80% Ayam Potong Dipasok dari Luar

ARY/Bengkulu Ekspress Pedagang ayam potong saat menjajakan dagangannya di Pasar Atas Kota Curup. Saat ini 80 persen pasokan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong masih dari luar Rejang Lebong.
ARY/Bengkulu Ekspress Pedagang ayam potong saat menjajakan dagangannya di Pasar Atas Kota Curup. Saat ini 80 persen pasokan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong masih dari luar Rejang Lebong.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Selain kebutuhan ikan, di Kabupaten Rejang Lebong yang masih di pasok dari luar Rejang Lebong adalah ayam potong.

“Kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong ini masih dipasok dari luar Rejang Lebong, bahkan 80 persennya dipasok dari luar,” terang Fauzi Direktur CV Memey yang menjadi pemasok ayam potong di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Diungkapkan Fauzi, dalam sehari kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong mencapai 8 ton.

Dari 8 ton tersebut 6 ton diantaranya harus didatangkan dari luar Rejang Lebong, sedangkan 2 ton sisanya adalah ayam potong hasil peternakan sejumlah peternak yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Diungkapkan Fauzi, tingginya kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya saat ini masyarakat Rejang Lebong sudah beralih pola konsumsi untuk memenuhi protein hewani mereka. Dimana menurut Fauzi selama ini masyarakat beralih dari konsumsi daging kerbau atau sapi ke ayam dan ikan, khususnya ayam.

Kemudian seiring dengan perkembangan Kabupaten Rejang Lebong. Saat ini banyak bermunculan usaha-usaha kuliner khususnya warung makan sehingga ikut menyumbang peningkatan permintaan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong.

“Selain itu, faktor lain meningkatkan permintaan ayam di Kabupaten Rejang Lebong ini, karena saat sejumlah olahan makanan yang selama ini menggunakan daging sapi beralih ke daging ayam seperti bakso dan siomay yang sekarang sudah banyak menggunakan daging ayam,” jelas Fauzi.

Sementara, dari kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong, dalam seharinya CV Memey bisa memasok 2-3 ton per harinya. Pasokan daging ayam potong dari CV Memey tersebut didukung oleh PT Satwa Jaya Kota Lubuklinggau, Sumsel dan PT Ciongmas Adi Satwa yang tergabung dalam Javva Grup.

Selain itu, Fauzi mengaku, dengan hadirnya perusahaan yang ia pimpin tersebut, saat ini harga jual ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong lebih terkendali dan mengikuti patokan harga nasional. Menurutnya saat ini harga jual ayam potong berkisar antara Rp 28 ribu hingga Rp 34 ribu per Kg. Padahal sebelumnya menurut Fauzi pernah mencapai Rp 48 ribu, tingginya harga ayam potong tersebut dikarenakan adanya monopoli pasar.

“Kalau untuk kualitas ayam yang kita jual, kualitasnya sudah terjamin karena sudah sesuai syariat islam sehingga umat muslim tidak perlu khawatir akan kehalalan ayam dari CV Memey,” demikian Fauzi.(251)