “Untuk KPU Mukomuko sudah selesai pleno, saat ini masih dalam perjalanan, sedangkan untuk Bengkulu Utara belum selesai karena harus melakuan hitung ulang,” jelas Ketua KPU Provinsi Irwan Saputra saat mengawali pleno, kemarin (23/4) Irwan menjelaskan preses pleno tingkat provinsi masih bisa berjalan meski tidak diikuti oleh KPU Bengkulu Utara. Rapat pleno sendiri akan berlangsung dua hari, dengan urutan rekapitulasi dimulai dari tingkat DPR RI, kemudian dilanjutkan DPD dan DPRD Provinsi. Namun pleno yang berlangsung tidak seperti tahapanpleno ditingkat KPU Kabupaten/Kota di mana hasil pleno di masing-masing daerah tidak dibacakan oleh ketua KPU Kabupaten/Kota melainkan dibacakan oleh komisioner sidang secara bergantian. Sistem tersebut juga mendapatkan protes dari salah seorang saksi calon DPD yang meminta Ketua KPU Kabupaten/Kota sendiri langsung membacakan hasil pleno. Namun protes tersebut tidak dapat diterima karena dalam Peraturan KPU no 27 tentang rekapitulasi suara diharuskan pimpinan sidang yang membacakan.”Dalam aturan terbaru ini tidak diperbolehkan demikian, karena memang kita yang harus membacakannya,” tegas Irwan. Pembukaan Pleno KPU Provinsi sendiri dimulai sekiatar pukul 09.30 WIB dengan dihadiri Gubenur Bengkulu, Kapolda Bengkulu serta jajaran FKPD terkait. Sidang sendiri dipimpin langsung oleh Ketua KPU dan didampingi oleh seluruh komisioner KPU Provinsi Lainnya, serta diikuti oleh saksi masing-masing Partai Politik (Parpol) dan calon anggota DPD. Ruang sidang sendiri dijaga ketatat oleh aparat keamanan dari Polda Bengkulu. Setiap orang yang akan memasuki ruang rapat diperiksa oleh para petugas. Kendaraan water canon dan penjinak bom (Jibom) miliki Gegana Polda tetap disiagakan dilokasi. Raport Merah Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap mengatakan pelaksanaan pemilu di Kaur dan Bengkulu Utara mendapat raport merah di tingkat nasional. Laporan merah yang menandakan kinerja penyelenggara jelek lantaran adanya kekisruhan dalam penyelenggaran Pemilu 9 April lalu. Dengan predikat tersebut, Parsadaan meminta penyelenggara di masing-masing daerah tersebut untuk memberikan penjelasan kepada publik. Mengapa kedua peristiwa yang dapat mencoreng kualitas pemilu di Provinsi Bengkulu dapat terjadi. “Secara nasional memang Kaur sudah mendapatkan raport Merah,” jelas Parsadaan di sela-sela pleno KPU Provinsi, kemarin (23/4). Dikatakan Parsadaan proses Pemilu tersebut harus jelas dan transparan sehingga diketahui oleh publik. Maka KPU Kaur harus mampu meberikan penjelasaan kepada publik mengenai adanya surat suara yang dikatakan hilang tersebut supaya masyarakat tidak bertanya-tanya mengapa dokumen negara tersebut bisa tidak ada. “Kita juga belum tahu apakah ini benar-benar hilang atau memang tidak ada di dalam kotak saat pendistribusian dilakukan. Maka penyelenggara harus benar-benar menjelakan,” ucap Parsadaan. Parsadaan juga mengatakan adanya ancaman hukum kurang penjara bagi penyelenggara yang menghilangkan dokumen negara tersebut sesuai dengan Undang-Undang nomor 8 tentang Pemilu. “Surat suara dan dokumen Pemilu tersebut saat pelaksanaan pesta demokrasi seperti sekarang sama dengan emas nilai. Tentunya ada pidana bagi yang lalai sehingga menyebabkan dokumen pemilu tersebut hilang,” sebutnya. Bila tidak dapat dijelaskan penyelenggara, menurut Parsadaan, Bawaslu nantinya akan mengambil sikap dengan melaporkan perkara tersebut ke pihak berwajib. “Kita juga meminta Panwaslu setempat untuk memberikan rekomendasi sehingga dapat dilaporan keaparat penegak hukum untuk diusut,” katanya. (320)  More...

