85 Catam Lulus Tahap Pertama

tamtama
Danrem 041/Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Andi Muhammad saat melakukan pengecekan pada pantuhir parade pemilihan Catam PK TNI AD Gelombang II tahun 2016, kemarin (1/11). (Foto IST/BE).

 BENGKULU, BE – Dari 320 orang calon Tamtama yang mengikuti seleksi Calon Tamtama Prajurit Karir TNI AD Gelombang II tahun 2016 ini di Korem 041 Gamas Bengkulu, hanya 85 orang yang dinyatakan lulus seleksi tahap pertama. Rinciannya, 66 orang calon umum, 14 eks Cata sebelumnya dan 5 orang khusus dari Pulau Enggano.

Kelulusan tersebut ditentukan dalam Pantuhir Parade Pemilihan Cata PK TNI AD Gelombang II di Makorem 041/Gamas Bengkulu, kemarin (1/11).

“Pada hari ini kita mendapatkan tugas untuk menentukan dan memilih calon-calon prajurit TNI AD yang berkualitas untuk dinyatakan lulus tahap pertama,” kata Komandan Korem (Danrem) 041/Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Andi Muhammad yang didampingi Kolonel Czi Daniel Efendi selaku Tim Peninjau dari Mabesad saat melakukan pengecekan Pantuhir Parade Pemilihan Cata PK TNI AD Gelombang II tahun 2016, di Gedung Balai Prajurit Gamas, kemarin.

Dikatakannya, para peserta pantuhir parade yang dinyatakan lulus merupakan calon-calon terbaik. Dimana pada tahapan pemeriksaan awal telah dilaksanakan secara objektif dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni meliputi seleksi administrasi, kesehatan, psikologi, jasmani dan mental idiologi.

“Dari banyaknya calon kita harus tetap memilih calon prajurit yang terbaik di antara yang baik,” tambahnya.

Pelaksanaan Pantuhir yang dilakukan dari tanggal 24-31 Okotober ini merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II tahun 2016. Bagi yang telah lulus seleksi tahap pertama ini akan mengikuti seleksi tahap kedua yang akan dilakukan oleh Kodam II/Sriwijaya Palembang.

“Setelah ini ada seleksi tahap selanjutnya, dan diharapkan dapat mengikuti dengan baik,” ujar Andi.

Terkhusus bagi yang tidak dipanggil saat mengikuti Pantuhir ini, Andi mengaku masih bisa mengikuti seleksi celombang selanjutnya.

“Objektivitas harus kita junjung tinggi dan jadikan sebagai acuan utama. Sehingga dalam kegiatan pantuhir parade ini dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, objektif, transparan dan akuntabel,” bebernya.

Danrem menegaskan, tantangan dan tuntutan tugas TNI AD ke depan yang semakin berat, kompleks dan multi dimensi sehingga membuat TNI harus mempersiapkan calon prajurit yang berkualitas, salah satunya melalui proses penerima calon prajurit. Bila calon prajurit yang akan dididik unggul dan berbobot, sesuai kriteria yang dipersyaratkan, tentu output-nya juga akan berkualitas.

“Kita ingin hanya calon yang berkualitas, dan yang memenuhi persyaratan. Kita tidak boleh main-main, semuanya harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku, karena baik buruknya kualitas Tamtama di masa depan akan ditentukan oleh kita yang hadir pada hari ini,” tutupnya. (151)