evan dimas
Rabu, 23/04/2014 - 11:15 WIB

Garuda Jaya Tantang Liverpool

BTN Baru Pastikan Dua Laga Uji Coba JAKARTA – Timnas Indonesia U-19 baru sekali menelan kekalahan selama 18 kali laga uji coba di Tur Nusantara dan Timur Tengah. Garuda Jaya jelas membutuhkan tantangan dari tim yang punya kekuatan lebih besar untuk mematangkan persiapannya untuk AFC Cup U-19 di Myanmar pada oktober mendatang. Sudah banyak rumor yang beredar bahwa skuad asuhan Indra Sjafri tersebut bakal ditantang oleh dua klub asal Inggris, Liverpool dan Manchester City pada bulan depan. Selain satu pertandingan lainnya yang sudah bisa dipastikan adalah menghadapi Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 5 Mei mendatang. Namun, setelah melakukan rapat kemarin (22/4), pihak BTN akhirnya sudah bisa memastikan satu tim yang akan menjadi lawan uji coba selain Myanmar. “Satu klub yang sudah confirm ke kami itu adalah Liverpool. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Jakarta pada 25 Mei,” ujar Sekretaris BTN, Sefdin Syaifuddin di kantornya. Menurut Sefdin, untuk skuad The Reds nantinya yang didatangkan ke Indonesia merupakan tim gado-gado. Artinya, skuad yang datang tidak murni berasal dari satu kelompok usia. Nantinya, tim Liverpool datang dengan kombinasi antara skuad U-18 dan ditambah tiga pemain dari U-21-nya. Kepastian menghadapi Liverpool tersebut tidak lantas membuat negosiasi dengan Manchester City gugur. Klub tetangga Manchester United tersebut masih diharapkan kedatangannya untuk menjadi lawan tanding bagi Evan Dimas Darmono dkk. “Sampai sekarang kami masih menanti confirm dari Manchester City,” cetusnya. Sejatinya, proyek mendatangkan lawan-lawan tangguh bagi timnas U-19 bukan hanya tiga tim saja. Lebih dari itu, PSSI bersama BTN sudah membidik setidaknya lima lawan tanding dengan kualitas yang diharapkan bisa mengasah timnas U-19. Dengan rincian dua tim level klub Eropa dan tiga level timnas. Hanya, untuk timnas, baru Myanmar yang bisa dipastikan. Sementara untuk dua timnas lainnya masih belum bisa dipastikan. “Kalau untuk timnas, itu sudah menjadi kewenangan dari federasi dalam hal ini PSSI untuk melakukan negosiasi dengan federasi negara yang akan kami jadikan sebagai lawan tanding. Yang jelas untuk tanggalnya tidak keluar dari bulan Mei,” imbuhnya. Nama Jepang sempat disebut sebagai calon lawan. Secara terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono belum bisa berkomentar banyak untuk terkait dengan negara-negara yang menjadi calon lawan timnas U-19. “Beberapa negara sedang dalam penjajakan. Ditunggu saja, kami pasti inginnya negara dengan kualitas terbaik. Kami juga perlu berdiskusi dengan coach Indra,” tandasnya. (ren)  More...

                        
RIO-KANTOR DAN BALIHO SLOGAN PT BM (3)

Tuntaskan Utang-Piutang PT BM

BENGKULU, BE – Hingga saat ini utang-piutang PT Bengkulu Mandiri (PT BM) masih cukup besar yang belum tertagih.  Terutama penyertaan modal kepada pihak ketiga mencapai Rp 10 miliar lebih. Terkait hal itu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi SP meminta Plt Direktur Utama (Dirut) PT BM, Effed Darta Hadi untuk menuntaskan utang-piutang yang mendera badan usaha milik daerah itu. “Kami tidak mempermasalahkan apakah Dirutnya masih pelaksana tugas (Plt) atau definitif, tugas mereka adalah menagih uang PT BM kepada pihak ketiga yang menjadi rekan bisnis  PT BM selam ini,” kata Siswadi. Menurutnya, selama tunggakan tersebut belum bisa ditagih oleh pimpinan PT BM, maka sepanjang itu pula PT BM dalam kondisi sakit berat seperti saat ini.  Karena anggota DPRD sudah menyetop pemberian modal yang bersumber dari APBD kepada perusahaan tersebut karena selama ini dianggap belum mampu menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Saya lebih setuju jika Plt Dirut-nya langsung turun tangan menagih tunggakan rekan bisnis PT BM sebelumnya, ketimbang buru-buru menyeleksi calon direksi baru.  Karena belum tentu juga Dirut definitif nanti akan mampu menjalan tugas berat itu,” sampainya. Di sisi lain, ia juga meminta para direksi yang menjabat saat ini untuk bekerja dengan profesional dan tidak saling menyalahkan. Karena beberapa waktu lalu antara direksi sibuk membuka aib direksi lainnya sehingga tugas besar untuk mengembalikan tunggakan uang rakyat itupun tidak terealisasi. “Pimpinan PT BM harus tegas dan profesional, kalau memang rekan bisnis itu selalu menolak membayar utangnya, maka sah-sah saja jika menempuh jalur hukum,” tutupnya. Sebelumnya, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Drs H Sumardi MM mengungkapkan, sejauh ini Plt Dirut PT BM Effed Darta Hadi sudah mampu mengurangi utang-piutang PT BM tersebut. “Sudah ada tunggakan yang berhasil ditagih oleh Pak Effed tapi jumlahnya memang belum signifikan bila dibandingkan dengan jumlah tunggakan secara keseluruhannya,” ujar Sumardi. Hanya saja saat ditanya berapa besaran tunggakan yang berhasil ditagih itu, mantan Caretaker Walikota Bengkulu ini mengaku tidak hapal.  “Saya lupa besaranya, catatannya ada sama Pak Effed Darta Hadi,” tandasnya. (400)  More...

Satpol PP Angkut Gerobak Mie Ayam

BENGKULU, BE – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Jahin Liha Bustami SSos, kembali turun untuk memimpin penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Minggu Kota Bengkulu, kemarin. Dalam penertiban tersebut, korps penegak Perda ini mengamankan satu unit gerobak mie ayam milik salah satu PKL yang mangkal di Jalan KZ Abidin II. “Dia berada di jalan dengan memasang batu.  Itu artinya dia mangkal. Jadi kami punya hak menyita gerobaknya,” kata Jahin, usai penertiban. Jahin menjelaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu terhadap pemilik gerobak yang enggan menyebutkan identitasnya tersebut.  Bilamana ini merupakan kali pertama, katanya, maka pihaknya akan memberikan toleransi dan mengembalikan gerobak tersebut.  “Kalau ternyata sudah pernah membuat pernyataan tapi masih mengulangi, terpaksa kami tindak dengan pidana ringan,” sampainya. Usai memimpin sekitar 2 pleton anggotanya untuk melakukan penertiban di Pasar Minggu, Jahin lantas memimpin anggotanya untuk mengawasi Jalan Basuki Rahmat atau di sekitar Balai Kota.  Tidak ada PKL yang ditemukan berjualan di kawasan ini. Sama halnya ketika Jahin meninjau Jalan S Parman. Meski ada beberapa PKL yang tetap berjualan, namun dagangan mereka hanya berada di halaman para pemilik toko. Jahin berkomitmen bahwa penertiban ini akan terus mereka laksanakan hingga setiap pasar di Kota Bengkulu dapat tertata dengan baik dan rapi. (009)  More...

Belanja Pegawai Terus Dikurangi

BENGKULU, BE - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Nuharman SH, mengatakan, APBD untuk Rakyat yang menjadi program kepala daerah terpilih harus tercermin dalam setiap kebijakan keuangan Pemerintah Kota.  Oleh karenanya, Nuharman meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dapat menyusun setiap perencanaan berorientasi kepada kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat, bukan pegawai. “Kalau mau langsung APBD itu 50 persen pegawai dan 50 persen rakyat mungkin belum bisa. Tapi kalau bertahap tentu bisa.  Makanya belanja untuk pegawai tidak perlu langsung dipangkas semua. Tapi perlahan-lahan dukurangi. Misal saat ini alokasi APBD kita sudah 60 persen buat pegawai, 40 persen buat rakyat. Besok 55-45. Dalam 5 tahun, posturnya benar-benar berimbang,” kata Nuharman, kemarin. Disamping postur pembagian antara pegawai dengan rakyat, Nuharman melanjutkan, APBD untuk Rakyat seharusnya juga mengakamodir keberimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan mental. Menurutnya, pembangunan yang berorientasi fisik semata tanpa pembangunan mental tidak bisa dikatakan menjadi cerminan APBD untuk Rakyat. “Rakyat harus menerima apa yang menjadi haknya secara utuh. Bukan hanya infrastruktur, tapi juga pendidikan dan kesehatan. Dan ini sebenarnya sudah tercantum dalam program kampanye Helmi-Linda dulu seperti pendidikan serta kesehatan yang terjangkau dan berkualitas,” tukasnya. Wakil Walikota Ir Patriana Sosialinda menjawab hal ini mengatakan, belanja pegawai memang tidak bisa dikurangi secara signifikan sekaligus. Namun ia menyetujui prinsip bahwa pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental harus berimbang. “Percuma juga wajah kita cantik tapi tidak diimbangi dengan kualitas diri yang baik,” ungkapnya. Politisi Golkar yang akrab disapa Linda ini menambahkan, tugas Pemerintah Kota yang cukup berat yang harus juga menjadi perhatian masyarakat adalah masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan baik dari sektor pajak maupun retribusi. Menurutnya, keberhasilan program APBD untuk Rakyat tidak akan berhasil bilamana tanpa partisipasi dan dukungan dari semua pihak. (009) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Nuharman SH, mengatakan, APBD untuk Rakyat yang menjadi program kepala daerah terpilih harus tercermin dalam setiap kebijakan keuangan Pemerintah Kota.  Oleh karenanya, Nuharman meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dapat menyusun setiap perencanaan berorientasi kepada kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat, bukan pegawai. “Kalau mau langsung APBD itu 50 persen pegawai dan 50 persen rakyat mungkin belum bisa. Tapi kalau bertahap tentu bisa.  Makanya belanja untuk pegawai tidak perlu langsung dipangkas semua. Tapi perlahan-lahan dukurangi. Misal saat ini alokasi APBD kita sudah 60 persen buat pegawai, 40 persen buat rakyat. Besok 55-45. Dalam 5 tahun, posturnya benar-benar berimbang,” kata Nuharman, kemarin. Disamping postur pembagian antara pegawai dengan rakyat, Nuharman melanjutkan, APBD untuk Rakyat seharusnya juga mengakamodir keberimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan mental. Menurutnya, pembangunan yang berorientasi fisik semata tanpa pembangunan mental tidak bisa dikatakan menjadi cerminan APBD untuk Rakyat. “Rakyat harus menerima apa yang menjadi haknya secara utuh. Bukan hanya infrastruktur, tapi juga pendidikan dan kesehatan. Dan ini sebenarnya sudah tercantum dalam program kampanye Helmi-Linda dulu seperti pendidikan serta kesehatan yang terjangkau dan berkualitas,” tukasnya. Wakil Walikota Ir Patriana Sosialinda menjawab hal ini mengatakan, belanja pegawai memang tidak bisa dikurangi secara signifikan sekaligus. Namun ia menyetujui prinsip bahwa pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental harus berimbang. “Percuma juga wajah kita cantik tapi tidak diimbangi dengan kualitas diri yang baik,” ungkapnya. Politisi Golkar yang akrab disapa Linda ini menambahkan, tugas Pemerintah Kota yang cukup berat yang harus juga menjadi perhatian masyarakat adalah masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan baik dari sektor pajak maupun retribusi. Menurutnya, keberhasilan program APBD untuk Rakyat tidak akan berhasil bilamana tanpa partisipasi dan dukungan dari semua pihak. (009)  More...

130053_778177_dahlan_liverpool

Gara-gara Jersey Liverpool, Dahlan Iskan Rapat di Kantor Garuda

TANGERANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya beberapa alasan mengapa pagi hari ini 24/4) mengelar rapat pimpinan (Rapim) Kementerian BUMN di kantor Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Alasan pertama karena pukul 09.00 Wib, Dahlan harus terbang ke Malaysia untuk memberikan kuliah umum. Menurutnya, jika Rapim digelar di kantor BUMN lain, maka rapat akan terburu-buru. “Ya karena itu juga, nanti kalau di tempat lain rapimnya jadi cepat selesai dan tidak fokus. Makannya di sini (kawasan bandara Soetta) biar enggak buru-buru,” ungkap mantan Dirut PLN itu. Nah, alasan kedua dan yang paling utama adalah karena jersey Liverpool miliknya yang sempat ditandatangani oleh Steven Gerrard beberapa bulan lalu tertinggal di kantor Garuda. “Kenapa (Rapim) diadakan di sini, karena kaos (jersey) saya ketinggalan di sini (kantor Garuda), kaos Liverpool yang ditandatangani sama Gerrard,” sebutnya. Dahlan begitu ingin mengambil jersey tersebut karena Liverpool akan bertanding melawan Chelsea Minggu (24/4) besok dalam lanjutan Liga Premier Inggris. Ya, pertandingan itu adalah pertandingan penting bagi Dahlan yang merupakan fans berat Liverpool. Sebab, jika Liverpool memenangkan pertandingan itu, maka jalan Liverpool menjadi juara Liga Premier Inggris terbuka makin lebar. Dahlan pun mengaku bakal nonton bareng pertandingan tersebut di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta. “Saya akan pakai kaos ini,” ujarnya. Setelah itu, mantan Ketua PWI Surabaya ini lantas memamerkan kaos Liverpool yang sudah ditanda tangani Gerrard bertuliskan angka nomor delapan serta namanya. (chi/jpnn)  More...

pantai panjang

Pantai Panjang Tak Diminati Wisman

BENGKULU, BE – Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Provinsi Bengkulu bisa dibilang masih minim.  Berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, kunjungan Wisman ke Bengkulu hanya sekitar 440 orang pada tahun 2013 lalu. Kunjungan tersebut hanya meningkat sekitar 10 persen dari jumlah kunjungan wisman pada tahun 2012 lalu, yaitu sekitar 400 orang. Menariknya kunjungan Wisman ke Bengkulu tersebut bukan untuk mengunjungi pantai panjang yang dijadikan icon pariwista Bengkulu, namun mereka lebih menyukai daerah wisata seperti ke hutan tropis yang di miliki Bengkulu. “Sebagian besar mereka mengunjungi wilayah hutan Bengkulu yang masih asri, salah satunya pusat pelatihan gajah Sebelat yang ada di Bengkulu Utara,” ungkap Kabid Pengembangan Produk dan Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Suparhim. Wisman tersebut sebagian besar berasal dari negara-negara Eropa dan Australia.  Sementara itu untuk lebih meningkatkan minat kunjungan Wisman ke Bengkulu, ke depannya Dinas Pariwisata akan mengembangkan potensi-potensi yang menjadi daya tarik kunjungan Wisman ke Bengkulu tersebut. “Saat ini segmen pasar yang mereka inginkan sedikit banyaknya sudah kita pahami.  Sehingga kita akan lebih fokus lagi dalam pengelolaan dan pengembangannya,” tambah Suparhim. Selain itu ia juga menjelaskan, ke depannya pihaknya juga akan mengembangkan wisata sejarah yang di miliki oleh Bengkulu.  Salah satunya adalah berbagai peninggalan Inggris yang ada di Bengkulu seperti Benteng Marlborough.  Karena menurutnya potensi wisata sejarah yang dimiliki Bengkulu tersebut, memiliki ikatan emosional terhadap masyarakat Eropa terutama Inggris, sehingga akan menjadi daya tarik bagi mereka untuk datang ke Bengkulu.   Selain dengan Inggris, Bengkulu juga memiliki ikatan emosional dengan Singapura dan Malaysia, sehingga menurutnya dengan ikatan emosional tersebut akan menjadi daya tarik sendiri. Lebih lanjut ia menjelaskan, berbagai hal menarik lainnya juga bisa dipromosikan untuk mengundang Wisman ke Bengkulu.  Salah satunya adalah keunikan Bunga Rafflesia, bunga Kibut serta kekhasan suku Enggano akan menjadi daya tarik sendiri bagi Wisman. “Untuk hal-hal yang unik ini, akan kita pasarkan seperti ke Jepang, karena mereka sangat menyukai hal-hal yang unik seperti bunga Rafflesia dan suku yang ada di Enggano,” jelasnya. (251)  More...

benzema

Benzema Makin Pede Singkirkan Munchen

MADRID – Karim Benzema menjadi pahlawan kemenangan bagi Real Madrid dalam laga leg pertama babak semifinal Liga Champions Eropa, Kamis (24/4) dini hari WIB. Striker Tim Nasional Prancis tersebut mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut sekaligus mengemas tiga angka bagi timnya. Dengan kemenangan itu Benzema semakin yakin timnya bisa mengalahkan Munchen dalam laga leg kedua akhir bulan ini. “Ini adalah hasil yang bagus dan sekarang kami penuh percaya diri menatap leg kedua. Ini adalah sebuah gol penting tapi yang lebih penting adalah bagaimana penampilan Real Madrid,” ujarnya seperti dirilis situs resmi Madrid. Dalam laga tandang di Allianz Arena — kandang Munchen — pekan depan, Madrid hanya butuh hasil imbang untuk memastikan satu tempat di partai final. Namun hal tersebut  tentu tidak mudah. Munchen adalah juara bertahan yang terkenal sulit menyerah jika bermain di hadapan publik sendiri. “Kami perlu bekerja sama agar lolos (ke final). Para pendukung luar biasa dan kami harus bermain seperti itu lagi di leg kedua,” tambahnya Di tempat yang sama pemain lainnya, Isco, menyadari bagaimana sulitnya laga leg kedua nanti. Namun berhasil menjaga gawang tidak kebobolan dalam laga kandang dini hari tadi menjadi modal berharga di laga putaran kedua. “Ini akan menjadi partai sulit karena Bayern adalah tim yang hebat. Kami perlu mencetak gol cepat di Allianz Arena untuk memperkecil tekanan pada diri kami,” sambungnya.(zul/jpnn)  More...

hamil

Ibu Hamil Dilarang Minum Softdrink

BOGOR – Kesehatan janin selama kehamilan ditentukan asupan gizi ibu saat remaja, sehingga kebutuhan gizi pada saat kehamilan meningkat. Pengurangi pemakaian gula dan garam yang berlebih, serta mengkonsumsi makanan dan minuman kaleng. “Ibu hamil wajib mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang serta disarankan untuk meminum susu dua kali sehari untuk menambah kalori dan protein,” ujar Ahli Gizi dari RS Azra,Nungky Permina Sari. Kekurangan nutrisi pada seseorang dapat menjadikan penurunan fungsi reproduksi. Hal perlu dihindarkan adalah menghindari diet terlalu ketat dan memilih makanan segar tanpa pengawet serta mengolah makanan dengan baik dan terdapat variasi makanan. Nungky menjelaskan makanan yang dikonsumsi ibu hamil perbandingannya adalah 40 persen pertumbuhan janin dan 60 persen kebutuhan ibu. “Kebutuhan gizi selama kehamilan meningkat 15 persen untuk pertumbuhan rahim, payudara, volume darah, plasenta, air ketuban dan pertumbuhan janin,” kata dia. Masa kehamilan kebutuhan energi meningkat 15 persen sekitar 300 kkal dan sumber energi sumber karbohidrat, protein dan lemak. Ibu hamil, sambung dia, harus memperhatikan karbohidrat, protein dan lemak, vitamin dan mineral. “Asam folat atau vitamin B29 berperan sebagai metabolisme, pematangan sel darah merah, sintesis DNA dan pertumbuhan sel,” jelasnya. Sehingga, jika terjadi kekurangan asam folat makan dapat mengakibatkan berat bayi lahir rendah, (BBLR), cacat pada tabung syaraf (neural tube defect, spina bifida dan anenchephalic infant. Darimana sumber tersebut? Nungky menjelaskan dapat diperoleh mengkonsumsi asparagus, brokoli, polong, bayam, jeruk,biji gandum, ikan salmon, daging dan telur. Kemudian, zat besi yang didapatkan dari kuning telur, hati, daging, ikan, sayuran hijau yang berfungsi sebagai persiapan proses persalinan dan menyusui, pembentukan HB darah, peningkatan sirkulasi darah ibu. Selanjutnya, Iodium berfungsi mencegah keterlambatan mental dan kelainan fisik. “Sumbernya dari ikan,ikan laut, garam beryodium,” tuturnya. Nungky menambahkan Kalsium dan Fosfor berfungsi sebagai pertumbuhan tulang dan gigi, perkembangan otot,jantung, syaraf, pembekuan darah,membantu kerja enzim yang bersumber pada susu, kedelai dan produk laut. Lalu apa saja masalah gizi pada ibu hamil? Nungky menjelaskan mual dan muntah (Emesis) sering terjadi pada trisemester pertama. Cara mengatasinya dengan mengusahakan asupan nutrisi tetap dengan cara mengkonsumsi makanan yang kering seperti biskuit, roti dan minuman segar. Lalu hipertensi akibat kejang maka perlu dihindari penggunaan garam yang berlebihan serta makanan dan minuman kaleng atau mengandung pengawet. Terakhir, Gestational Diabetes dengan mengurangi kebiasaan minum minuman manis atau konsumsi gula dan karbohidrat sederhana tidak berlebihan. (ram/c)  More...

kristen-bell

Kristen Bell Nyaman Telanjang

SETELAH melahirkan, para ibu kerap tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Namun Kristen Bell mematahkan anggapan tersebut. Dengan pedenya, dia berpose tanpa busana untuk majalah Allure edisi Nudes Issue Mei 2014. Selain Bell, pose serupa juga dilakoni Jenna Dawn, Minnie Driver, dan Nia Long. Bell tampil polos saat berpose di atas hamparan pasir dan air. Ia juga berpose dengan membelakangi kamera dengan memperlihatkan tubuh bagian belakangnya. Dalam foto hitam putih itu payudara bintang When In Rome dan Frozen itu sedikit terlihat. Dalam sesi wawancara, Bell mengaku cukup percaya diri untuk telanjang. Padahal belum lama dia melahirkan anak pertama. “Aku sering bicara betapa pentingnya kita merasa nyaman tidak peduli berapapun berat tubuhmu. Aku ingin membuktikan ucapanku itu,” ujarnya. “Aku harus pasrah dan tidak mengkhawatirkan tampilanku serta berapa berat badanku, karena itu-lah bagian dari perjalanan memiliki seorang bayi,” sambung istri Dax Shepard ini. Ketika disinggung soal bagian tubuh favoritnya, apa jawaban Bell? “Aku adalah penggemar berat bokong. Milik semua orang. Maksudku, aku adalah pengemar dari bokongku sendiri. Aku sangat bahagia dengan ukuran yang ada pada diriku dan aku kadang berusaha untuk mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih daripada yang sudah diberikan kepadaku,” jawabnya. Bell pun selalu menjaga bagian tubuh terindah itu dengan berbagai cara. Salah satu cara termudah menurutnya adalah rutin naik-turun menggunakan tangga. “Sejak lima tahun lalu aku rutin menggunakan tangga. Bahkan jika berada di bandara, aku lebih memilih tangga daripada eskalator. Hal itu untuk latihan kecil untuk menjaga bentuk tubuhku,” paparnya.(rm/jpnn)  More...




© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved